Gotrade News - Bursa Asia menguat pada perdagangan Selasa, setelah harga minyak global menurun dan sentimen positif dari pasar Amerika Serikat. Investor tetap memantau ketegangan di Timur Tengah, khususnya terkait konflik Iran.
Bursa Asia dan Harga Minyak
Harga minyak mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Senin. Brent turun 2,84% menjadi USD 100,21 per barel, dan WTI turun 5,28% menjadi USD 93,50 per barel. Penurunan harga minyak ikut mendukung penguatan pasar saham di Asia-Pasifik.
Penguatan ini terjadi di negara-negara utama seperti Jepang dan Korea Selatan. Indeks Nikkei 225 naik 0,75%, sementara Kospi melonjak 2,94%. Namun, investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah yang dapat mempengaruhi harga minyak ke depan.
Faktor Lain yang Mempengaruhi
Penguatan saham Asia juga didukung oleh pernyataan CEO Nvidia, Jensen Huang, yang memproyeksi permintaan tinggi untuk chip terbaru. Saham SK Hynix dan Samsung Electronics naik lebih dari 3% dan 4% setelah pernyataan tersebut.
Sementara itu, pasar komoditas menghadapi volatilitas akibat situasi di Selat Hormuz. Meskipun beberapa kapal tanker kembali melintas, ketegangan regional tetap menjadi perhatian. Presiden Donald Trump meminta bantuan internasional untuk menjaga kelancaran jalur tersebut.
Selain isu regional, rencana Bank Sentral Australia menaikkan suku bunga juga mendapat perhatian. Estimasi menunjukkan suku bunga bisa mencapai 4,1% dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan adanya tekanan inflasi yang mungkin mempengaruhi pasar lebih lanjut.
Secara keseluruhan, meski bursa Asia saat ini menunjukkan momentum positif, ketegangan Timur Tengah dan faktor global lainnya tetap menjadi perhatian utama bagi investor. Kestabilan harga minyak dan kondisi geopolitik akan terus menjadi faktor penentu dalam waktu dekat.
Referensi:
- Liputan6, Bursa Asia Menguat Usai Harga Minyak Turun, Investor Pantau Perang Iran. Diakses 17 Maret 2026
- MetroTV, Harga Minyak Melonjak 2%, Brent Masih di Atas USD100/Barel. Diakses 17 Maret 2026
- Kompas, Kapal Mulai Melintasi Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Turun 3 Persen. Diakses 17 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












