IPO SpaceX (SPCX): Yang Perlu Investor Ritel Tahu Sebelum 11 Juni

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • SpaceX telah mengajukan S-1 ke SEC dengan target listing di Nasdaq menggunakan ticker SPCX pada 12 Juni 2026, dengan roadshow mulai 4 Juni dan penetapan harga pada 11 Juni.
  • Deal ini menargetkan penghimpunan dana sekitar $75 miliar pada valuasi $1,75 triliun, setara sekitar 109 hingga 116 kali pendapatan trailing dan 58 hingga 65 kali pendapatan forward 2026.
  • Pendapatan 2025 mencapai $18,67 miliar dengan rugi bersih $4,9 miliar, sementara pelanggan Starlink menembus 10 juta dan segmen konektivitas membukukan laba $1,19 miliar kuartal lalu.
  • Elon Musk memegang 85,1% hak suara melalui kelas saham super-voting, sehingga pemegang SPCX praktis tidak punya pengaruh atas tata kelola perusahaan.
IPO SpaceX (SPCX): Yang Perlu Investor Ritel Tahu Sebelum 11 Juni

Share this article

IPO SpaceX akhirnya datang, dan listing ini berpotensi menjadi yang terbesar dalam sejarah Nasdaq. Perusahaan telah mengajukan S-1 ke SEC dengan ticker SPCX, roadshow mulai 4 Juni, penetapan harga pada 11 Juni, dan perdagangan dimulai 12 Juni 2026.

Angka utamanya sangat besar. SpaceX menargetkan penghimpunan dana sekitar $75 miliar pada valuasi $1,75 triliun.

Bagi investor ritel yang ingin tahu cara membeli saham SPCX saat listing, pertanyaan sebenarnya bukan apakah perlu memantau pembukaan. Pertanyaannya adalah apakah valuasi SpaceX masih memberikan margin keamanan di hari pertama.

SpaceX menjalankan tiga lini bisnis utama yang berbagi infrastruktur tetapi melayani pelanggan yang sangat berbeda. Layanan peluncuran Falcon tetap menjadi mesin kas dari kontrak pemerintah dan komersial.

Starlink adalah mesin pertumbuhan untuk segmen konsumen. Produk satelit broadband ini telah menembus 10 juta pelanggan per Februari 2026 dan masih menambah 750.000 hingga 1,5 juta pelanggan baru setiap bulan.

Starship adalah taruhan jangka panjang pada reusabilitas roket berdaya angkut besar. Inilah platform yang dibutuhkan SpaceX agar ekonomi pengangkutan ke Bulan dan Mars bisa berskala, sekaligus alasan terbesar perusahaan masih membakar kas secara GAAP.

Pusat gravitasi finansial telah jelas bergeser ke Starlink. Segmen konektivitas diproyeksikan menghasilkan sekitar $20 miliar di 2026, atau sekitar 70 sampai 75% total pendapatan perusahaan.

Sorotan Pengajuan IPO: Target Valuasi $1,75T

Penghimpunan $75 miliar pada $1,75 triliun akan menjadikan SpaceX perusahaan paling bernilai yang pernah debut di bursa AS. Valuasi ini menyiratkan rasio price-to-sales sekitar 109 hingga 116 kali pendapatan trailing 2025.

Pada pendapatan forward 2026 sebesar $27 hingga $30 miliar, multiple-nya mengecil ke 58 sampai 65 kali. Itu masih mahal menurut tolok ukur IPO historis manapun, jauh di atas multiple yang didapat Snowflake atau Airbnb saat debut.

Sebagai konteks, pertanyaan bagaimana perusahaan pertumbuhan membenarkan multiple seperti ini berujung pada lintasan pendapatan dan profitabilitas. Untuk pemahaman lebih dalam soal kerangka ini, baca panduan kami tentang cara menilai risiko saham growth saat valuasi pasar sedang tinggi. Pasar sedang menghargai skala yang belum terwujud.

Pendapatan vs Kerugian: Top Line $18,67M, Rugi Bersih $4,9M di 2025

SpaceX membukukan pendapatan $18,67 miliar di 2025, naik tajam dari kisaran $13 hingga $14 miliar di 2024. Itu sekitar 35 sampai 40% pertumbuhan top line.

Masalahnya ada di bottom line. Rugi bersih mencapai $4,9 miliar di 2025 karena reinvestasi besar ke pengembangan Starship dan manufaktur satelit Starlink. Arus kas bebas pun masih negatif.

Titik terangnya adalah profitabilitas per segmen. Dilansir dari Fortune, bisnis konektivitas membukukan laba $1,19 miliar pada kuartal terakhir, artinya Starlink sudah mensubsidi pengembangan Starship.

IPO SpaceX adalah kesempatan pertama bagi sebagian besar investor ritel untuk mendapatkan eksposur murni ke sektor antariksa. Jika kamu sudah trading saham AS lewat platform seperti Gotrade, listing ini hanya akan menambah satu ticker baru di watchlist kamu pada hari pertama.

Kontrol Hak Suara Elon Musk: Risiko Tata Kelola yang Perlu Diwaspadai

Musk memegang 85,1% hak suara melalui kelas saham super-voting. Pemegang SPCX praktis membeli eksposur ekonomi dengan hak tata kelola yang minim.

Struktur ini tidak aneh untuk listing tech yang dipimpin pendirinya. Meta dan Alphabet memakai struktur dual-class serupa.

Yang tidak biasa adalah besarannya. Kunci hak suara 85% berarti komposisi dewan, alokasi modal, dan pivot strategis semuanya mengalir lewat satu orang.

Investor yang tidak nyaman dengan risiko key-man satu orang sebaiknya menyesuaikan ukuran posisi SPCX. Struktur tata kelola ini adalah bagian dari deal, bukan bug yang akan diperbaiki nanti.

Cara Investor Ritel Bisa Ikut Berpartisipasi di Listing

Menurut liputan langsung CNBC, alokasi ritel pada harga IPO akan sangat terbatas. Sebagian besar investor ritel akan membeli SPCX di pasar terbuka pada 12 Juni.

Mekanismenya tidak berbeda dari IPO saham AS lainnya. Begitu SPCX trading di Nasdaq, akun broker AS standar manapun bisa membelinya.

Pertanyaan yang lebih sulit adalah apakah perlu membeli di pembukaan. Lonjakan hari pertama pada IPO tech yang viral seringkali terkoreksi 20 sampai 40% dalam 90 hari pertama.

Strategi konservatif adalah menunggu rilis laporan keuangan kuartalan pertama sebagai perusahaan publik, diperkirakan awal November 2026. Itu memberikan pasar satu kuartal penuh data keuangan yang sudah dilaporkan ke SEC sebelum kamu menempatkan modal.

Untuk investor yang ingin memiliki SPCX di hari pertama, sesuaikan ukuran posisi seperti saham growth dengan volatilitas tinggi. Logika yang sama yang berlaku untuk posisi Musk-adjacent lain seperti saham Tesla juga berlaku di sini. Perlakukan sebagai posisi satelit kecil dengan konviksi tinggi, bukan posisi inti.

Kesimpulan

IPO SpaceX adalah peristiwa listing satu dekade sekali. Bisnisnya nyata, pertumbuhannya nyata, dan moat di peluncuran roket serta satelit broadband memang otentik.

Valuasi $1,75 triliun adalah kendalanya. Pada 58 hingga 65 kali pendapatan forward, pasar sedang menghargai eksekusi sempurna pada monetisasi Starlink dan komersialisasi Starship di masa depan. Kegagalan pada salah satu pengungkit akan langsung memangkas multiple secara tajam.

Bagi sebagian besar investor ritel, langkah yang masuk akal adalah memantau siklus laporan keuangan pertama sebelum menentukan ukuran posisi. SPCX tidak akan ke mana-mana setelah 12 Juni.

Siap menambahkan SPCX ke watchlist kamu di hari pertama? Buka akun Gotrade, isi saldo sebelum listing 12 Juni, dan trading SpaceX bersama 600+ saham AS dengan fractional share mulai dari $1.

FAQ

Kapan SPCX mulai diperdagangkan?
SpaceX dijadwalkan menetapkan harga pada 11 Juni 2026 dan mulai diperdagangkan di Nasdaq dengan ticker SPCX pada 12 Juni 2026.

Berapa valuasi SpaceX saat IPO?
SpaceX menargetkan valuasi $1,75 triliun dengan penghimpunan dana sekitar $75 miliar, yang akan menjadikannya listing terbesar dalam sejarah bursa AS.

Apakah saya bisa membeli SPCX di harga IPO?
Alokasi untuk ritel sangat terbatas, sehingga sebagian besar investor individu akan membeli SPCX di pasar terbuka begitu mulai diperdagangkan pada 12 Juni.

Apakah SpaceX sudah profitable?
SpaceX membukukan rugi bersih $4,9 miliar di 2025 dari pendapatan $18,67 miliar, tetapi segmen konektivitas Starlink sudah profit $1,19 miliar pada kuartal terakhir.


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade