Gotrade News - SpaceX dijadwalkan melantai di bursa pada Jumat, dengan permintaan IPO mendekati empat kali oversubscribed. IPO ini membidik valuasi sekitar $1,75 triliun pada harga listing $135 per saham.
Penawaran ini menargetkan dana sekitar $75 miliar dengan rasio price-to-sales mendekati 100 kali. Valuasi tinggi tersebut akan menguji ketahanan apa yang disebut analis sebagai premium Elon Musk.
Key Takeaways
SpaceX melantai Jumat dengan permintaan IPO mendekati empat kali oversubscribed menurut Reuters.
Valuasi sekitar $1,75 triliun dan harga $135 per saham menguji premium Elon.
Satu analisis memperkirakan saham bisa turun ke $75 pada Juli, anjlok 44 persen.
Permintaan Tinggi dan Skala Penawaran
Menurut Reuters via Seeking Alpha, permintaan IPO SpaceX mendekati empat kali oversubscribed menjelang pencatatan. Minat sebesar ini menandakan antusiasme besar investor terhadap nama paling ikonik di ekonomi luar angkasa.
Pendapatan kuartal pertama SpaceX tercatat $4,7 miliar, naik 15 persen secara tahunan. JPMorgan Chase dan Bank of America memimpin transaksi yang membidik dana sekitar $75 miliar ini.
Penawaran sebesar ini menempatkan SpaceX di antara debut bursa terbesar dalam sejarah pasar modal. Pertumbuhan pendapatan 15 persen menjadi salah satu argumen utama bagi para pendukung valuasi premiumnya.
Karena SpaceX sendiri yang melantai, investor kerap memainkan tema ini melalui perusahaan publik milik Elon Musk. Saham Tesla (TSLA) menjadi pintu masuk paling umum ke eksposur kerajaan bisnis Musk.
Kehadiran JPMorgan Chase dan Bank of America sebagai pemimpin memberi bobot institusional pada penawaran ini. Keduanya menjadi penjamin emisi yang menavigasi permintaan kuat menjelang hari pencatatan Jumat.
Valuasi Tinggi dan Risiko Koreksi
Menurut Investing.com, valuasi tinggi SpaceX akan menguji premium Elon di mata investor. Rasio price-to-sales mendekati 100 kali jauh di atas mayoritas perusahaan teknologi besar lainnya.
Istilah premium Elon merujuk pada nilai tambahan yang bersedia dibayar investor atas keterlibatan Musk. Penawaran pada $135 per saham akan menguji seberapa kuat keyakinan itu di pasar terbuka.
Melansir The Motley Fool, satu analisis memperkirakan saham bisa jatuh ke $75 pada Juli. Angka itu setara koreksi 44 persen dari harga IPO sebesar $135 per saham.
Analisis tersebut merujuk pada Meta dan Uber yang masing-masing turun sekitar 50 persen dan sepertiga. Kedua penurunan itu terjadi dalam hitungan bulan setelah IPO mereka masing-masing.
Pola tersebut menjadi pengingat bahwa antusiasme awal tidak selalu bertahan setelah saham diperdagangkan. Rasio price-to-sales mendekati 100 kali menyisakan sedikit ruang bagi kesalahan dalam eksekusi bisnis.
Permintaan mendekati empat kali oversubscribed memang menandakan minat kuat pada hari pertama perdagangan. Namun, sejarah Meta dan Uber menunjukkan bahwa harga dapat menyesuaikan tajam dalam beberapa bulan berikutnya.
Bagi yang mencari eksposur tema luar angkasa, AST SpaceMobile (ASTS) menjadi salah satu nama ekonomi luar angkasa yang sudah tercatat. Nama lain seperti Palantir (PLTR) juga sering dikaitkan dengan tema teknologi dan kedirgantaraan.
Investor yang ingin menunggu dapat mengamati pergerakan saham SpaceX setelah hari pencatatan Jumat. Prediksi koreksi ke $75 pada Juli menjadi salah satu skenario yang patut dicermati sebelum mengambil posisi.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.