Gotrade News - Proyek pembangunan pabrik semen rendah karbon senilai $150 juta oleh Sublime Systems di Holyoke harus dihentikan. Keputusan ini diambil setelah pemerintahan Trump mencabut hibah energi bersih yang seharusnya mendanai 50% dari proyek tersebut.
Key Takeaways:
- Hibah $87 juta dari Departemen Energi dicabut, memaksa Sublime menunda proyek.
- Sublime telah mendukung proyek dari sektor swasta, termasuk Microsoft.
- Proyek ini awalnya diharapkan mengurangi ketergantungan impor semen Amerika.
Sublime Systems, startup yang didukung oleh Microsoft, harus memangkas tenaga kerja sebesar 10%. Penarikan hibah ini menimbulkan kesulitan dalam menyusun modal untuk proyek Holyoke dan memaksa perusahaan mencari pendekatan alternatif. Gubernur Maura Healey mengkritik penarikan ini sebagai tindakan mundur yang merugikan tenaga kerja dan daya saing Amerika.
Semula, Sublime Systems mendapat dukungan dari pemain besar, termasuk Microsoft yang berencana membeli 623.000 ton produk semen rendah karbon mereka untuk mengurangi jejak karbon konstruksi. Proses inovatif Sublime melibatkan metode elektrokimia tanpa penggunaan kiln, sehingga menurunkan jejak karbon hingga signifikan.
Startup ini berambisi menunjukan bahwa memperbesar teknologi semen generasi baru dapat memulihkan manufaktur semen dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Sublime tidak menyerah dan tetap berkomunikasi dengan Departemen Energi untuk mendiskusikan skala teknologi mereka yang lebih efisien.
Pasar semen berkelanjutan semakin tumbuh, dengan beberapa perusahaan besar bersinergi untuk mendukung perkembangan di sektor ini. Industri semen merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar, yaitu sekitar 7 hingga 8% dari total emisi global, sehingga inovasi Sublime dinilai penting bagi masa depan industri ini.
Referensi:
- Bloomberg, Massachusetts Green Cement Startup Slashes Staff After Trump Cuts Support. Diakses 12 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












