Saham Chip Reli Jelang Rilis Earnings Nvidia

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Saham Chip Reli Jelang Rilis Earnings Nvidia

Share this article

Gotrade News - Saham produsen chip kompak menguat pada Rabu jelang rilis laporan keuangan Nvidia yang dipandang sebagai ujian utama permintaan AI. Indeks Nasdaq Composite dibuka naik 0,80% ke 25.991,51 sementara S&P 500 ikut menguat 0,55% ke level 7.369,19.

Reli sektor semikonduktor mencerminkan optimisme investor terhadap siklus belanja modal AI yang berlanjut sepanjang 2026. Menurut Investing.com, hasil Nvidia (NVDA) dipandang sebagai uji penting kekuatan permintaan AI global.

Key Takeaways

  • Saham ARM melonjak 14,16% setelah Bernstein memberikan rating Outperform dengan target harga 300 dolar AS.
  • ASML naik 5,12% setelah CEO menegaskan pasokan chip akan tetap ketat hingga beberapa tahun ke depan.
  • Nasdaq dibuka 0,80% lebih tinggi sementara investor menanti laporan Nvidia sebagai uji permintaan AI.

Pemicu Reli Chip

Lonjakan paling tajam datang dari ARM Holdings (ARM) yang melonjak 14,16% ke level rekor 247,97 dolar AS. Dilansir Investing.com, Bernstein membuka cakupan dengan rating Outperform dan target harga 300 dolar AS.

Analis Bernstein David Dai menilai pergeseran AI dari chatbot ke agen otomatis menempatkan ARM sebagai penerima manfaat struktural. Permintaan pelanggan untuk CPU AGI ARM telah melebihi 2 miliar dolar AS untuk tahun fiskal 2027 sampai 2028.

Saham chip lainnya seperti AMD naik 7,27%, Intel menguat 7,80%, dan Marvell melonjak 8,69% pada pembukaan perdagangan. Pergerakan ini terjadi seiring imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun 0,83% dan meredakan tekanan valuasi saham teknologi.

Pasokan Chip yang Tetap Ketat

Penopang lain reli datang dari komentar CEO ASML Christophe Fouquet soal kondisi pasokan industri semikonduktor. Melansir Investing.com, Fouquet memperkirakan pasar chip akan tetap ketat selama beberapa tahun mendatang.

Permintaan kuat dari sektor kecerdasan buatan dan robotika disebut akan mendorong pasar chip global menuju 1,5 triliun dolar AS pada 2030. Proyek besar seperti fasilitas TeraFab milik Elon Musk dan satelit Starlink turut menjaga tingkat pesanan tetap tinggi.

Saham ASML Holding (ASML) menguat 5,12% pada sesi tersebut setelah UBS sebelumnya menyebut perusahaan ini sebagai pilihan utama semikonduktor di Eropa. Bank of America turut menyoroti pasar CPU server yang diproyeksikan mencapai 125 miliar dolar AS pada 2030.

Saham Nvidia sendiri hanya naik tipis 1,45% jelang rilis laporan keuangan setelah jam perdagangan. Investor memantau panduan pendapatan dan komentar manajemen sebagai sinyal arah belanja modal AI kuartal mendatang.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade