Gelombang Upgrade Analis Wall Street Sapu Saham Mid-Cap

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Gelombang Upgrade Analis Wall Street Sapu Saham Mid-Cap

Share this article

Gotrade News - Wall Street kompak menaikkan rating dan price target sejumlah saham mid-cap dalam dua pekan terakhir. Lonjakan upgrade ini menandai pergeseran sentimen analis dari sikap menunggu menjadi keyakinan beli pada nama-nama tertentu.

Empat nama yang menonjol adalah ON Semiconductor, MasTec, STMicroelectronics, dan Nokia. Setiap upgrade datang dengan alasan fundamental berbeda, dari kemitraan kendaraan listrik hingga pemulihan siklus semikonduktor.


Key Takeaways:

  • Wall Street mengangkat target harga 4 saham mid-cap besar dengan kenaikan signifikan dalam dua pekan
  • Tema utama adalah kapasitas data center, kendaraan listrik, dan pemulihan permintaan semikonduktor
  • Sentimen analis bergeser dari Hold ke Buy untuk emiten dengan kinerja Q1 2026 di atas ekspektasi

B. Riley menaikkan rating ON Semiconductor dari Neutral menjadi Buy pada Kamis (23/04). Target harganya juga naik tajam dari 64 dolar AS menjadi 115 dolar AS.

Analis Craig Ellis menyoroti perluasan kemitraan ON dengan Geely yang diumumkan Selasa (28/04). Teknologi EliteSiC akan dipakai pada platform SEA-S Geely untuk mendukung arsitektur 900V kendaraan listrik.

Clear Street menaikkan target harga MasTec dari 390 dolar AS menjadi 440 dolar AS pada Jumat (01/05). Rating Buy tetap dipertahankan setelah laporan kuartal Maret yang kuat.

Menurut Clear Street, pendapatan MasTec tumbuh 34% dan EBITDA disesuaikan naik 73% pada periode tersebut. Backlog senilai 1,5 miliar dolar AS terkait data center menjadi katalis utama tesis investasi.

UBS menaikkan target harga STMicroelectronics dari 31 euro menjadi 49 euro pada Jumat (24/04). Rating Buy dipertahankan setelah hasil Q1 2026 yang disebut sebagai earnings beat terbesar dalam hampir tiga tahun.

UBS melihat tanda pemulihan siklus pada sektor semikonduktor secara umum. Permintaan dari pusat data AI dan satelit orbit rendah memberi potensi upside tambahan ke depan.

Argus menaikkan rating Nokia dari Hold menjadi Buy pada Senin (27/04). Target harga ditetapkan di level 15 dolar AS dengan dasar performa Q1 2026.

Menurut Argus, laba per saham non-IFRS Nokia berhasil melampaui ekspektasi pasar. Permintaan terkait AI pada segmen Network Infrastructure menjadi pendorong utama kinerja kuartal pertama.

Pola umum dari empat upgrade ini adalah tema infrastruktur AI dan elektrifikasi. Analis melihat saham mid-cap punya ruang re-rating jika tren capex data center terus berlanjut.

Bagi investor ritel, momentum upgrade analis sering menjadi sinyal awal pergeseran konsensus. Konfirmasi tambahan dari rilis kuartal mendatang akan menentukan keberlanjutan tren ini.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade