Gotrade News - Serikat pekerja di Australia mengajukan permintaan kenaikan upah minimum sebesar 5% dalam tinjauan upah tahunan. Langkah ini akan memengaruhi hampir 3 juta pekerja di seluruh negeri. Serikat pekerja Australia, ACTU, mengutip ketidakstabilan global sebagai dasar permintaan, termasuk dampak tarif listrik dan suku bunga yang meningkat.
Key Takeaways:
- Kenaikan ini bertujuan membawa gaji tahunan penuh waktu melampaui $50,000.
- ACTU juga menyoroti pengaruh perang di Iran dalam permintaan ini.
- Kenaikan suku bunga menjadi salah satu faktor lain dalam argumen mereka.
Seandainya usulan ini diterima, upah minimum per jam akan naik menjadi $26,19. Penambahan ini akan merubah gaji tahunan menjadi $51.761. Kenaikan sebesar $2465 per tahun dari sebelumnya dirasa perlu untuk menstabilkan daya beli pekerja di tengah tekanan ekonomi. Ekspektasi ini memunculkan polemik mengingat dampaknya terhadap inflasi.
Dengan kondisi ekonomi yang menantang, termasuk tekanan inflasi, usulan kenaikan tersebut mendapatkan perhatian lebih. Pemerintah diharapkan mempertimbangkan berbagai sudut pandang, termasuk dari kalangan usaha, untuk menjaga keseimbangan ekonomi. Tuntutan upah ini menjadi topik hangat yang bisa memicu diskusi lebih lanjut tentang kondisi kerja dan biaya hidup di Australia.
Referensi:
- Australia Financial Review, Unions want inflation-plus minimum wage rise due to ‘Trump and RBA’. Diakses 23 Maret 2026
- CNBC, trump oil fed economy iran war. Diakses 23 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5













