Kalau kamu sudah punya beberapa saham AS di portofolio tapi belum punya layer dividen yang konsisten, PepsiCo, Home Depot, dan Verizon bisa jadi pilihan yang worth checking. Ketiganya masuk top holdings SCHD (Schwab US Dividend Equity ETF), salah satu ETF dividen paling populer dengan dana kelolaan lebih dari US$83 miliar.
SCHD menyaring 104 saham berdasarkan track record dividen minimal 10 tahun dan kualitas fundamental. Expense ratio-nya cuma 0,06%, dengan yield sekitar 3,5%.
Tapi kamu nggak harus beli ETF-nya untuk dapat eksposur. Kamu bisa langsung pilih saham individual dari top holdings-nya dan sesuaikan dengan kebutuhan portofoliomu.
PepsiCo (PEP): Yield 3,2%, Cocok Kalau Portofoliomu Kurang Defensif
Kenapa PEP masuk top holdings SCHD
PepsiCo (PEP) menempati posisi ke-4 di SCHD dengan bobot 3,97%. Saham ini punya track record 52 tahun berturut-turut menaikkan dividen, menjadikannya bagian dari klub eksklusif Dividend King.
Yield-nya saat ini sekitar 3,2%. Bukan yang tertinggi, tapi konsistensinya selama lebih dari setengah abad bicara sendiri.
Status Dividend King artinya PEP sudah melewati berbagai krisis, dari dot-com bubble, krisis 2008, hingga pandemi, dan tetap menaikkan dividennya setiap tahun tanpa jeda.
Diversifikasi bisnis yang bikin PEP tahan banting
Menurut Investopedia, PepsiCo bukan cuma soal minuman. Portofolio bisnisnya mencakup Frito-Lay (snack), Quaker (sereal), dan Gatorade (sports drink).
Revenue Q1 2026 tercatat US$18,3 miliar. Diversifikasi ini yang membuat PEP jadi pilihan defensif karena tidak bergantung pada satu lini produk saja.
Saat konsumen mengurangi belanja discretionary, produk consumer staples seperti snack dan minuman tetap dibeli. Inilah yang menjaga performa PEP cenderung stabil bahkan saat pasar bergejolak.
Kalau portofoliomu masih dominan saham growth atau tech, PEP bisa jadi penyeimbang yang memberikan cashflow reguler lewat dividen.
Home Depot (HD): Dividen Naik 15+ Tahun Berturut, Cek Harganya
Track record dividen HD
Home Depot (HD) adalah retailer home improvement terbesar di dunia. Yield dividen-nya sekitar 2,5%, memang lebih rendah dari PEP atau VZ.
Tapi yang menarik adalah pertumbuhan dividennya. HD sudah menaikkan dividen lebih dari 15 tahun berturut-turut, dan besaran kenaikannya termasuk agresif dibanding peers.
Banyak investor dividen lebih memilih saham dengan dividend growth tinggi dibanding yield tinggi. Logikanya, yield 2,5% yang naik 10-15% per tahun bisa melampaui yield 6% yang stagnan dalam jangka panjang.
Katalis dari pasar properti
Performa HD sangat terkait dengan aktivitas pasar properti AS. Saat suku bunga mulai turun dan transaksi rumah meningkat, HD biasanya jadi salah satu yang pertama merasakan dampak positifnya.
Dilansir CNBC, HD juga punya histori special dividend yang menarik untuk investor yang ingin bonus cashflow di luar jadwal dividen reguler.
Kalau kamu percaya dengan pemulihan sektor properti AS, HD bisa jadi cara menambah dividen sekaligus mendapat eksposur ke siklus housing.
Sudah punya saham dividen di portofoliomu? Cek komposisinya sekarang di Gotrade dan lihat apakah kamu butuh tambahan layer defensif seperti PEP atau growth dividen seperti HD.
Verizon (VZ): Yield 6,5% Tertinggi di SCHD, Bandingkan dengan AT&T
Yield VZ dibanding kompetitor
Verizon (VZ) menawarkan yield sekitar 6,5%, salah satu yang tertinggi di seluruh S&P 500. Ini hampir dua kali lipat yield PepsiCo dan jauh di atas rata-rata pasar.
VZ sudah menaikkan dividen 20 tahun berturut-turut. Sebagai perbandingan, kompetitor utamanya AT&T justru memotong dividen pada 2022 setelah spin-off WarnerMedia.
Risiko yang perlu kamu tahu
Yield tinggi selalu datang dengan catatan. VZ sedang mengalokasikan investasi besar untuk infrastruktur 5G, yang menekan margin jangka pendek.
Selain itu, industri telekomunikasi menghadapi tekanan kompetisi dari T-Mobile yang terus merebut market share. Ini perlu jadi pertimbangan sebelum kamu alokasi besar ke VZ.
Tapi bagi investor yang fokus pada income, yield 6,5% dengan histori kenaikan 20 tahun sulit diabaikan. VZ cocok untuk kamu yang sudah memahami cara investasi saham AS dan ingin memaksimalkan pendapatan pasif dari portofolio.
Bandingkan sendiri: AT&T memotong dividennya, sementara VZ justru terus menaikkan. Track record 20 tahun itu bukan kebetulan.
Cara Bangun Layer Dividen di Portofolio Gotrade dengan 3 Saham Ini
Strategi layering berdasarkan yield
Kamu nggak harus pilih satu. Kombinasi tiga saham ini bisa membentuk layer dividen yang seimbang di portofoliomu.
VZ memberikan yield tertinggi (6,5%) untuk cashflow maksimal. PEP menawarkan stabilitas defensif (3,2%) dengan konsistensi 52 tahun. HD memberikan potensi pertumbuhan dividen (2,5%) yang agresif.
Ketiganya berasal dari sektor berbeda: consumer staples, retail, dan telekomunikasi. Ini berarti kamu juga mendapat diversifikasi sektor secara otomatis.
Mulai dari yang sesuai profil risiko
Kalau kamu lebih konservatif, mulai dari PEP. Kalau kamu mengejar income, VZ jadi prioritas. Kalau kamu mau balance antara growth dan income, HD bisa jadi pilihan tengah.
Yang penting, kamu nggak perlu modal besar. Di Gotrade, kamu bisa beli saham fraksional mulai dari US$1.
Perlu diingat, SCHD sendiri punya top 5 holdings lain seperti Texas Instruments (TXN) dan Coca-Cola (KO) yang juga layak kamu pertimbangkan sebagai pelengkap.
Kesimpulan
Tiga saham SCHD ini, PepsiCo, Home Depot, dan Verizon, masing-masing punya karakter dividen yang berbeda. PEP untuk stabilitas, HD untuk pertumbuhan, VZ untuk yield tinggi.
Kamu nggak perlu beli ketiganya sekaligus. Review portofoliomu di Gotrade, identifikasi apa yang kurang, dan tambahkan layer dividen yang sesuai dengan tujuan investasimu.
FAQ
Apa itu SCHD dan kenapa populer untuk investor dividen?
SCHD adalah ETF dari Schwab yang menyaring saham AS berdasarkan track record dividen 10+ tahun dan kualitas fundamental, dengan yield sekitar 3,5%.
Berapa yield dividen PepsiCo, Home Depot, dan Verizon saat ini?
PepsiCo sekitar 3,2%, Home Depot sekitar 2,5%, dan Verizon sekitar 6,5%.
Apakah bisa beli saham SCHD holdings satu per satu di Gotrade?
Ya, kamu bisa beli saham individual seperti PEP, HD, dan VZ langsung di Gotrade mulai dari US$1 tanpa harus beli ETF-nya.












