Saham ORCL 2026 dan saham CRM sekarang menjadi dua nama cloud paling menarik di watchlist kamu. Keduanya baru rilis earnings dengan angle berbeda. Oracle mengejar backlog AI, Salesforce memperbaiki margin software.
Pasca earnings, kedua saham bergerak ke arah yang berbeda. ORCL kembali ramai pembicaraan karena cloud backlog tembus rekor.
CRM lebih tenang, tapi Agentforce mulai kelihatan kontribusinya ke ARR. Buat kamu yang sedang update watchlist saham cloud, dua nama ini layak dibandingkan berdampingan.
Highlight Earnings ORCL: Cloud Backlog dan Capex AI
Earnings Oracle (ORCL) kuartal terakhir membawa angka yang sulit diabaikan. Cloud backlog tembus level tertinggi dalam sejarah perusahaan.
Backlog ORCL naik di kuartal terakhir
Menurut analisis Investing.com, Remaining Performance Obligations (RPO) Oracle mencapai US$523 miliar. Penambahan kuartalan sekitar US$68 miliar net-new RPO.
Angka itu kira-kira lima kali lipat dibanding penambahan kuartal yang sama tahun lalu. Skala backlog seperti ini jarang terlihat di sektor software.
Manajemen menyebut sebagian besar RPO baru terikat ke kapasitas yang sudah online atau segera tersedia. Konversi ke revenue diharapkan terjadi relatif cepat, bukan di tahun yang sangat jauh.
Diversifikasi pelanggan juga membaik. Selain OpenAI, kontrak baru datang dari Meta, NVIDIA, AMD, TikTok, dan xAI. Risiko ketergantungan satu pelanggan menjadi lebih kecil.
Capex FY2026 melonjak ke US$50 miliar
Manajemen menaikkan panduan capex FY2026 dari US$35 miliar menjadi US$50 miliar. Tambahan US$15 miliar dipakai untuk percepatan kapasitas data center AI.
Cloud revenue tumbuh di kisaran 30-an persen year-over-year. Untuk Q3 FY2026, panduan pertumbuhan cloud naik ke 40 sampai 44 persen.
Cerita ini menempatkan ORCL sebagai pemain hyperscaler tahap awal. Bedanya, Oracle masuk dari sisi backlog AI yang sudah dikunci kontrak.
Posisi CRM: Agentforce dan Margin Software
Cerita Salesforce (CRM) agak berbeda. Mesin pertumbuhannya bukan capex AI raksasa, tapi produk software berbasis agen.
Agentforce mulai kontribusi nyata ke ARR
Agentforce adalah produk AI agen Salesforce. Annual Recurring Revenue (ARR) Agentforce dilaporkan tembus US$800 juta, dengan 29.000 deal tertutup.
Pertumbuhan ARR Agentforce mencapai 169 persen year-over-year. Akselerasi seperti ini menjadi sinyal awal product-market fit di kategori AI agen.
Kombinasi Agentforce dan Data 360 mendekati US$1,4 miliar ARR. Pertumbuhan kategori ini disebut yang tercepat dalam sejarah produk Salesforce.
Margin software tetap tebal
Salesforce membukukan non-GAAP operating margin sekitar 34 persen di FY2026. Total revenue FY2026 sekitar US$41,5 miliar, naik 10 persen year-over-year.
Total RPO Salesforce mencapai US$72 miliar, naik 14 persen year-over-year. Skalanya jauh di bawah ORCL, tapi profil bisnisnya berbeda.
Untuk FY2027, panduan revenue di kisaran US$45,8 sampai US$46,2 miliar. Pertumbuhan dipertahankan di sekitar 10 sampai 11 persen.
Bandingkan Valuation: Forward P/E dan Revenue Growth
Banyak investor ritel langsung lompat ke harga saham. Padahal yang penting adalah harga relatif terhadap pertumbuhan.
| Metrik | ORCL | CRM |
|---|---|---|
| Forward P/E | ~22x | ~13,7x |
| Revenue growth (terbaru) | ~mid-teens % | ~10% YoY |
| Cloud growth driver | Cloud Infra + GPU | Agentforce + Data 360 |
| Backlog/RPO | US$523 miliar | US$72 miliar |
ORCL: bayar premium untuk backlog
Forward P/E ORCL sekitar 22 kali laba ke depan. Premium ini dibayar karena backlog cloud yang sangat besar dan eksposur GPU.
Risikonya, sebagian besar revenue masa depan masih perlu di-deliver. Capex US$50 miliar akan menekan free cash flow jangka pendek.
CRM: bayar diskon untuk margin matang
Forward P/E CRM di kisaran 13 sampai 14 kali. Dilansir Stock Analysis, forward P/E CRM tercatat 13,73 dengan trailing P/E 23,23.
Selisih ini mengindikasikan ekspektasi pertumbuhan EPS. Investor membayar lebih sedikit untuk setiap dolar laba CRM dibanding ORCL.
Update watchlist kamu sekarang. Cek posisi ORCL dan CRM di portofoliomu lewat Gotrade sebelum earnings season berikutnya bergerak.
Cara Pilih: ORCL untuk Backlog atau CRM untuk Margin
Tidak ada jawaban tunggal. Keduanya bisa masuk watchlist kamu, tapi dengan tesis berbeda.
Kalau kamu fokus ke tema AI infrastruktur
ORCL lebih menarik karena backlog cloud terbesar di antara peers software. GPU-related revenue tumbuh tiga digit.
Kamu memperhatikan eksekusi capex dan tingkat konversi RPO ke revenue. Sinyal positif kalau RPO 12 bulan ke depan tetap tumbuh tinggi.
Kalau kamu fokus ke tema software margin
CRM lebih cocok karena margin operasi sudah matang. Agentforce memberikan optionality pertumbuhan tanpa beban capex besar.
Kamu memperhatikan akselerasi Agentforce ARR setiap kuartal. Kalau ARR naik konsisten, valuasi diskon terhadap industri bisa menyempit.
Kombinasi keduanya untuk diversifikasi cloud
Kamu bisa memegang ORCL dan CRM bersamaan untuk diversifikasi tema cloud. ORCL mewakili lapisan infrastruktur, CRM mewakili lapisan aplikasi.
Pendekatan ini juga mengurangi risiko single-customer. Kalau capex AI melambat, posisi CRM membantu menstabilkan portofolio.
Kesimpulan
ORCL dan CRM menyajikan dua wajah cloud yang berbeda di 2026. ORCL adalah cerita backlog AI yang masif dengan capex agresif. CRM adalah cerita software dewasa dengan margin tebal dan optionality Agentforce.
Kamu tidak perlu memilih salah satu. Keduanya layak masuk watchlist saham cloud kamu, tergantung tesis yang sedang kamu uji.
Lewat aplikasi Gotrade, kamu bisa cek posisi ORCL dan CRM langsung dari portofoliomu. Akses saham AS, beli fractional dari US$1, dan update watchlist kamu pasca earnings.
FAQ
Q: Apa pembeda utama earnings ORCL dan CRM kuartal ini?
ORCL menonjol di backlog cloud dan capex AI, sementara CRM menonjol di margin software dan ARR Agentforce.
Q: Mana yang valuasinya lebih murah, ORCL atau CRM?
Forward P/E CRM sekitar 13 sampai 14 kali, lebih rendah dibanding ORCL yang sekitar 22 kali.
Q: Apakah ORCL dan CRM bisa dipegang bersamaan?
Bisa, karena keduanya mewakili lapisan berbeda di ekosistem cloud, infrastruktur untuk ORCL dan aplikasi untuk CRM.
Q: Apa metrik kunci yang harus dipantau setelah earnings?
Untuk ORCL pantau RPO dan konversi 12 bulan, untuk CRM pantau pertumbuhan Agentforce ARR dan operating margin.












