Jakarta, Gotrade News - Federal Reserve memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar seperempat poin menjadi sekitar 3,60% pada hari Rabu. Langkah strategis ini diambil demi menjaga stabilitas pasar tenaga kerja di tengah tantangan inflasi yang masih ada.
Keytakeaways
The Fed menurunkan suku bunga acuan menjadi 3,60% untuk menopang pasar tenaga kerja yang melemah.
Pasar saham merespons positif dengan S&P 500 naik 0,7% dan Dow Jones melonjak 1%.
Pejabat The Fed mengisyaratkan kemungkinan jeda pemangkasan bunga karena tingkat saat ini dianggap netral.
Indeks S&P 500 langsung merespons positif keputusan tersebut dengan kenaikan 0,7% hingga mendekati rekor tertinggi. Pasar saham menyambut baik biaya pinjaman yang lebih rendah karena berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.
Saham Palantir Technologies Inc. naik 3,3% berkat sentimen positif dari kontrak program AI dengan Angkatan Laut AS. AP News sebaliknya melaporkan penurunan GameStop Corp. sebesar 4,3% akibat pendapatan kuartalan yang meleset dari ekspektasi.
Jerome Powell selaku Ketua The Fed mengisyaratkan bahwa bank sentral mungkin akan menahan suku bunga dalam waktu dekat. AP News mencatat pernyataan Powell bahwa tingkat bunga saat ini sudah mendekati level netral bagi ekonomi.
Arah Kebijakan Suku Bunga dan Stabilitas Ekonomi
Proyeksi ekonomi terbaru menunjukkan para pejabat The Fed memperkirakan hanya ada satu kali pemangkasan lagi tahun depan. Tiga pejabat memberikan suara berbeda yang menandakan adanya perdebatan internal mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya.
Powell menekankan bahwa pasar tenaga kerja saat ini memiliki risiko penurunan yang cukup signifikan bagi masyarakat. Data pemerintah menunjukkan penambahan lapangan kerja melambat tajam yang memicu kekhawatiran lebih lanjut mengenai kesehatan ekonomi.