Tarif IEEPA Dihentikan, Trump Langsung Ganti dengan Bea 15%

Tarif IEEPA Dihentikan, Trump Langsung Ganti dengan Bea 15%

Share this article

Gotrade News - Bea Cukai AS (CBP) mengumumkan penghentian pemungutan tarif berdasarkan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) mulai Selasa (24/02). Keputusan ini menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang menyatakan tarif tersebut tidak sah dengan voting 6-3 pada Jumat (21/02) lalu.

Namun penghentian ini tidak berarti perdagangan global kembali normal. Presiden Trump langsung mengumumkan tarif pengganti berupa bea impor global sebesar 15% yang berlaku di hari yang sama, menggunakan landasan hukum berbeda dari IEEPA.


Key Takeaways:

  • Tarif IEEPA resmi dihentikan mulai 24 Februari, tetapi langsung digantikan tarif global 15% di bawah otoritas hukum terpisah
  • Sekitar $175 miliar pendapatan tarif sebelumnya berpotensi harus dikembalikan, meski mekanisme refund belum jelas
  • Ketidakpastian kebijakan perdagangan AS meningkat, dan pasar merespons dengan pelemahan dolar serta kenaikan harga emas

Menurut laporan Seeking Alpha, CBP menyampaikan melalui Cargo Systems Messaging Service bahwa seluruh tarif IEEPA tidak lagi berlaku untuk barang yang masuk konsumsi per pukul 00.00 waktu timur AS pada 24 Februari. Namun CBP tidak memberikan informasi soal potensi pengembalian tarif yang sudah dipungut sebelumnya.

Estimasi dari Penn Wharton Budget Model menunjukkan bahwa pencabutan tarif IEEPA bisa menghasilkan refund hingga $175 miliar. Model yang sama juga memperkirakan pendapatan tarif AS ke depan akan turun separuhnya jika tidak ada sumber pengganti.

Pasar Langsung Merespons dengan Volatilitas

Reaksi pasar pada Senin (23/02) cukup tajam. Menurut laporan The Guardian, dolar AS melemah 0,4% terhadap sekeranjang mata uang utama, sementara harga emas naik 0,6% ke level $5.135 per ons, tertinggi sejak akhir Januari.

Futures S&P 500 turun 0,5% pada Senin pagi. Bitcoin juga sempat anjlok 4,8% ke $64.300 sebelum pulih sebagian ke $65.734, menunjukkan tekanan jual di aset berisiko.

FTSE 100 di London ikut terkoreksi 0,2% di awal perdagangan. Susannah Streeter dari Wealth Club menilai euforia pasar pasca-putusan Mahkamah Agung mulai menguap setelah Trump mengumumkan tarif pengganti.

Ketidakpastian Perdagangan Kembali Meningkat

Ekonom ING mencatat bahwa langkah Trump pasca-putusan pengadilan menegaskan tarif tetap menjadi instrumen utama kebijakan perdagangannya. Mereka juga menyebut risiko eskalasi kini lebih tinggi dibanding setahun lalu, terutama dengan sikap tegas pemimpin Eropa.

Tarif global 15% yang baru diumumkan bisa bertahan hingga 150 hari di bawah kewenangan hukum terpisah. Artinya, pelaku pasar menghadapi ketidakpastian baru yang bisa berlangsung setidaknya lima bulan ke depan.

Kementerian Perdagangan China juga langsung merespons dengan menyerukan pencabutan tarif. Dalam pernyataan Senin (23/02), China menegaskan sedang melakukan penilaian menyeluruh terhadap dampak putusan pengadilan dan menyatakan tidak ada pemenang dalam perang dagang.

Di sisi lain, pejabat AS berupaya meyakinkan mitra dagang bahwa kesepakatan yang sudah dibuat tetap berlaku. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menyatakan bahwa kesepakatan-kesepakatan tersebut tetap akan dihormati, termasuk perjanjian dengan Inggris yang diumumkan Mei lalu.

Putusan Mahkamah Agung juga menyisakan pertanyaan soal janji dividen tarif $2.000 yang pernah diwacanakan Trump untuk warga AS. Ekonom ING menyebut proses litigasi refund yang berpotensi panjang menambah keraguan terhadap realisasi janji tersebut.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade