Cara Menentukan Expiry Options pada Saham Volatil

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • Theta menggerus nilai options harian, akselerasinya paling brutal di 10 hari terakhir menjelang expiry.
  • Saham volatil seperti NVDA dan TSLA butuh tenor lebih panjang untuk menghindari volatility crush.
  • Sesuaikan expiry minimal dua kali estimasi waktu thesis kamu akan terbukti di pasar.
Cara Menentukan Expiry Options pada Saham Volatil

Share this article

Memilih strike price yang tepat hanyalah setengah dari pekerjaan saat bermain options. Setengah lainnya adalah memilih expiry yang benar.

Di saham dengan volatilitas tinggi seperti NVDA dan TSLA, kesalahan memilih tenor bisa menguras nilai posisi bahkan sebelum harga bergerak ke arah yang kamu inginkan.

Bedanya Weekly, Monthly, dan Tenor Lebih Panjang

Weekly options: kecepatan tinggi, risiko tinggi

Weekly options memiliki masa hidup 7 hari atau kurang. Theta, atau erosi nilai harian, bekerja sangat agresif di sini. Keuntungan datang cepat jika pergerakan harga segera terjadi, tapi kerugian juga bisa tiba dalam hitungan jam jika pasar diam.

Strategi selling sangat dominan di weekly options karena penjual yang mengoleksi theta. Data menunjukkan bahwa options dengan delta 30 dan 3 DTE bisa memberikan return tajam bagi buyer yang timing-nya presisi, tapi ini bukan untuk pemula.

Monthly options: ruang nafas lebih besar

Monthly options memberikan 21 hingga 35 hari untuk thesis trading bergerak. Theta tetap ada, tapi erosinya lebih terkelola dibanding weekly.

Bid-ask spread juga lebih ketat karena likuiditas lebih dalam, menjadikannya pilihan terbaik untuk trader ritel yang baru masuk ke options.

LEAPS: meminimalkan theta

LEAPS (Long-term Equity Anticipation Securities) adalah options dengan expiry 1 tahun atau lebih. Theta per hari jauh lebih kecil karena ekstrinsik value tersebar dalam waktu sangat panjang.

Ini pilihan investor yang ingin eksposur ke saham tanpa modal penuh dan tanpa tekanan theta harian yang besar.

Kapan Saham Seperti NVDA/TSLA Butuh Expiry Lebih Panjang

Volatilitas tinggi mengempis setelah event

Saham seperti TSLA dan NVDA dikenal dengan lonjakan implied volatility (IV) menjelang earnings atau pengumuman besar. Jika kamu membeli options saat IV tinggi dan event berlalu tanpa pergerakan harga besar, IV akan anjlok dan nilai options ikut runtuh meski harga saham bergerak ke arah yang benar.

Kondisi ini disebut volatility crush. Expiry yang lebih panjang memberi waktu untuk menunggu pergerakan harga nyata setelah IV turun kembali.

Thesis makro butuh lebih banyak waktu

Jika thesis kamu adalah "NVDA naik karena siklus upgrade data center AI berlanjut sepanjang kuartal ini," weekly options tidak memberi cukup waktu. Monthly atau tenor 60 hingga 90 hari lebih sesuai. Tenor panjang juga memberi ruang jika saham turun dulu sebelum berbalik naik ke arah thesis kamu.

Hubungan Expiry dan Time Decay

Theta bukan erosi yang datar

Menurut Britannica Money, theta mengukur berapa banyak nilai yang hilang dari sebuah options dalam satu hari, dan erosi ini tidak berjalan linear. Theta bekerja lambat di 60 hingga 45 hari sebelum expiry, lalu akselerasinya meningkat tajam, dan mencapai level paling brutal di 10 hari terakhir.

ATM options: paling rentan theta

Options at-the-money (ATM) memiliki ekstrinsik value tertinggi, sehingga paling besar yang bisa terkikis setiap harinya. Ini mengapa seller sering menargetkan strike ATM untuk mengoleksi theta semaksimal mungkin, sementara buyer harus sangat berhati-hati di posisi ATM mendekati expiry.

Implied volatility memperbesar theta harian

TradingBlock menjelaskan bahwa implied volatility yang tinggi secara langsung meningkatkan jumlah theta harian. Saham dengan IV tinggi seperti TSLA atau NVDA menjelang earnings bisa memiliki theta 2 hingga 3 kali lebih besar dibanding saham dengan IV rendah di level harga yang sama.

Risiko Terlalu Dekat ke Expiration

Gamma meledak di hari terakhir

Di 0DTE (zero days to expiration), gamma mencapai level ekstrem. Pergerakan harga kecil bisa menyebabkan delta options melonjak atau runtuh secara drastis.

Ini membuat 0DTE menjadi instrumen dengan profil risiko yang sangat berbeda dan tidak cocok untuk trader yang belum memahami dinamika gamma.

Waktu habis sebelum thesis terbukti

Jika kamu membeli call options TSLA dengan expiry 7 hari dan saham sideways selama 6 hari lalu baru naik di hari ke-8, posisimu sudah tidak ada nilainya. Di saham volatil seperti NVDA, harga bisa turun dulu 10% sebelum naik 20%. Expiry terlalu pendek berarti kamu ter-expire sebelum skenario bullish itu sempat terjadi.

Mau mulai trading options di saham AS seperti NVDA dan TSLA? Buka akun di Gotrade dan akses lebih dari 600 options saham AS langsung dari aplikasi.

Cara Sesuaikan Tenor dengan Thesis Trading

Peta thesis ke tenor

Cara paling praktis adalah memetakan keyakinan thesis ke kerangka waktu. Thesis jangka pendek seperti "NVDA naik setelah earnings besok" bisa menggunakan weekly, tapi dengan risiko penuh yang disadari. Thesis jangka menengah seperti "siklus AI mendorong NVDA lebih tinggi dalam 2 kuartal" butuh 90 hari atau LEAPS.

Aturan umum: pilih expiry setidaknya dua kali lebih panjang dari estimasi waktu thesis kamu terbukti. Jika kamu pikir butuh 2 minggu, ambil 4 minggu untuk mengakomodasi pergerakan harga yang tidak linear.

Keluar sebelum 10 hari terakhir

Hindari menahan options hingga 10 hari terakhir sebelum expiry kecuali posisi sudah deep in-the-money. Banyak trader menggunakan aturan keluar di 21 DTE atau saat opsi mencapai 50% dari target profit, mana yang lebih dulu.

Sesuaikan dengan kondisi pasar

Di periode market correction atau volatilitas makro tinggi, tenor lebih panjang memberikan perlindungan ekstra terhadap timing yang meleset. Pasar yang bergejolak cenderung acak dalam jangka pendek tapi lebih prediktabel dalam jangka menengah ketika fundamental mulai mendominasi.

Kesimpulan

Menentukan expiry options bukan tentang memilih yang paling murah. Ini tentang mencocokkan waktu yang tersedia dengan waktu yang dibutuhkan thesis kamu untuk terbukti. Di saham volatil, theta bekerja lebih keras setiap harinya, sehingga tenor terlalu pendek bisa menguras posisi sebelum harga bergerak.

Gunakan weekly untuk play cepat dengan risiko penuh yang disadari, monthly untuk thesis beberapa minggu, dan 60 hingga 90 hari atau LEAPS untuk thesis makro. Selalu keluar jauh sebelum 10 hari terakhir kecuali posisi sudah jauh in-the-money.

FAQ

Apa itu theta dalam options trading?

Theta adalah ukuran berapa banyak nilai options yang hilang setiap harinya akibat berlalunya waktu, dengan erosi terbesar terjadi di 10 hari terakhir sebelum expiry.

Mengapa options di saham volatil lebih mahal?

Implied volatility yang tinggi meningkatkan premi options sekaligus memperbesar theta harian, membuat biaya menahan posisi lebih mahal dibanding saham dengan IV rendah.

Berapa lama tenor yang disarankan untuk pemula di options?

Pemula disarankan menggunakan monthly options dengan expiry 30 hingga 45 hari agar ada cukup waktu untuk thesis bergerak tanpa tekanan theta yang terlalu agresif.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade