Wrap Asia: BoJ Hawkish Hold, Samsung SDI, WuXi Melonjak

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Wrap Asia: BoJ Hawkish Hold, Samsung SDI, WuXi Melonjak

Share this article

Gotrade News - Pasar Asia bergerak ramai pada Senin (28/04) dengan tiga katalis besar dari Tokyo, Seoul, dan Hong Kong. Keputusan suku bunga BoJ, laporan Samsung SDI, dan lonjakan WuXi AppTec menjadi sorotan investor regional.

Ketiga rilis ini mengubah arah dana di sektor mata uang, baterai, dan farmasi kontrak. Kami merangkum poin-poin pentingnya untuk investor ritel Indonesia.

--- - BoJ tahan suku bunga 0,75% dengan tiga dissenter, yen menguat oleh pesan hawkish. - Samsung SDI cetak rugi operasi 155,6 miliar won, jauh lebih kecil dari estimasi. - WuXi AppTec melonjak 15% setelah pendapatan Q1 tumbuh 28,8% YoY. ---

BoJ memutuskan menahan suku bunga jangka pendek di level 0,75% pada Selasa pagi waktu Tokyo. Voting terbelah 6 banding 3 dengan Nakagawa, Takata, dan Tamura mendukung kenaikan ke 1,0%.

Menurut investingLive pada Senin (28/04), tiga dissenter ini menandakan nada hawkish yang lebih kuat dari ekspektasi pasar. Yen langsung menguat terhadap dolar setelah keputusan dirilis ke publik.

BoJ juga menaikkan proyeksi inflasi inti fiskal 2026 menjadi 2,8% dari 1,9% pada Januari. Strategis menyebut revisi ini memasukkan efek pass-through harga minyak mentah yang lebih tinggi.

Pasar kini memperkirakan kenaikan suku bunga berikutnya bisa terjadi paling cepat Juni 2026. Outlook pertumbuhan justru dipangkas karena perang Iran membayangi prospek ekspor Jepang.

Samsung SDI melaporkan pendapatan Q1 sebesar 3,58 triliun won pada Selasa pagi waktu Seoul. Rugi operasi menyempit menjadi 155,6 miliar won atau setara 106 juta dolar AS.

Angka ini jauh lebih baik dari estimasi analis sebesar rugi 270,7 miliar won. Pendapatan naik 12,6% YoY sementara rugi operasi turun 64,2% atau 278,5 miliar won dibanding tahun lalu.

Saham Samsung SDI ditutup di 677.000 won dengan kenaikan 6,61% pada sesi perdagangan Selasa. Laba bersih juga kembali ke zona positif sebesar 56,1 miliar won setelah enam kuartal merugi.

NH Investment & Securities menyebut Q1 kemungkinan menjadi titik terendah tahun ini. Profitabilitas penuh diperkirakan kembali pada paruh kedua 2026 seiring permintaan baterai pulih.

WuXi AppTec mencatat pendapatan Q1 sebesar 12,44 miliar yuan atau setara 1,7 miliar dolar AS. Angka ini tumbuh 28,8% YoY dan mengejutkan analis yang membuntuti sektor CRO Tiongkok.

Laba bersih atribusi pemegang saham mencapai 4,65 miliar yuan dengan kenaikan 26,7% YoY. Segmen Chemistry menjadi motor utama dengan lonjakan pendapatan 43,7% pada periode yang sama.

Saham WuXi AppTec di Hong Kong melonjak 15% ke HK$144,8 pada pukul 05:14 GMT. Level ini menjadi yang tertinggi sejak Desember 2021 menurut data Investing.com.

Segmen Testing dan Biology juga tumbuh masing-masing 27,4% dan 10,1% YoY. Manajemen menyebut efisiensi operasional dan utilisasi kapasitas yang lebih tinggi sebagai pendorong margin.

Investor Indonesia bisa mengakses saham AS dan global lainnya lewat aplikasi Gotrade.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade