NVDA vs AAPL 2026: Perbandingan Saham Terpopuler, Mana yang Ditambah?

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • NVDA unggul di pertumbuhan AI, AAPL unggul di stabilitas dan dividen.
  • 100.000+ trader Gotrade sudah punya keduanya sebagai core holding.
  • Alokasi tergantung profil risiko: growth (NVDA) vs defensif (AAPL).
NVDA vs AAPL 2026: Perbandingan Saham Terpopuler, Mana yang Ditambah?

Share this article

Jika kamu sudah punya NVIDIA (NVDA) atau Apple (AAPL) di portofolio, pertanyaan berikutnya bukan "beli yang mana," tapi "tambah yang mana." Perbandingan saham NVDA AAPL adalah keputusan alokasi yang dihadapi ribuan trader aktif setiap minggu, dan jawabannya bergantung pada profil risiko dan horizon waktu kamu.

Di Gotrade sendiri, NVDA dan AAPL adalah dua saham paling banyak dimiliki. NVDA dipegang oleh 50.000 trader, sementara AAPL sedikit di atasnya dengan 52.000 trader. Keduanya jelas sudah jadi core holding saham favorit komunitas.

Yang menarik, data internal menunjukkan power users menempatkan rata-rata $483 per order, 11 kali lebih besar dari first-timer yang rata-rata $6. Artinya, trader berpengalaman terus menambah posisi di saham-saham ini secara konsisten.

Profil NVDA: Raja AI dengan Pertumbuhan Eksplosif

NVIDIA bukan lagi sekadar perusahaan kartu grafis. Dengan market cap menembus $2,8 triliun, NVDA adalah tulang punggung revolusi AI global.

Mesin pertumbuhan: data center GPU

Revenue NVIDIA didominasi oleh segmen data center yang menyuplai chip GPU untuk training dan inference model AI. Perusahaan seperti Microsoft, Google, Amazon, dan Meta semuanya bergantung pada chip NVIDIA untuk infrastruktur AI mereka.

Pertumbuhan revenue NVDA dalam beberapa kuartal terakhir melampaui 100% year-over-year, angka yang nyaris tidak pernah terlihat pada perusahaan seukuran ini. P/E ratio NVDA berada di kisaran 35-45x, mencerminkan ekspektasi pasar yang sangat tinggi terhadap kelanjutan siklus belanja AI.

Risiko yang perlu diwaspadai

Tidak ada cerita pertumbuhan tanpa risiko. NVDA menghadapi tiga ancaman utama: potensi perlambatan siklus belanja AI jika perusahaan teknologi mulai memangkas capex, pembatasan ekspor chip ke China yang membatasi pasar terbesar kedua dunia, dan persaingan dari AMD (AMD) serta chip custom yang dikembangkan sendiri oleh hyperscaler.

NVDA juga tidak membayar dividen yang berarti, sehingga seluruh return investor bergantung pada apresiasi harga saham.

Profil AAPL: Ekosistem Stabil dengan Dividen Konsisten

Apple adalah perusahaan publik paling bernilai di dunia dengan market cap sekitar $3,5 triliun. Tapi kekuatan Apple bukan di angka itu, melainkan di ekosistem yang hampir mustahil ditinggalkan penggunanya.

Diversifikasi revenue yang makin kuat

Revenue Apple datang dari lima pilar: iPhone (masih kontributor terbesar), Services (mendekati $100 miliar per tahun), Mac, iPad, dan Wearables. Segmen Services termasuk App Store, Apple Music, iCloud, dan Apple TV+ yang tumbuh konsisten dengan margin jauh lebih tinggi dari hardware.

P/E ratio AAPL berada di kisaran 30-35x, lebih rendah dari NVDA. Apple juga membayar dividen kuartalan sekitar $1 per saham per tahun, menjadikannya pilihan yang lebih defensif.

