Zuckerberg Bersaksi: Model Bisnis Medsos Terancam Berubah

Zuckerberg Bersaksi: Model Bisnis Medsos Terancam Berubah

Share this article

Gotrade News - Mark Zuckerberg baru saja bersaksi dalam sidang penting di Los Angeles terkait tuduhan desain aplikasi yang memicu kecanduan pengguna. Kesaksian ini menjadi penentu apakah metrik "engagement" akan tetap dianggap strategi pertumbuhan atau justru berubah menjadi liabilitas hukum.

Investor perlu memantau kasus ini karena putusan pengadilan berpotensi mengubah fundamental model bisnis raksasa teknologi secara permanen. Jika penggugat menang, perusahaan seperti Meta mungkin dipaksa merombak total cara mereka memonetisasi perhatian pengguna global.

Key Takeaways

  • Tuntutan hukum kini bergeser dari masalah konten ke arsitektur produk yang adiktif.

  • TikTok dan Snap dikabarkan sudah menyelesaikan gugatan serupa di luar pengadilan.

  • Hasil sidang ini bisa memaksa perubahan radikal pada metrik valuasi saham teknologi.

Pergeseran Fokus Hukum

Gugatan ini menargetkan arsitektur aplikasi seperti fitur infinite feed yang dituduh sengaja dirancang untuk memaksimalkan durasi penggunaan harian. Pengacara penggugat berargumen bahwa fitur tersebut menciptakan kompulsi psikologis yang secara langsung merugikan kesehatan mental pengguna muda.

Pendekatan ini sangat berbeda karena tidak lagi menyerang konten yang diunggah pengguna, melainkan cara platform bekerja secara teknis. Jika argumen ini diterima juri, pertahanan hukum utama industri teknologi selama satu dekade terakhir bisa runtuh seketika.

Menurut laporan dari Quartz, penggugat berupaya membuktikan bahwa media sosial adalah produk konsumen dengan desain cacat. Strategi ini bertujuan membuka celah hukum baru yang memungkinkan ribuan klaim serupa diajukan di masa depan.

Pertahanan dan Reaksi Pasar

Zuckerberg menolak tuduhan tersebut dengan alasan bahwa data internal tentang dampak negatif penggunaan medsos telah disalahartikan oleh penggugat. Ia menegaskan dalam persidangan bahwa Google dan Meta terus berupaya meningkatkan fitur keselamatan bagi pengguna di bawah umur.

Berdasarkan pantauan BBC, Zuckerberg berargumen bahwa riset internal tentang "penggunaan bermasalah" justru bukti kepedulian perusahaan untuk memperbaiki produk. Ia juga menyebutkan bahwa pendapatan iklan dari pengguna remaja sebenarnya menyumbang kurang dari 1 persen bagi perusahaan.

Meskipun ada tekanan regulasi yang kuat, pasar saham tampaknya belum bereaksi panik terhadap perkembangan sidang ini. Saham Meta tercatat masih bergerak positif sebesar 0,61 persen pada perdagangan Rabu (19/02) di tengah ketidakpastian hukum.

Namun, investor institusi kemungkinan besar sedang menghitung ulang risiko jangka panjang jika metrik keterlibatan pengguna mulai dibatasi aturan. Perubahan definisi hukum atas "engagement" bisa menekan margin keuntungan sektor teknologi yang selama ini bergantung pada durasi penggunaan.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade