Gotrade News - Presiden AS Donald Trump mengkritik pemerintah Australia terkait ketidaksiapannya untuk berkontribusi secara militer dalam pembukaan kembali Selat Hormuz yang krusial. Trump memperpanjang tenggat waktu bagi Iran untuk menerima proposal damainya hingga 06/04.
Key Takeaways:
- Trump memperpanjang tenggat waktu tekanan Iran hingga 06/04.
- Australia dikritik atas kurangnya kontribusi militer.
- Pasar energi global menikmati sementara ketenangan.
Pernyataan Trump ini menyusul ancamannya untuk membom fasilitas energi Iran jika kesepakatan tidak tercapai. Sebelumnya, Trump memberi Iran waktu hingga 10 hari untuk menyetujui proposal damai dengan AS.
Pergeseran tenggat ini menawarkan ketenangan sementara bagi pasar energi global yang gelisah. Ancaman serangan terhadap fasilitas energi Iran sebelumnya memengaruhi harga dan pasokan energi dunia.
Trump menyatakan Iran kini bersedia membuat kesepakatan, menggambarkan posisi negosiasi AS sebagai tekanan yang membuahkan hasil. Hal ini menekan Iran untuk mengambil langkah nyata dalam membuka kembali Selat Hormuz demi negosiasi damai.
Dalam perkembangan ini, Trump juga menegaskan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai langkah penting menuju stabilitas keamanan kawasan. Tekanan terhadap Iran telah berlangsung selama hampir sebulan, mempengaruhi kestabilan geopolitik.
Peran Australia dalam upaya AS ini dipertanyakan karena dianggap kurang memberikan dukungan militer. Ini menyoroti tenasnya antara kebijakan luar negeri AS dan respons sekutunya.
Selat Hormuz dikenal sebagai jalur kritis bagi minyak dunia, dan setiap gangguan di area ini memengaruhi harga dan pasokan global. Pembukaan kembali selat adalah prioritas utama dengan implikasi yang signifikan bagi ekonomi global.
Konflik yang melibatkan Iran bisa membebani ekonomi, terutama di tengah ketidakstabilan geopolitik saat ini. Pembaca harus mengawasi perkembangan ini dan memahami dampaknya pada ekonomi dan energi global.
Referensi:
- Bloomberg, Trump Extends Energy-Attack Pause, Claims Iran Talks Are Ongoing. Diakses 27 Maret 2026
- Australia Financial Review, Trump rebukes ‘not great’ Australia over Iran war effort. Diakses 27 Maret 2026
- Bloomberg, Malaysia Says Iran Has Allowed Some of Its Ships Through Hormuz. Diakses 27 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












