Trump Batal Teken Regulasi AI, Nvidia Jadi Sorotan

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Trump Batal Teken Regulasi AI, Nvidia Jadi Sorotan

Share this article

Gotrade News - Presiden Donald Trump mendadak membatalkan penandatanganan executive order regulasi kecerdasan buatan pada 22 Mei 2026. Pembatalan terjadi beberapa jam sebelum upacara di White House yang sudah disiapkan untuk umumkan kerangka pengawasan baru.

Trump khawatir aturan tersebut akan menghambat keunggulan teknologi AS terhadap China. Keputusan ini memberi angin segar bagi sektor semikonduktor yang menjadi motor utama kenaikan pasar saham AS sepanjang tahun.

Key Takeaways

  • Trump batal teken executive order AI demi pertahankan dominasi teknologi AS atas China.
  • Nvidia akan rilis laporan keuangan pertengahan pekan dengan ekspektasi hasil kuat dari Wall Street.
  • Anthropic menimbang sewa chip Maia milik Microsoft untuk diversifikasi infrastruktur model Claude.

Menurut Kompas Money, Trump menegaskan posisinya dengan kalimat lugas saat menjelaskan pembatalan tersebut. "Kita memimpin China, kita memimpin semua orang, dan saya tidak ingin melakukan apa pun yang akan menghalangi keunggulan itu," ucap Trump.

Rancangan order sebelumnya menetapkan kerangka evaluasi risiko keamanan nasional untuk sistem AI canggih sebelum dirilis ke publik. Perusahaan yang akan terdampak meliputi OpenAI, Anthropic, dan Google milik Alphabet (GOOGL) sebagai pengembang model frontier.

Menteri Keuangan Scott Bessent sempat menggelar rapat darurat bersama CEO Wall Street pada bulan April lalu. Ketua The Fed Jerome Powell ikut hadir membahas risiko model Claude Mythos dari Anthropic terhadap stabilitas sistem keuangan.

Kekhawatiran utama berkisar pada kemampuan model AI generasi terbaru mengidentifikasi celah keamanan siber. Publik AS juga gelisah soal pemangkasan tenaga kerja serta lonjakan konsumsi listrik dari data center skala besar.

Nvidia Menanti Laporan Keuangan

Dilansir Bloomberg Technoz, saham semikonduktor menjadi motor utama kenaikan pasar saham AS tahun ini. NVIDIA (NVDA) akan merilis laporan keuangan setelah penutupan pasar pertengahan pekan ini.

Wall Street memperkirakan hasil kuat melanjutkan tren laporan positif dari para pembuat chip. JoAnne Feeney, portfolio manager Advisors Capital Management dan pemegang saham Nvidia, menilai panduan perusahaan akan sangat menentukan arah sentimen.

"Nvidia's earnings guidance and conference call discussion could provide greater confidence that AI infrastructure development will continue not just one quarter, not just through 2026, but through 2027, 2028, and beyond. That would be good news," kata Feeney.

Philadelphia Stock Exchange Semiconductor Index telah naik lebih dari 60 persen sejak awal tahun. Indeks tersebut sempat terkoreksi 6,4 persen pada Jumat dan Senin akibat kekhawatiran inflasi yang kembali memanas.

Anthropic Pertimbangkan Chip Microsoft

Melansir Bloomberg Technoz, Anthropic PBC sedang membahas penyewaan chip server AI milik Microsoft (MSFT). Informasi awal mengenai pembicaraan tersebut dilaporkan oleh The Information.

Microsoft, Google milik Alphabet, dan Amazon merancang chip sendiri untuk kurangi ketergantungan pada Nvidia. Chip Maia milik Microsoft akan memberi Anthropic cara alternatif untuk menjalankan model Claude di luar jalur GPU konvensional.

Tahun lalu, Anthropic berkomitmen membeli kapasitas komputasi senilai US$30 miliar dari Azure milik Microsoft. Microsoft dan Nvidia juga sepakat melakukan investasi gabungan sebesar US$15 miliar di Anthropic untuk perkuat ekosistem AI.

Kombinasi pembatalan regulasi, ekspektasi laporan keuangan Nvidia, dan manuver Anthropic memperkuat narasi belanja infrastruktur AI berlanjut. Investor saham AS kini menanti rilis angka Nvidia sebagai konfirmasi arah sektor semikonduktor hingga akhir 2026.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade