Gotrade News - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal kuat bahwa konflik dengan Iran akan segera berakhir. Langkah ini langsung meredakan kekhawatiran investor terhadap lonjakan harga energi global.
Rencana pelonggaran sanksi minyak menjadi fokus utama untuk menstabilkan pasar. Keputusan tersebut sangat penting bagi pergerakan inflasi dan arah portofolio investasimu ke depan.
Key Takeaways:
Sinyal akhir konflik AS-Iran berhasil menekan harga minyak mentah.
Rencana pencabutan sanksi minyak bertujuan menstabilkan pasokan energi global.
Indeks pasar saham merespons positif langkah meredanya ketegangan geopolitik ini.
Menurut laporan dari Bloomberg, wacana perdamaian ini muncul setelah berminggu-minggu ketegangan. Trump menyatakan bahwa operasi militer AS berjalan lebih cepat dari jadwal.
Sinyal positif ini langsung direspons oleh pasar saham secara cepat. Indeks S&P 500 terpantau melonjak hingga 1% setelah komentar tersebut beredar.
Mengutip laporan dari The Guardian, harga minyak mentah sebelumnya sempat menembus level $100 per barel. Namun, harga minyak berjangka AS akhirnya turun kembali ke bawah $90 per barel.

Penurunan harga minyak ini didorong oleh wacana pencabutan sanksi energi. Trump mengaku telah membahas rencana ini dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent, pelonggaran sanksi minyak Rusia adalah opsi realistis. Langkah ini diperlukan karena Selat Hormuz masih tertutup bagi kapal tanker.
Penutupan jalur penting ini memaksa produsen besar seperti Arab Saudi mengurangi produksi. Oleh karena itu, pasokan alternatif dari negara lain menjadi sangat mendesak sekarang.

Upaya pengamanan jalur laut juga terus dilakukan oleh berbagai pihak. Trump berencana mengerahkan Angkatan Laut AS untuk mengawal kapal tanker di Selat Hormuz.
Konflik ini memang telah memicu gejolak besar di kawasan Timur Tengah. Angkatan bersenjata Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan ribuan target militer di Iran.

Perubahan kepemimpinan di Iran juga menjadi faktor krusial yang dipantau pasar. Mojtaba Khamenei kini resmi terpilih sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut pada hari Senin (09/03).
Menurut analis Bloomberg Geoeconomics Dina Esfandiary, pemimpin baru ini memiliki pandangan serupa dengan pendahulunya. Oleh sebab itu, perubahan strategi perang Iran secara drastis diprediksi tidak akan terjadi.
Rencana Amerika Serikat memulihkan pasokan energi global kini menjadi fokus utama investor. Langkah stabilisasi ini diharapkan mampu menjaga tren positif di pasar saham.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
Bloomberg, Trump Signals Possible End to War, Floats Removing Oil Sanctions. Diakses 10 Maret 2026
The Guardian, Ukraine war briefing: Trump set to ease oil-related sanctions following Putin call. Diakses 10 Maret 2026
Featured Image: Shutterstock













