Saham Salesforce Melonjak 23% Usai Laba Q2 Lampaui Estimasi

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Saham Salesforce Melonjak 23% Usai Laba Q2 Lampaui Estimasi

Gotrade News - Saham Salesforce (CRM) melonjak hampir 23% pada Kamis (27/08) usai laporan keuangan kuartal kedua melampaui estimasi analis. Pendapatan perusahaan tumbuh 11% menjadi USD 11,35 miliar, sementara laba disesuaikan tercatat USD 5,90 per saham.

Lonjakan itu didorong keuntungan besar dari investasi strategis Salesforce di startup kecerdasan buatan, Anthropic. Manajemen juga menaikkan panduan pendapatan setahun penuh, memperkuat keyakinan investor terhadap prospek bisnis AI perusahaan.

Key Takeaways

  • Pendapatan Salesforce kuartal kedua tumbuh 11% menjadi USD 11,35 miliar, di atas ekspektasi pasar.
  • Laba disesuaikan USD 5,90 per saham, namun sekitar USD 2,53 di antaranya berasal dari keuntungan investasi Anthropic.
  • Di luar keuntungan investasi, laba inti sekitar USD 3,37 per saham atau tumbuh 16% secara tahunan.
  • Salesforce menaikkan panduan pendapatan setahun menjadi USD 46,1 miliar hingga USD 46,4 miliar.

Di Balik Lonjakan Laba Salesforce

Menurut The Motley Fool, sekitar USD 2,53 dari laba disesuaikan USD 5,90 per saham berasal dari keuntungan investasi strategis. Keuntungan itu sebagian besar bersumber dari kepemilikan saham Salesforce di Anthropic, bukan dari operasional inti.

Baca juga: Ternus Gantikan Tim Cook Jadi CEO Apple Hari Ini

Jika keuntungan investasi dikeluarkan, laba inti Salesforce sekitar USD 3,37 per saham. Angka itu tumbuh sekitar 16% dari periode yang sama tahun lalu, mencerminkan kinerja bisnis yang lebih moderat namun tetap solid.

Sinyal Operasional dan Panduan yang Dinaikkan

Di sisi operasional, Salesforce (CRM) mencatat arus kas bebas USD 1,1 miliar, naik 81% secara tahunan. Menurut Yahoo Finance, pendapatan berulang dari lini Agentforce telah mencapai USD 1,5 miliar.

Salesforce juga menaikkan panduan pendapatan setahun penuh menjadi USD 46,1 miliar hingga USD 46,4 miliar. Manajemen turut menaikkan proyeksi laba disesuaikan, memperkuat sinyal bahwa permintaan produk AI perusahaan terus menguat.

Baca juga: Gotrade Daily: Minyak Melonjak, Bunga The Fed Membayangi

Reaksi Pasar dan Target Analis

Saham Salesforce ditutup melonjak hampir 23% ke kisaran USD 252 pada Kamis (27/08), menurut The Motley Fool. Lonjakan itu menjadi salah satu kenaikan harian terbesar perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah analis turut menaikkan target harga setelah laporan tersebut. Jefferies menaikkan target menjadi USD 300 dari USD 250, sementara Raymond James menaikkannya ke USD 310 dari USD 290.

Bagi investor ritel, sorotan utama laporan ini adalah membedakan lonjakan laba sesaat dari kekuatan bisnis yang berkelanjutan. Momentum Agentforce dan kenaikan panduan menjadi penanda arah, sementara keuntungan investasi Anthropic bersifat satu kali dan belum tentu berulang.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade