Gotrade News - Senin (27/04), sektor semikonduktor dan teknologi AS kembali jadi sorotan setelah dua broker besar menaikkan harga target. Citi mengangkat target Dell Technologies (DELL) ke $235 dari $180, sementara UBS menaikkan target KLA Corporation (KLAC) ke $1.835 dari $1.575.
Bagi investor ritel, momentum upgrade ini menegaskan tren permintaan AI infrastructure yang masih kuat. Intel (INTC) juga melaporkan kinerja fiscal Q1 2026 yang solid dengan revenue tumbuh 7% secara tahunan.
Key Takeaways
- Citi naikkan target Dell ke $235, atau lompat $55 berkat momentum AI server.
- UBS angkat target KLAC ke $1.835 menjelang earnings Selasa (29/04).
- Intel laporkan revenue $13,6 miliar di fiscal Q1 2026, tumbuh 7% YoY.
Citi Sorot Momentum AI Server Dell
Menurut laporan Insider Monkey, Citi mempertahankan rating Buy untuk Dell. Mereka menyebut "AI server momentum and improving storage execution" sebagai pendorong utama upgrade harga target.
Kenaikan target sebesar $55 mencerminkan keyakinan tinggi terhadap eksekusi Dell. Citi juga menilai panduan H2 2026 dari manajemen Dell sebagai panduan yang "prudent".
Dell mencatat record annual revenue $113,5 miliar di FY2026, tumbuh 19% YoY. Diluted EPS juga rekor di $8,68 atau naik 36% YoY.
Manajemen Dell menaikkan dividen 20% dan menambah share buyback senilai $10 miliar. Untuk FY2027, perusahaan memandu pertumbuhan revenue 23% dan EPS naik 33% di titik tengah.
Detail saham Dell bisa ditelusuri di halaman Gotrade Indonesia. Investor ritel bisa mengakses fraksi saham Dell langsung dari aplikasi Gotrade.
UBS Reposisi KLAC, Intel Pamer Lini Produk Baru
UBS menaikkan target KLAC ke $1.835 dari $1.575 pada 21 April. Rating Neutral dipertahankan menjelang earnings fiscal Q3 2026 pada Selasa (29/04) pukul 2 siang PT.
Pada fiscal Q2 2026, KLAC catat revenue $3,30 miliar di atas midpoint guidance $3,225 miliar. GAAP diluted EPS sebesar $8,68 dan non-GAAP $8,85 keduanya melampaui midpoint.
Operating cash flow KLAC mencapai $1,37 miliar di kuartal tersebut. Free cash flow $1,26 miliar dan akumulasi 12 bulan $4,38 miliar memperkuat profil arus kas perusahaan.
KLAC beroperasi di tiga segmen yaitu Semiconductor Process Control, Specialty Semiconductor Process, dan PCB/Display/Component Inspection. Profil KLA selengkapnya tersedia di Gotrade Indonesia.
Intel laporkan fiscal Q1 2026 revenue $13,6 miliar atau naik 7% YoY. GAAP EPS $0,73 dan non-GAAP EPS $0,29 jadi indikator awal pemulihan margin.
Untuk Q2 2026, Intel memandu revenue $13,8 miliar hingga $14,8 miliar. Manajemen juga memandu GAAP EPS $0,08 dan non-GAAP EPS $0,20 di kuartal mendatang.
Intel meluncurkan lini Xeon 600 untuk workstation dan Core Ultra 200S Plus untuk desktop. Core Series 2 untuk edge kesehatan dan Core Series 3 turut memperkaya portofolio empat segmen Intel.
Bagi yang ingin pantau pemulihan Intel, halaman INTC di Gotrade menyediakan data fundamental terbaru. Sektor semikonduktor secara umum masih ditopang permintaan AI dan data center yang agresif.












