SpaceX IPO Mendekat, Sentimen Saham Antariksa AS Menguat

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
SpaceX IPO Mendekat, Sentimen Saham Antariksa AS Menguat

Share this article

Gotrade News - SpaceX mendekati IPO dengan valuasi pasar sekunder menembus 400 miliar dolar AS. Permintaan pre-IPO melonjak, mencerminkan minat investor pada eksposur antariksa swasta.

Sentimen positif ini membantu rotasi modal ke saham antariksa AS yang sudah listing. Investor mencari proksi pertumbuhan Starlink, peluncuran Falcon, dan kontrak pertahanan jangka panjang.

Key Takeaways

  • Permintaan pre-IPO SpaceX kuat, valuasi pasar sekunder mendekati 400 miliar dolar AS.
  • Dewan loyalis Musk memberikan kontrol penuh, sebagian investor menilai sebagai risiko tata kelola.
  • Saham antariksa AS seperti TSLA, BA, dan LMT berpotensi menjadi proksi tema ini.

Permintaan Pre-IPO dan Valuasi

Menurut Bloomberg, IPO SpaceX membutuhkan keyakinan investor pada AI, Mars, dan visi Musk. Bloomberg mencatat valuasi pasar sekunder terus menanjak menuju level rekor.

Permintaan pre-IPO datang dari dana institusional besar dan family office global. Mereka memburu eksposur Starlink yang sudah menghasilkan arus kas berulang.

Likuiditas sekunder yang aktif membuat penemuan harga lebih cepat menjelang listing. Investor ritel juga menanti akses ekuitas publik melalui broker fraksional.

Bagi investor Indonesia, saham terkait seperti Tesla (TSLA) sering menjadi proksi tema Musk. Korelasi sentimen Tesla terhadap kabar SpaceX terlihat menguat sepanjang pekan ini.

Tata Kelola dan Dampak Sektor

Dilansir Investing.com, dewan SpaceX dipenuhi loyalis dari perusahaan Musk lainnya. Komposisi tersebut menekan ruang oposisi independen pada keputusan strategis perusahaan.

Melansir Axios, Musk diproyeksikan tetap menjadi CEO seumur hidup. Struktur saham dengan suara super memberikan kontrol penuh meskipun perusahaan menjadi publik.

Sebagian investor menilai konsentrasi kekuasaan sebagai risiko tata kelola jangka panjang. Sebagian lain memandangnya sebagai jaminan eksekusi visi misi Mars dan Starlink.

Rotasi tematik mendorong perhatian ke kontraktor pertahanan dan dirgantara AS. Saham Boeing (BA) menjadi sorotan karena rivalitas peluncuran komersial dengan SpaceX.

Boeing sedang memperbaiki program Starliner dan rantai pasok pesawat komersial. Tekanan kompetitif dari SpaceX justru memaksa efisiensi internal yang dinanti investor.

Saham Lockheed Martin (LMT) tetap relevan lewat kontrak pertahanan satelit dan rudal. Permintaan satelit militer naik seiring meningkatnya kebutuhan konstelasi orbit rendah.

Bagi investor GTI, eksposur tidak langsung lebih realistis sebelum saham SpaceX tersedia publik. Diversifikasi melalui TSLA, BA, dan LMT membantu menangkap tema tanpa risiko alokasi tunggal.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade