Gotrade News - Wells Fargo resmi menaikkan rekomendasi saham Alphabet (GOOGL) dari 'Neutral' menjadi 'Buy' pada Senin (23/02). Langkah ini disertai kenaikan target harga 12 bulan dari $353 menjadi $387, yang mencerminkan potensi reli sekitar 22,86% dari harga saat ini.
Keputusan upgrade ini datang setelah saham Google mencatat reli 5,67% dalam lima hari perdagangan terakhir. Menurut laporan Finbold, analis Ken Gawrelski melihat momentum tersebut sebagai titik balik yang cukup kuat untuk mengubah pandangannya terhadap prospek Alphabet.
Key Takeaways:
- Wells Fargo naikkan rating GOOGL ke 'Buy' dengan target $387, sinyal potensi kenaikan 22,86%
- Ekspansi kapasitas AI Alphabet dari 15GW ke 35GW pada 2028 jadi faktor utama di balik upgrade
- Konsensus Wall Street secara umum menilai Google sebagai 'Strong Buy' dengan rata-rata target $382,81
Faktor utama di balik perubahan rekomendasi ini adalah ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan Alphabet. Gawrelski memproyeksikan kapasitas perusahaan akan melonjak dari 15GW menjadi 35GW pada 2028, melampaui laju pertumbuhan kompetitor di sektor yang sama.
Selain infrastruktur, potensi pendapatan dari layanan Gemini juga menjadi pertimbangan penting. Gawrelski memperkirakan langganan Gemini dan kemitraan korporat dapat mendorong pertumbuhan pendapatan Alphabet secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Konsensus Wall Street Sejalan dengan Upgrade
Revisi dari Wells Fargo ini sejalan dengan sentimen mayoritas analis di Wall Street. Berdasarkan data yang dikumpulkan Finbold dari TopRanks pada Senin (23/02), konsensus umum untuk saham GOOGL adalah 'Strong Buy'.
Rata-rata target harga dari berbagai analis Wall Street saat ini berada di angka $382,81. Angka ini hanya terpaut tipis dari target baru Wells Fargo di $387, yang menunjukkan keyakinan luas terhadap prospek pertumbuhan Alphabet.
Momentum Harga dan Posisi Saat Ini
Saham Google diperdagangkan di kisaran $315 dengan penurunan tipis 0,05% secara year-to-date. Namun reli lima hari terakhir sebesar 5,67% menandakan adanya pergeseran momentum jangka pendek yang cukup signifikan.
Jarak antara harga saat ini dan rata-rata target Wall Street menciptakan ruang kenaikan yang cukup lebar. Bagi pelaku pasar, kombinasi upgrade rating dan ekspansi AI menjadi dua katalis yang layak dicermati dalam beberapa bulan ke depan.
Pertumbuhan sektor AI terus menjadi pendorong utama revaluasi saham-saham teknologi besar. Langkah Alphabet memperkuat kapasitas infrastruktur menunjukkan komitmen serius untuk tidak sekadar bertahan, tetapi memimpin persaingan di era AI.
Dengan konsensus Wall Street yang kompak di zona optimistis, perhatian kini tertuju pada eksekusi strategi Alphabet. Realisasi ekspansi kapasitas dan monetisasi Gemini akan menjadi faktor penentu apakah target harga tersebut benar-benar tercapai.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Finbold, Wall Street updates Google stock price target for next 12 months. Diakses pada 24 Feb 2026
-
Featured Image: Shutterstock











