Analis Wall Street Prediksi Saham AMD Naik ke $270

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Analis Wall Street Prediksi Saham AMD Naik ke $270

Share this article

Jakarta, Gotrade News - Analis KeyBanc, Jon Vinh, menaikkan target harga saham Advanced Micro Devices, Inc. menjadi $270 per lembar. Perubahan rating menjadi overweight ini didorong oleh potensi reli sebesar 26,84 persen.


Key Takeaways

  • Target harga $270 menyiratkan potensi reli sebesar 26,84 persen

Baca juga: Gotrade Daily: Chip Rontok 2 Hari, Micron Penentu
  • Permintaan server CPU diprediksi tumbuh 50 persen sepanjang tahun 2026

  • AMD mempertimbangkan kenaikan harga jual produk sebesar 10 hingga 15 persen


  • Baca Juga: Jim Cramer Jagokan Boeing Jadi Saham Pilihan Utama di 2026

    Baca juga: Gotrade Daily: Google Goyah, FedEx Lapor Malam Ini

    Laporan Finbold menyebutkan permintaan server CPU yang sangat tinggi membuat stok hampir terjual habis. Kondisi pasar ini bahkan memicu pertimbangan kenaikan harga sekitar 10 hingga 15 persen.

    Jon Vinh memprediksi penjualan unit server akan tumbuh minimal 50 persen sepanjang tahun ini. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan tinggi terhadap daya saing produk dalam ekosistem pusat data.

    Estimasi pendapatan dari segmen server diproyeksikan menyentuh angka $15 miliar pada periode tahun 2026. Pertumbuhan ini didukung penuh oleh permintaan solusi kecerdasan buatan seperti seri Helios.

    Analis juga meyakini bahwa perusahaan kini berada pada jalur yang tepat untuk mengejar NVIDIA Corporation. Performa tersebut berpotensi menjadikan mereka salah satu pemain tercepat di industri cip global.

    Risiko Margin di Balik Kekecewaan Konsumen

    Fokus besar pada margin AI memicu reaksi kurang menyenangkan dari komunitas pengguna ritel. Laporan tersebut mencatat tidak adanya pengumuman perangkat keras baru untuk konsumen pada ajang CES.

    Rumor mengenai kenaikan harga dan pemotongan produksi cip non-bisnis memicu protes dari para pemain gim. Strategi ini dianggap berisiko jika gelembung industri meletus sebelum teknologi AI benar-benar matang.

    Eksekutif senior Rahul Tikoo memberikan pembelaan bahwa pelanggan tetap memiliki akses ke produk yang murah. Ia menegaskan bahwa kendala pasokan memori yang terjadi saat ini bukan merupakan masalah besar.

    Baca Juga: Venezuela Bebaskan Warga AS: Sinyal Stabilitas Baru?

    Masa depan pertumbuhan pendapatan tetap bergantung pada kemampuan perusahaan mengeksekusi pengiriman unit ke pelanggan. Ketidakpastian tetap membayangi realisasi target ambisius di tengah kompetisi yang semakin ketat.

    Referensi:


    Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

    Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


    Artikel terkait

    Dipercaya

    lebih dari

    1M+

    Trader di Indonesia 🌏

    Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

    Gotrade terdaftar & diawasi

    KominfoOJKSOCFintech Indonesia

    Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

     

    Benzinga Global Fintech Awards 2024
    Five Star Award 2024
    Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
    Highest Combined 2022
    Mockup Two Phones

    Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

    #ReadyGoTrade

    Gotrade Green Logo Top Left
    AppLogo

    Gotrade