Good 'Til Canceled (GTC) Order Adalah: Pengertian dan Bedanya vs. Day Order

Ringkasan

  • GTC order adalah jenis order yang tetap aktif hingga tereksekusi atau dibatalkan, berbeda dengan day order yang otomatis batal di akhir sesi.

  • GTC cocok untuk entry di level harga tertentu tanpa harus memantau market setiap hari.

  • Meski praktis, GTC tetap perlu evaluasi rutin agar tidak terisi saat kondisi pasar sudah berubah.

 
Good 'Til Canceled (GTC) Order Adalah: Pengertian dan Bedanya vs. Day Order

Share this article

Dalam trading saham maupun ETF, kamu tidak hanya memilih harga entry, tetapi juga memilih durasi order. Salah satu istilah yang sering muncul adalah GTC order adalah atau good til canceled.

Banyak pemula belum memahami perbedaan day order vs GTC, padahal ini bisa memengaruhi apakah order kamu tetap aktif atau otomatis batal di akhir hari. Artikel ini membahas pengertian, manfaat, cara kerja, dan perbedaannya secara praktis.

Pengertian GTC Order

Good 'Til Canceled atau GTC adalah jenis order yang tetap aktif sampai:

  • Order tersebut tereksekusi

  • Kamu membatalkannya secara manual

  • Atau broker menghapusnya setelah periode tertentu

Artinya, jika kamu memasang limit order dengan tipe GTC, order itu tidak otomatis hilang saat market tutup hari ini.

Contoh:

Harga saham saat ini: $100
Kamu pasang buy limit di $95 dengan tipe GTC

Jika hari ini harga tidak turun ke $95, order tetap aktif keesokan harinya, dan seterusnya, sampai tereksekusi atau kamu batalkan.

Sebaliknya, jika kamu menggunakan day order, order akan otomatis batal di akhir sesi trading jika belum terisi.

Manfaat Menggunakan GTC

GTC sangat berguna untuk trader atau investor yang:

  • Sudah punya level harga ideal

  • Tidak ingin memantau market setiap hari

  • Mengincar entry di area support tertentu

Beberapa manfaat utama:

1. Fleksibilitas waktu

Kamu tidak perlu memasang ulang order setiap hari. Ini efisien, terutama untuk swing trader atau investor jangka menengah.

2. Disiplin harga

Dengan GTC, kamu hanya masuk di harga yang sudah direncanakan, bukan karena impuls melihat pergerakan intraday.

3. Cocok untuk strategi pullback

Jika kamu menunggu harga turun ke support, GTC memungkinkan order tetap standby tanpa harus online terus-menerus.

Namun, karena order aktif dalam waktu lama, kamu tetap perlu memantau kondisi pasar secara berkala.

Cara Kerja GTC Order

Secara teknis, GTC hanyalah pengaturan durasi pada order.

Langkah umumnya:

  1. Pilih jenis order, misalnya limit order

  2. Tentukan harga entry

  3. Pilih durasi order: GTC

  4. Submit order

Setelah dikirim, order akan masuk ke sistem dan tetap aktif hingga salah satu kondisi berikut terjadi:

  • Harga menyentuh level kamu dan tereksekusi

  • Kamu membatalkannya

  • Broker menetapkan batas waktu maksimum tertentu

Perlu dicatat, beberapa broker memiliki kebijakan bahwa GTC hanya berlaku selama 30, 60, atau 90 hari sebelum otomatis dibatalkan.

Sebelum menggunakan GTC, pastikan level harga yang kamu pilih benar-benar berdasarkan analisis, bukan sekadar harapan harga akan turun atau naik.

Perbedaan Day Order vs GTC

Perbedaan utama antara day order vs GTC terletak pada durasi aktifnya order.

Day Order

  • Aktif hanya selama satu sesi trading

  • Jika tidak tereksekusi hingga market tutup, order otomatis batal

  • Cocok untuk trader intraday

Contoh:
Kamu pasang buy limit di $50 pagi hari.
Jika sampai market close harga tidak menyentuh $50, order hilang otomatis.

GTC Order

  • Tetap aktif lintas hari

  • Tidak perlu input ulang setiap sesi

  • Cocok untuk swing trader atau investor

Contoh:
Buy limit di $50 dengan GTC.
Jika minggu depan harga turun ke $50, order bisa langsung terisi.

Ringkasan Perbandingan

Day order cocok untuk:

GTC cocok untuk:

  • Entry di level teknikal tertentu

  • Trading jangka menengah

  • Investor yang tidak memantau market setiap hari

Pilihan terbaik tergantung gaya trading kamu.

Risiko Menggunakan GTC

Walaupun praktis, GTC juga memiliki risiko.

1. Order terlupakan

Karena aktif lama, kamu bisa lupa bahwa ada order terbuka. Jika kondisi pasar berubah drastis, order bisa terisi di situasi yang sudah tidak relevan dengan rencana awal.

2. Perubahan sentimen

Support yang dulu kuat bisa berubah menjadi area lemah karena berita atau perubahan fundamental. Jika kamu tidak memperbarui analisis, GTC bisa menjadi entry yang tidak lagi ideal.

3. Gap dan volatilitas

Dalam kondisi volatil, harga bisa gap langsung melewati level tertentu. Pada limit order, eksekusi tetap di harga limit atau lebih baik, tetapi pada stop order, bisa terjadi slippage.

Karena itu, penting untuk mengevaluasi order GTC secara rutin, minimal mingguan.

Kapan Sebaiknya Menggunakan GTC?

Gunakan GTC jika:

  • Kamu punya rencana harga yang jelas

  • Tidak ingin terpengaruh noise intraday

  • Entry didasarkan pada support-resistance kuat

Gunakan day order jika:

  • Kamu hanya ingin entry hari itu saja

  • Strategi bersifat intraday

  • Tidak ingin ada order tertinggal

Disiplin dalam memilih durasi order sama pentingnya dengan memilih harga entry.

Kesimpulan

GTC order adalah jenis order yang tetap aktif hingga tereksekusi atau dibatalkan, berbeda dengan day order yang otomatis batal di akhir hari. Good til canceled cocok untuk trader dan investor yang memiliki level entry jelas dan tidak ingin memantau market setiap saat.

Namun, GTC tetap perlu pengawasan. Jangan biarkan order aktif tanpa evaluasi, terutama jika kondisi pasar berubah.

Memahami perbedaan day order vs GTC membantu kamu menyesuaikan strategi dengan gaya trading dan manajemen risiko yang lebih rapi.

FAQ

Apa itu GTC order adalah?
GTC adalah jenis order yang tetap aktif sampai tereksekusi atau dibatalkan, tidak otomatis batal di akhir hari.

Apa perbedaan utama day order vs GTC?
Day order hanya aktif satu hari, sedangkan GTC tetap aktif lintas hari sampai dibatalkan atau terisi.

Apakah GTC lebih baik daripada day order?
Tidak selalu. Pilihan terbaik tergantung pada strategi dan horizon trading kamu.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade