Analisis Saham AbbVie (ABBV): Dividen 54 Tahun Berturut-turut di Sektor Farmasi

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • AbbVie memiliki track record kenaikan dividen 54 tahun berturut-turut
  • Skyrizi dan Rinvoq diproyeksikan melampaui US$31 miliar pada 2026
  • Saham ABBV bisa dibeli mulai US$1 lewat Gotrade tanpa komisi
Analisis Saham AbbVie (ABBV): Dividen 54 Tahun Berturut-turut di Sektor Farmasi

Share this article

Bagi investor yang mencari saham AbbVie ABBV dividen sebagai sumber pendapatan pasif, AbbVie Inc. layak masuk radar. Perusahaan farmasi asal Illinois ini telah menaikkan dividen selama 54 tahun berturut-turut, menjadikannya salah satu "Dividend King" di pasar saham AS.

Dengan harga saham sekitar US$208 dan dividend yield 3,32% per April 2026, AbbVie (ABBV) menawarkan kombinasi pertumbuhan dan pendapatan yang menarik di sektor healthcare.

Profil Bisnis AbbVie dan Produk Unggulannya

AbbVie adalah perusahaan biofarmasi global yang berdiri sebagai entitas independen sejak Januari 2013, setelah spin-off dari Abbott Laboratories. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan obat untuk penyakit autoimun, onkologi, neurosains, dan estetika.

Portofolio produk utama

Produk andalan AbbVie meliputi Humira (rheumatoid arthritis), Skyrizi (psoriasis), Rinvoq (rheumatoid arthritis dan dermatitis atopik), serta Botox melalui akuisisi Allergan. Diversifikasi ini membuat AbbVie tidak bergantung pada satu produk saja.

Skala operasi global

Dilansir AbbVie Investor Relations, pendapatan AbbVie mencapai rekor US$61 miliar pada tahun 2025. Kapitalisasi pasarnya kini sekitar US$368 miliar, menjadikannya salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia.

Track Record Dividen 54 Tahun yang Belum Pernah Dipotong

Jika kamu tertarik dengan strategi investasi dividen, AbbVie adalah contoh konsistensi luar biasa. Menghitung warisan dari Abbott Laboratories, AbbVie telah menaikkan dividen selama 54 tahun berturut-turut tanpa pernah memotongnya.

Kenaikan dividen terbaru

Pada akhir 2025, AbbVie mengumumkan kenaikan dividen sebesar 5,5%, dari US$1,64 menjadi US$1,73 per kuartal. Secara tahunan, ini setara dengan US$6,92 per saham.

Status Dividend King

Dengan track record lebih dari 50 tahun kenaikan dividen berturut-turut, AbbVie menyandang status "Dividend King". Menurut Sure Dividend, sejak berdiri mandiri pada 2013, AbbVie telah menaikkan dividennya lebih dari 330%.

Status ini memberikan sinyal kuat bahwa manajemen AbbVie memprioritaskan pengembalian kepada pemegang saham, bahkan di tengah tantangan bisnis seperti patent cliff Humira.

Pipeline Rinvoq dan Skyrizi sebagai Mesin Pertumbuhan Baru

Dua obat generasi baru AbbVie, Skyrizi dan Rinvoq, kini menjadi penggerak utama pertumbuhan perusahaan.

Performa penjualan 2025

Pada tahun 2025, Skyrizi mencatatkan pendapatan global US$17,6 miliar, sementara Rinvoq menyumbang US$8,3 miliar. Total penjualan keduanya mencapai US$25,9 miliar, naik lebih dari US$8 miliar dari tahun sebelumnya.

Proyeksi 2026 melampaui ekspektasi

Untuk 2026, AbbVie memproyeksikan kombinasi penjualan Skyrizi dan Rinvoq melampaui US$31 miliar. Angka ini sudah melampaui target jangka panjang perusahaan untuk 2027 sebesar setengah miliar dolar.

Pertumbuhan lebih dari 20% yang diproyeksikan pada 2026 menunjukkan bahwa AbbVie berhasil membangun mesin pendapatan baru yang menggantikan Humira.

Tertarik investasi saham farmasi AS dividen? Mulai investasi saham AS seperti AbbVie (ABBV) mulai dari US$1 di Gotrade.

Risiko Paten Cliff Humira dan Kompetisi Biosimilar

Meski prospeknya cerah, investor perlu memahami risiko utama yang dihadapi AbbVie.

Penurunan tajam pendapatan Humira

Humira, yang sempat menjadi obat terlaris di dunia, menghadapi kompetisi biosimilar sejak Januari 2023. Penjualan Humira di AS turun 54,5% pada Q4 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

AbbVie telah bertransisi dari 39% ketergantungan pada Humira di 2022 menjadi hanya sekitar 9% di 2025. Namun, proses transisi ini tetap menekan margin keuntungan jangka pendek.

Kompetisi biosimilar yang semakin ketat

Saat ini ada lebih dari 10 biosimilar Humira yang beredar di pasar AS. Tekanan harga dari biosimilar akan terus menggerus sisa pendapatan Humira dalam beberapa tahun ke depan.

Valuasi premium

Dengan P/E ratio sekitar 85x (TTM), saham ABBV diperdagangkan pada valuasi yang cukup premium. Investor perlu mempertimbangkan apakah pertumbuhan Skyrizi dan Rinvoq sudah tercermin dalam harga saat ini.

Cara Beli Saham ABBV lewat Gotrade

Bagi investor Indonesia yang ingin memiliki saham AbbVie, prosesnya kini sangat mudah melalui Gotrade.

Langkah-langkah pembelian

Unduh aplikasi Gotrade, lalu selesaikan proses verifikasi identitas. Setelah akun aktif, deposit dana mulai dari US$1 dan cari ticker "ABBV" di halaman pencarian saham.

Keunggulan beli lewat Gotrade

Gotrade menawarkan pembelian saham fraksional, sehingga kamu tidak perlu membeli 1 lot penuh saham ABBV yang harganya sekitar US$208. Kamu bisa mulai dengan modal kecil dan membangun posisi secara bertahap, cocok untuk strategi DCA (Dollar Cost Averaging).

Selain itu, Gotrade tidak membebankan komisi transaksi, sehingga lebih efisien untuk investor ritel yang ingin mengumpulkan saham dividen secara rutin.

Kesimpulan

AbbVie merupakan pilihan menarik bagi investor yang mencari saham farmasi AS dengan track record dividen konsisten selama lebih dari 5 dekade. Pertumbuhan Skyrizi dan Rinvoq yang melampaui ekspektasi memberikan fondasi kuat untuk keberlanjutan dividen ke depan, meski risiko patent cliff Humira dan valuasi premium perlu diperhatikan.

Dengan Gotrade, kamu bisa mulai berinvestasi di saham AbbVie (ABBV) mulai dari US$1 dengan fitur saham fraksional dan tanpa komisi. Bangun portofolio dividenmu dari sekarang.

FAQ

Apakah AbbVie termasuk Dividend King?
Ya, AbbVie menyandang status Dividend King dengan track record kenaikan dividen selama 54 tahun berturut-turut (termasuk warisan Abbott Laboratories).

Berapa dividend yield saham ABBV saat ini?
Per April 2026, dividend yield ABBV sekitar 3,32% dengan dividen tahunan US$6,92 per saham.

Apa risiko utama investasi di saham AbbVie?
Risiko utama meliputi kompetisi biosimilar yang menggerus pendapatan Humira, valuasi premium (P/E ~85x), dan ketergantungan pada keberhasilan pipeline Skyrizi dan Rinvoq.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade