Gotrade News - Aliran modal ke sektor kecerdasan buatan kembali memanas pada Rabu (07/05) lewat tiga manuver besar. OpenAI, Anthropic, dan Elon Musk mengambil langkah berbeda untuk menguasai infrastruktur dan jasa AI global.
Menurut laporan Reuters, OpenAI menggalang sekitar $4 miliar dari 19 investor untuk mendirikan The Deployment Company. Anthropic menyiapkan dana tandingan $1,5 miliar untuk masuk ke jasa konsultasi AI di level perusahaan.
Key Takeaways
- OpenAI dan Anthropic berebut posisi di jasa integrasi AI korporat dengan dana gabungan lebih dari $5,5 miliar.
- Anthropic mengamankan lebih dari 300 megawatt kapasitas compute baru via SpaceX di pusat data Colossus 1 Memphis.
- Pemenang berikutnya ditentukan oleh akses compute, jaringan investor, dan kecepatan integrasi di level perusahaan.
Pendanaan OpenAI didukung TPG, Bain Capital, dan Brookfield, sementara Anthropic disokong Blackstone, Hellman & Friedman, dan Goldman Sachs. Tiga akuisisi sedang dalam tahap negosiasi lanjutan untuk memperkuat tim engineer dan konsultan integrasi AI.
Manuver ini menargetkan adopsi AI di level korporasi, bukan sekadar akses ke model bahasa besar. Jon Gray dari Blackstone menyebut langkah ini memecahkan salah satu hambatan utama adopsi AI perusahaan.
Di sisi infrastruktur, Anthropic mengumumkan kerja sama komputasi dengan SpaceX milik Elon Musk pada Selasa (06/05). Anthropic akan memakai seluruh kapasitas pusat data Colossus 1 di Memphis, Tennessee.
Pusat data tersebut menambah lebih dari 300 megawatt kapasitas baru dengan lebih dari 220.000 GPU NVIDIA. Kapasitas ini akan aktif dalam hitungan bulan dan langsung memperluas batas penggunaan layanan Claude.
Kerja sama ini menarik karena Musk sebelumnya menggugat OpenAI dan menggabungkan xAI dengan SpaceX tahun ini. Setelah bertemu tim Anthropic, Musk mengaku terkesan dan menilai Claude besar kemungkinan bermanfaat.
Anthropic dan SpaceX juga menyatakan minat membangun pusat data orbital berkapasitas beberapa gigawatt. SpaceX telah mengajukan izin FCC untuk meluncurkan satu juta satelit yang menopang komputasi AI luar angkasa.
Dari sisi pasar saham, Microsoft mencatat pendapatan kuartal Q3 FY2026 sebesar $82,9 miliar atau tumbuh 18% YoY. Layanan Azure tumbuh 40% YoY dan run rate bisnis AI Microsoft mencapai $37 miliar atau naik 123%.
Meta Platforms mencatat pendapatan kuartal pertama $56,3 miliar atau tumbuh 33% dibanding periode sama tahun lalu. Pengguna aktif harian Meta menyentuh 3,56 miliar dengan valuasi forward P/E sekitar 20,5 kali laba.
Manuver ini menunjukkan bahwa belanja modal AI bergeser dari riset model ke distribusi dan eksekusi nyata. Pemenang berikutnya kemungkinan ditentukan oleh akses kompute, jaringan investor, dan kecepatan integrasi di level korporasi.












