8 Keuntungan dan Risiko Investasi Perak, Investor Wajib Tahu!

8 Keuntungan dan Risiko Investasi Perak, Investor Wajib Tahu!

Share this article

Investasi perak atau silver sering dipandang sebagai “saudara” dari emas. Harganya lebih terjangkau, pergerakannya lebih agresif, dan memiliki peran penting dalam industri modern. Karena karakter ini, investasi perak menarik bagi investor yang ingin diversifikasi, tetapi juga membawa risiko yang berbeda dibanding emas.

Artikel ini membahas keuntungan dan kekurangan investasi perak, lalu membandingkan perak fisik dengan saham perak dan ETF perak agar kamu bisa memahami karakter masing-masing instrumen sebelum mengambil keputusan.

Keuntungan Investasi Perak

Melansir Strait Finance, berikut beberapa keuntungan utama investasi perak yang sering menjadi daya tarik investor.

1. Harga lebih terjangkau dibanding emas

Harga perak yang lebih rendah membuat investor bisa masuk dengan modal yang lebih kecil dibanding emas. Ini memberi fleksibilitas bagi investor pemula untuk mulai belajar komoditas tanpa beban dana besar.

Selain itu, harga yang lebih murah memungkinkan diversifikasi kuantitas yang lebih luas dalam portofolio.

2. Potensi volatilitas lebih tinggi

Perak dikenal memiliki volatilitas yang lebih agresif dibanding emas. Pergerakan harga yang tajam membuka peluang keuntungan lebih besar bagi investor atau trader yang siap dengan risikonya.

Namun, potensi ini menuntut manajemen risiko yang lebih disiplin.

3. Permintaan industri yang kuat

Tidak seperti emas, perak memiliki peran besar sebagai bahan baku industri, termasuk elektronik, panel surya, dan otomotif. Permintaan industri ini menciptakan sumber permintaan tambahan di luar fungsi investasi.

Saat aktivitas industri meningkat, harga perak sering ikut terdorong.

4. Diversifikasi dari emas

Perak tidak selalu bergerak sejalan dengan emas. Dalam beberapa fase pasar, perak bisa outperform atau underperform emas secara signifikan.

Karakter ini membuat perak berpotensi menjadi diversifikasi tambahan, bukan sekadar pelengkap emas.

5. Eksposur ke pertumbuhan ekonomi

Karena perannya di sektor industri, harga perak sering mencerminkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi global. Saat ekonomi membaik, permintaan perak cenderung meningkat.

Hal ini membuat perak lebih sensitif terhadap siklus ekonomi dibanding emas.

6. Pilihan instrumen investasi beragam

Investor bisa berinvestasi di perak melalui berbagai instrumen, mulai dari perak fisik, saham tambang perak, hingga ETF perak. Fleksibilitas ini memungkinkan penyesuaian strategi sesuai tujuan dan profil risiko.

Setiap instrumen menawarkan karakter risiko yang berbeda.

7. Menarik untuk investor aktif

Volatilitas perak membuatnya menarik bagi investor atau trader yang aktif memanfaatkan pergerakan harga. Perak sering mengalami swing harga yang cukup signifikan dalam waktu singkat.

Karakter ini kurang cocok untuk investor pasif yang mengutamakan stabilitas.

8. Alternatif aset lindung nilai tertentu

Dalam kondisi tertentu, perak tetap berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi atau pelemahan mata uang. Meskipun tidak sekuat emas dalam hal defensif, perak tetap memiliki peran protektif terbatas.

Fungsi ini sangat bergantung pada konteks pasar.

Kalau kamu ingin memahami perak lebih jauh dan mulai diversifikasi, ETF Perak atau Silver seperti SLV yang ada di Gotrade pun bisa jadi alternatif.

Risiko dan Kekurangan Investasi Perak

Di balik potensinya, investasi perak juga memiliki risiko yang perlu dipahami, dilansir dari The Royal Mint:

1. Volatilitas harga yang tinggi

Harga perak bisa bergerak sangat tajam dalam waktu singkat, baik naik maupun turun. Fluktuasi ini meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga memperbesar risiko kerugian.

Investor perlu siap secara mental dan strategi.

2. Sensitif terhadap siklus ekonomi

Karena bergantung pada permintaan industri, harga perak sangat sensitif terhadap perlambatan ekonomi. Saat aktivitas industri melemah, permintaan perak bisa turun signifikan.