Risiko yang perlu diwaspadai

Risiko terbesar Apple adalah ketergantungan pada siklus upgrade iPhone. Jika inovasi hardware melambat, revenue bisa stagnan. Tekanan regulasi terhadap biaya App Store di Eropa dan AS juga mengancam margin segmen Services. Di China, pangsa pasar Apple terus tergerus oleh Huawei dan merek lokal lainnya.

Perbandingan Valuasi, Risiko, dan Potensi Return 2026

Sebelum memutuskan mana yang ditambah, lihat perbandingan head-to-head berikut.

AspekNVIDIA (NVDA)Apple (AAPL)
Market Cap~$2,8 triliun~$3,5 triliun
Revenue Growth (YoY)>60%~5-8%
P/E Ratio35-45x30-35x
DividenTidak signifikan~$1/saham per tahun
Primary Growth DriverData center GPU untuk AIServices + ekosistem iPhone
Key RiskSiklus belanja AI, China ban, AMDSiklus iPhone, regulasi App Store, China

Menurut analisis Morningstar, NVDA menawarkan upside lebih tinggi tapi dengan volatilitas yang jauh lebih besar, sementara AAPL memberikan stabilitas dan income dari dividen.

Skenario bullish dan bearish

Dalam skenario bullish, NVDA bisa terus rally jika belanja AI global meningkat dan NVIDIA mempertahankan dominasi >80% di pasar GPU untuk AI training. AAPL di sisi lain bisa re-rate jika segmen Services melampaui $100 miliar dan Apple berhasil meluncurkan produk baru yang menggerakkan siklus upgrade.

Dalam skenario bearish, NVDA rentan terkoreksi 30-40% jika siklus belanja AI melambat, karena valuasinya sudah memperhitungkan pertumbuhan luar biasa. AAPL lebih tahan karena basis revenue-nya lebih terdiversifikasi dan dividen memberikan floor.

Sudah punya salah satu di portofolio? Cek portofolio kamu di Gotrade dan review alokasi saham AI kamu. Buka posisi NVDA dan AAPL di watchlist untuk pantau peluang entry terbaik.

Pendekatan alokasi untuk trader aktif

Jika portofolio kamu sudah berat di growth stock dan sektor teknologi, menambah AAPL memberikan elemen defensif. Revenue Apple tidak tergantung pada satu siklus teknologi seperti NVDA.

Sebaliknya, jika portofolio kamu didominasi saham-saham stabil dan kamu ingin eksposur ke tema AI, NVDA adalah taruhan yang lebih langsung. Pertimbangkan juga strategi mengelola posisi jika salah satu sudah naik signifikan.

Kesimpulan

NVDA dan AAPL bukan pilihan "salah satu," tapi keputusan alokasi. NVDA untuk pertumbuhan agresif di era AI, AAPL untuk stabilitas dan income. Dengan 100.000+ trader Gotrade yang sudah memiliki kedua saham ini, pertanyaannya bukan apakah layak, tapi berapa proporsi masing-masing yang sesuai profil risiko kamu.

Menurut data CNBC, keduanya tetap menjadi saham Tier 1 yang layak di-review setiap minggu. Cek portofolio kamu sekarang di Gotrade dan sesuaikan alokasi antara NVDA dan AAPL.

FAQ

Apakah NVDA vs AAPL cocok untuk pemula?

Keduanya cocok, tapi AAPL lebih ramah pemula karena volatilitasnya lebih rendah dan ada dividen.

Berapa modal minimum beli NVDA dan AAPL di Gotrade?

Kamu bisa mulai dari $1 karena Gotrade mendukung fractional shares untuk kedua saham.

Apakah NVDA terlalu mahal di 2026?

P/E 35-45x tergolong premium, tapi masih wajar jika pertumbuhan revenue AI terus di atas 50% YoY.

Mana yang lebih tahan resesi, NVDA atau AAPL?

AAPL lebih defensif karena revenue terdiversifikasi dan ekosistem menciptakan recurring income dari Services.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade