Gotrade News - Futures saham AS menguat pada Kamis (17/04) seiring harapan kesepakatan damai antara Washington dan Teheran mengangkat sentimen pasar di seluruh kelas aset. Futures Dow naik 161 poin, futures S&P 500 bertambah 17 poin, dan futures Nasdaq 100 naik 53 poin, semuanya menuju kenaikan mingguan.
Presiden Trump mengumumkan bahwa AS dan Iran "sangat dekat" mencapai kesepakatan, dengan negosiasi berpotensi dilanjutkan akhir pekan ini. Iran dilaporkan setuju untuk tidak memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun sebagai imbalan pencabutan sanksi internasional.
Poin Penting
- Futures saham naik seiring Trump sinyal terobosan dengan Iran, dengan ketiga indeks utama menuju kenaikan mingguan
- Minyak mentah WTI turun 3,55% ke bawah $100 per barel karena harapan perdamaian meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi
- Data ekonomi AS melampaui ekspektasi, dengan klaim pengangguran di 207K dan indeks manufaktur Philly Fed di level tertinggi 15 bulan
Jeda gencatan senjata antara Israel dan Lebanon telah berlaku, memberikan tambahan kelegaan geopolitik. Gencatan senjata Iran berakhir di akhir April, menciptakan jendela sempit untuk negosiasi formal diselesaikan.
Futures minyak mentah turun tajam berkat optimisme kesepakatan damai. WTI crude turun $3,36 ke $91,33 atau anjlok 3,55%, sementara Brent oil merosot $3,10 ke $96,29, turun 3,12%.
Imbal hasil Treasury 10 tahun turun ke 4,30% seiring investor menurunkan ekspektasi risiko geopolitik. Reaksi pasar obligasi menunjukkan trader sudah memperhitungkan probabilitas lebih rendah untuk gangguan pasokan energi berkepanjangan.
Data ekonomi AS memperkuat nada positif, dengan klaim pengangguran awal turun 11.000 ke 207K, mengalahkan perkiraan 213K. Indeks manufaktur Philadelphia Fed melonjak ke 26,7, level tertinggi dalam 15 bulan dan jauh di atas konsensus 10,3.
Saham teknologi memantul kuat di sesi sebelumnya, dengan AMD naik 7,80% dan ON Semiconductor melonjak 10,35%. Oracle menambahkan 5,02% seiring momentum pemulihan teknologi yang semakin meluas.
Eksekutif perbankan menggambarkan ekonomi AS tetap tangguh meskipun ada gangguan energi akibat konflik Iran. Perusahaan S&P 500 diperkirakan membukukan pertumbuhan laba kuartalan rata-rata 12% untuk Q1, kuartal keenam berturut-turut dengan kenaikan dua digit.
Kombinasi kemajuan diplomatik dan indikator ekonomi yang kuat menciptakan latar belakang konstruktif bagi ekuitas menjelang akhir pekan. Rally ini akan berlanjut atau tidak bergantung pada terwujudnya negosiasi formal antara Washington dan Teheran.
Sumber
- Investing.com, U.S. stock futures on track for weekly gains amid Iran peace hopes, 2026
- Barchart, Stock Index Futures Gain on Hopes for U.S.-Iran Deal, 2026












