Gotrade News - Anthropic dilaporkan tengah melakukan pembicaraan untuk menggalang dana segar senilai $30 miliar pada valuasi $900 miliar. Kesepakatan ini akan menempatkan Anthropic di antara perusahaan AI paling bernilai di dunia bersama OpenAI.
Pendanaan jumbo tersebut menyusul ekspansi enterprise Anthropic ke Jepang melalui model Mythos. Sentimen risiko pada ekosistem AI publik kembali menguat seiring momentum pendanaan dan adopsi institusional.
Key Takeaways
- Anthropic dilaporkan menggalang $30 miliar pada valuasi $900 miliar, melonjak dari putaran sebelumnya.
- Model Mythos milik Anthropic akan tersedia bagi megabank Jepang dalam sekitar dua minggu ke depan.
- Cohere dan Aleph Alpha menggalang gabungan $20 miliar untuk dorongan AI berdaulat Jerman-Kanada.
Menurut Seeking Alpha, putaran pendanaan baru ini akan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah startup AI. Valuasi $900 miliar mencerminkan ekspektasi pasar terhadap dominasi model bahasa generasi terbaru.
Anthropic merupakan rival utama OpenAI dengan keluarga model Claude yang banyak digunakan korporasi. Alphabet (GOOGL) dan Amazon (AMZN) tercatat sebagai investor besar Anthropic.
Mythos Masuk Megabank Jepang
Dilansir Investing.com, megabank Jepang akan memperoleh akses ke model Mythos dalam waktu sekitar dua minggu. Laporan tersebut mengutip sumber yang dikutip Nikkei terkait jadwal rollout.
Mythos akan digunakan untuk otomatisasi proses internal, analisis dokumen, dan dukungan operasional bank. Penetrasi ke sektor perbankan tradisional Jepang menjadi kemenangan enterprise AI besar bagi Anthropic.
Adopsi institusi keuangan kelas global menjadi katalis untuk monetisasi model AI generatif. Layanan Amazon (AMZN) Bedrock menjadi salah satu kanal distribusi utama model Anthropic ke pelanggan enterprise.
Gelombang Pendanaan AI Kembali Berakselerasi
Melansir Bloomberg, Cohere asal Kanada dan Aleph Alpha asal Jerman menggalang gabungan $20 miliar. Kedua perusahaan disorot sebagai pasangan tidak lazim dalam dorongan AI berdaulat Eropa.
Inisiatif AI berdaulat mendorong belanja infrastruktur compute di luar pemain Amerika Serikat. Nvidia (NVDA) tetap menjadi penerima manfaat utama lewat permintaan akselerator GPU.
Gelombang pendanaan baru menyebar dari model labs ke perusahaan infrastruktur enterprise. Analis melihat siklus capex AI berlanjut hingga setidaknya kuartal ketiga 2026.
Bagi investor publik, Anthropic tidak dapat dibeli langsung karena belum tercatat di bursa. Eksposur tersedia melalui investor strategis seperti Alphabet dan Amazon, serta penerima manfaat compute seperti Nvidia.
Pasar saham AS merespons positif kombinasi pendanaan jumbo dan adopsi enterprise di Asia. Volatilitas pada saham terkait AI diperkirakan tetap tinggi seiring rotasi dana ke nama-nama berkapitalisasi besar.












