Wall Street Reli: Tarif Eropa Batal, Ekonomi AS Tumbuh 4,4%

Wall Street Reli: Tarif Eropa Batal, Ekonomi AS Tumbuh 4,4%

Share this article

Gotrade News - Wall Street kembali bergairah dengan S&P 500 ETF (SPY) dan Nasdaq 100 yang ditutup menguat. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden Trump membatalkan rencana tarif baru terhadap negara Eropa.

Keputusan strategis ini meredakan kekhawatiran investor global akan risiko perang dagang yang sempat memanas.

Key Takeaways:

  • Trump membatalkan tarif Eropa setelah mencapai kesepakatan kerangka kerja terkait Greenland.

  • Pertumbuhan ekonomi AS (PDB) kuartal ketiga direvisi naik menjadi 4,4% karena belanja konsumen kuat.

  • Inflasi PCE November tercatat stabil di angka 2,8% sesuai dengan estimasi konsensus pasar.

Perubahan kebijakan ini terjadi setelah adanya kesepakatan awal mengenai hak mineral dan akses militer AS di Greenland. Menurut laporan TipRanks, kesepakatan ini memungkinkan AS mengamankan kepentingan strategis tanpa harus mengambil alih kedaulatan wilayah.

Pembatalan tarif membuat negosiasi kesepakatan dagang AS dan Uni Eropa kembali ke jalur ratifikasi bulan ini. Sebagian besar produk AS akan bebas tarif, meskipun ekspor Eropa tertentu masih dikenakan bea masuk 15%.

Faktor Pendorong Ekonomi Domestik

Sentimen positif di Wall Street semakin kuat berkat revisi data pertumbuhan ekonomi AS yang melampaui perkiraan. Biro Analisis Ekonomi (BEA) melaporkan PDB kuartal ketiga tumbuh sebesar 4,4% secara tahunan.

Angka ini lebih tinggi dari estimasi sebelumnya sebesar 4,3% berkat kenaikan signifikan pada sektor belanja konsumen. Peningkatan investasi, ekspor, dan belanja pemerintah turut berkontribusi menjaga momentum ekspansi ekonomi ini tetap solid.

Data konsumsi juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan belanja sebesar 0,5% pada bulan Oktober dan November. Laporan BEA mencatat pembelian jasa keuangan, kesehatan, dan energi menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi tersebut.

Di sisi lain, inflasi tetap menjadi perhatian dengan indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) November naik ke level 2,8%. Angka inti PCE yang menjadi acuan utama The Fed juga tercatat stabil di level yang sama.

Meski ketegangan dagang mereda, Trump tetap memperingatkan Eropa akan konsekuensi berat jika investor di sana melepas aset AS. Data Citi menunjukkan investor Eropa mendominasi pembelian obligasi pemerintah AS sepanjang April hingga November 2025.

Ingin Memanfaatkan Momentum Wall Street Saat Ini?

Pasar saham AS sedang merespons positif data ekonomi yang kuat dan meredanya risiko perang dagang global.

S&P 500 ETF (SPY) memberikanmu akses instan ke 500 perusahaan terbesar yang menjadi tulang punggung Wall Street. Dengan batalnya tarif Eropa, potensi hambatan bagi perusahaan multinasional di dalamnya kini berkurang signifikan.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade