Rupiah Tertekan, Mendekati Level Psikologis

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Rupiah Tertekan, Mendekati Level Psikologis

Share this article

Gotrade News - Nilai tukar rupiah terpantau melemah terhadap dolar AS, mencapai Rp 16.981 di awal pekan ini. Faktor eksternal seperti kenaikan harga minyak mentah dan kebijakan moneter AS menambah tekanan pada rupiah.

  • Harga minyak mentah dunia melonjak, mempengaruhi stabilitas rupiah.
  • Ekspektasi suku bunga tinggi AS memperkuat dolar, melemahkan rupiah.
  • Bank Indonesia diharap siaga untuk intervensi demi kestabilan.

Pada pembukaan perdagangan Senin (30/3/2026), rupiah dijual pada Rp 16.986 per dolar AS. Ini menandai pelemahan 0,03% dari penutupan Jumat sebelumnya. Nilai rupiah yang menurun ini mencerminkan kondisi pasar yang dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak dan sentimen kebijakan Federal Reserve AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak WTI yang telah menembus 103 dolar AS per barel menjadi faktor utama. Gangguan distribusi di Selat Hormuz memperparah situasi pasokan minyak global, mengancam inflasi.

Indeks dolar AS terus menguat, menandai ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga tinggi oleh The Fed. Lukman mencatat bahwa investor lebih condong percaya bahwa The Fed akan menahan suku bunga, atau bahkan menaikkannya, ketimbang memotong suku bunga tahun ini.

Desakan pada rupiah diprediksi akan berlanjut dalam jangka pendek. Lukman menyebut perkiraan rentang pergerakan di Rp 16.950 hingga Rp 17.050 per dolar AS. Jika mencapai level psikologis Rp 17.000, Bank Indonesia diperkirakan akan memulai strategi intervensi.

Sebagai langkah menjaga kestabilan, BI mulai menerapkan instrumen baru operasi moneter, termasuk transaksi repo valas dengan underlying Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI).

Pelemahan ini memberikan sinyal penting bagi pelaku pasar untuk memperhitungkan dampak harga energi dan kebijakan moneter global. Langkah preventif dari otoritas moneter diperlukan untuk menjaga volatilitas tetap terkendali.


Referensi:

Featured Image: GPT Image 1.5

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade