Pasar saham cloud computing AS terus menarik perhatian investor global seiring akselerasi adopsi AI di infrastruktur enterprise. Tiga nama yang konsisten menunjukkan pertumbuhan kuat di segmen ini adalah Datadog (DDOG), MongoDB (MDB), dan ServiceNow (NOW).
Ketiganya memiliki positioning unik di ekosistem cloud yang saling melengkapi. Simak pemaparan dan analisis lengkapnya di bawah ini.
Kenapa Cloud Computing Masih Bertumbuh Pesat di Era AI
Belanja cloud global melonjak
Menurut Gartner, belanja public cloud global diproyeksikan mencapai US$723 miliar pada 2025, naik 21% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh migrasi workload AI ke cloud yang semakin masif.
Hyperscaler seperti Amazon (AWS) dan Microsoft (Azure) diperkirakan menggelontorkan capex gabungan lebih dari US$600 miliar pada 2026. Investasi besar ini menciptakan efek domino bagi seluruh ekosistem software cloud.
AI sebagai katalis pertumbuhan baru
Gartner memproyeksikan 50% sumber daya cloud compute akan dialokasikan untuk workload AI pada 2029, naik dari kurang dari 10% saat ini. Tren ini langsung menguntungkan perusahaan SaaS yang menyediakan tooling untuk mengelola, menyimpan, dan mengotomasi infrastruktur cloud.
Bagi investor, ini berarti peluang investasi saham SaaS Datadog MongoDB dan pemain cloud lainnya masih memiliki runway pertumbuhan panjang. Setiap dolar yang dibelanjakan di cloud membutuhkan monitoring, database, dan workflow automation.
Datadog: Platform Observability untuk Infrastruktur Cloud
Performa keuangan yang konsisten
Datadog mencatatkan pendapatan tahunan US$3,43 miliar di FY2025, tumbuh 28% year-over-year. Q4 2025 saja menghasilkan US$953 juta, melampaui guidance atas manajemen.
Untuk FY2026, manajemen memandu pendapatan US$4,06-4,10 miliar, mengimplikasikan pertumbuhan sekitar 19-20%. Meskipun melambat dari 28%, angka ini tetap solid untuk perusahaan dengan skala miliaran dolar.
Keunggulan platform terintegrasi
Kekuatan Datadog terletak pada platform observability end-to-end yang mencakup infrastructure monitoring, log management, dan APM. Ketiga segmen tersebut masing-masing sudah melampaui ARR US$1 miliar.
Lebih dari 5.500 pelanggan kini menggunakan integrasi AI Datadog untuk memantau workload machine learning dan LLM. Ini memperkuat posisi DDOG sebagai "single pane of glass" untuk infrastruktur cloud modern.
MongoDB: Database Cloud yang Jadi Standar Developer
Atlas sebagai mesin pertumbuhan
MongoDB membukukan pendapatan US$2,01 miliar di FY2025 (berakhir Januari 2025), naik 19% YoY. Namun, pertumbuhan Atlas (layanan database cloud) jauh lebih agresif, mencapai 30% YoY di Q3 FY2026.
MongoDB Atlas kini menjadi kontributor dominan terhadap total revenue. Akselerasi ini didorong oleh adopsi developer yang semakin luas dan ekspansi penggunaan di enterprise.
Posisi dominan di pasar database cloud
MongoDB dinobatkan sebagai Leader di Gartner Magic Quadrant untuk Cloud Database Management Systems selama empat tahun berturut-turut. Pasar database cloud sendiri diproyeksikan mencapai US$72,9 miliar pada 2028.
Keunggulan kompetitif MDB adalah model dokumen yang fleksibel, sangat cocok untuk aplikasi modern berbasis microservices dan AI. Developer menyukai MongoDB karena kemudahan integrasi dan skalabilitasnya.
Tertarik berinvestasi di saham cloud computing AS seperti Datadog dan MongoDB? Di Gotrade, kamu bisa mulai beli saham AS mulai dari US$1! Cek portofoliomu dan tambahkan sahamnya sekarang!
ServiceNow: Pemimpin Enterprise IT Workflow Automation
Skala bisnis yang masif
ServiceNow mencatatkan pendapatan tahunan US$13,28 miliar di 2025, tumbuh 21% YoY. Subscription revenue, yang merupakan inti bisnis, mencapai US$12,88 miliar dengan pertumbuhan serupa.
Untuk 2026, manajemen memandu subscription revenue US$15,53-15,57 miliar, mengimplikasikan pertumbuhan 20-21%. Total remaining performance obligations mencapai US$28,2 miliar, naik 26,5%, memberikan visibilitas kuat terhadap pendapatan masa depan.
Transformasi dari IT ticketing ke AI control tower
ServiceNow telah bertransformasi dari tool IT ticketing sederhana menjadi platform workflow automation enterprise yang komprehensif. Perusahaan kini melayani proses bisnis end-to-end mulai dari HR, finance, hingga customer service.
Integrasi AI ke platform NOW (termasuk akuisisi Moveworks) memperkuat proposisi nilai sebagai "AI Control Tower" bagi perusahaan Fortune 500. Ini menjadikan ServiceNow sangat sticky dan sulit digantikan oleh kompetitor.
Perbandingan Valuasi dan Growth Rate Ketiga Saham
Berikut perbandingan ketiga saham teknologi cloud 2026 berdasarkan metrik kunci:
- Datadog (DDOG): Revenue FY2025 US$3,43 miliar, growth 28% YoY, guidance FY2026 ~19-20%. Platform observability dengan ekspansi kuat di AI monitoring.
- MongoDB (MDB): Revenue FY2025 US$2,01 miliar, growth 19% YoY. Atlas cloud database tumbuh 30% di Q3 FY2026, menjadi segmen paling agresif di antara ketiganya.
- ServiceNow (NOW): Revenue 2025 US$13,28 miliar, growth 21% YoY, guidance 2026 ~20-21%. Skala terbesar dengan margin dan predictability tertinggi.
Dari sisi growth rate, Datadog memimpin di FY2025 dengan 28%, tetapi MongoDB Atlas menunjukkan akselerasi paling tajam. ServiceNow menawarkan kombinasi skala dan pertumbuhan yang langka di dunia SaaS.
Investor perlu mempertimbangkan profil risiko masing-masing. DDOG dan MDB memiliki volatilitas lebih tinggi sebagai mid-cap growth, sementara NOW lebih stabil sebagai large-cap.
Diversifikasi di ketiga nama bisa menjadi strategi untuk menangkap momentum investasi di sektor teknologi AS secara lebih luas.
Kesimpulan
Datadog, MongoDB, dan ServiceNow masing-masing menempati posisi strategis di ekosistem cloud computing yang terus berkembang. Pertumbuhan belanja cloud global, didorong oleh adopsi AI, memberikan tailwind kuat bagi ketiga perusahaan ini setidaknya hingga akhir dekade.
Bagi investor Indonesia yang ingin mengambil eksposur ke tren cloud computing global, ketiga saham ini layak masuk watchlist. Kamu bisa mulai analisis lebih dalam di halaman saham DDOG, MDB, dan NOW di Gotrade Indonesia, sekarang!
FAQ
Apa itu saham cloud computing?
Saham cloud computing adalah saham perusahaan yang menyediakan layanan infrastruktur, platform, atau software berbasis cloud seperti Datadog, MongoDB, dan ServiceNow.
Apakah saham cloud computing masih layak dibeli di 2026?
Dengan belanja cloud global yang diproyeksikan terus tumbuh lebih dari 20% per tahun dan adopsi AI yang semakin masif, prospek fundamental sektor ini tetap kuat.
Bagaimana cara beli saham Datadog, MongoDB, atau ServiceNow dari Indonesia?
Kamu bisa membeli ketiga saham tersebut melalui Gotrade dengan fitur fractional shares mulai dari US$1 tanpa komisi.