Hal ini membuat perak kurang defensif dibanding emas saat krisis ekonomi.

3. Likuiditas perak fisik lebih terbatas

Menjual perak fisik tidak selalu semudah emas, terutama dalam kondisi pasar tertentu. Pembeli perak fisik cenderung lebih terbatas.

Likuiditas yang lebih rendah dapat memengaruhi kecepatan pencairan dana.

4. Spread jual beli relatif lebar

Perak fisik sering memiliki selisih harga beli dan jual yang cukup besar. Spread ini menjadi biaya implisit yang bisa menggerus hasil investasi.

Untuk jangka pendek, dampaknya bisa cukup signifikan.

5. Biaya penyimpanan dan keamanan

Perak fisik membutuhkan ruang penyimpanan dan sistem keamanan yang memadai. Biaya ini sering diabaikan saat awal investasi.

Dalam jangka panjang, biaya penyimpanan bisa menjadi beban tambahan.

6. Risiko kualitas dan keaslian

Fine silver perlu diverifikasi kadar dan keasliannya. Tanpa sumber terpercaya, risiko mendapatkan produk berkualitas rendah cukup besar.

Risiko ini lebih tinggi dibanding investasi melalui instrumen pasar modal.

7. Kurang stabil sebagai penyimpan nilai jangka pendek

Dibanding emas, perak cenderung lebih fluktuatif dan kurang stabil dalam jangka pendek. Nilainya bisa turun tajam saat sentimen pasar berubah.

Karakter ini membuat perak kurang cocok sebagai penyimpan nilai defensif jangka pendek.

8. Dipengaruhi sentimen risk-on dan risk-off

Harga perak sering bergerak mengikuti perubahan sentimen global. Saat investor beralih ke mode risk-off, perak bisa tertekan bersama aset berisiko lain.

Ketergantungan ini menambah lapisan risiko bagi investor.

Perbandingan Perak Fisik vs Saham Perak

Aspek Perak Fisik Saham Perak
Bentuk kepemilikan Logam fisik Saham perusahaan tambang
Ketergantungan harga Harga perak spot Harga perak + kinerja bisnis
Volatilitas Tinggi Sangat tinggi
Likuiditas Terbatas Tinggi
Risiko utama Penyimpanan Operasional & manajemen
Cocok untuk Kepemilikan aset Investor agresif

Saham perak memberi eksposur leveraged terhadap harga perak, tetapi dengan risiko bisnis tambahan.

Perbandingan Perak Fisik vs ETF Perak

Aspek Perak Fisik ETF Perak
Akses Toko fisik Bursa saham
Modal awal Relatif besar Fleksibel
Likuiditas Tergantung pasar Tinggi
Transparansi harga Terbatas Tinggi
Risiko utama Penyimpanan Volatilitas pasar
Cocok untuk Koleksi & lindung nilai Investasi & trading

ETF perak memudahkan investor mendapatkan eksposur harga perak tanpa repot menyimpan fisik.

Kalau kamu ingin eksposur perak yang lebih likuid dan terintegrasi dengan pasar modal global, ETF perak bisa menjadi pendekatan yang lebih praktis.

Kesimpulan

Investasi perak menawarkan potensi keuntungan dari volatilitas tinggi dan permintaan industri, tetapi juga membawa risiko fluktuasi tajam dan sensitivitas terhadap siklus ekonomi. Dibanding emas, perak cenderung lebih agresif dan kurang stabil sebagai penyimpan nilai jangka pendek.

Dengan memahami perbedaan perak fisik, saham perak, dan ETF perak, investor dapat memilih instrumen yang paling sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko.

Jika kamu ingin mengeksplorasi ETF perak global sebagai bagian dari diversifikasi portofolio, kamu bisa mempelajarinya dan mengaksesnya melalui aplikasi Gotrade sesuai dengan strategi investasimu.

FAQ

Apakah investasi perak cocok untuk pemula?
Bisa, tetapi pemula perlu siap menghadapi volatilitas yang lebih tinggi dibanding emas.

Apa beda utama perak dan emas sebagai investasi?
Perak lebih volatil dan dipengaruhi permintaan industri, sedangkan emas lebih defensif.

Apa risiko terbesar investasi perak?
Fluktuasi harga tajam dan ketergantungan pada kondisi ekonomi global.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade