Gotrade News - Coinbase Global mengumumkan pemangkasan sekitar 14% tenaga kerja atau setara 693 karyawan pada 5 Mei 2026. Total jumlah karyawan perusahaan tercatat 4.951 orang per akhir Desember 2025, menurut Bitcoin Magazine.
Key Takeaways:
- Pemangkasan 14% setara 693 karyawan, restrukturisasi rampung Q2 2026.
- Biaya restrukturisasi USD 50 juta sampai USD 60 juta untuk pesangon.
- Saham COIN naik 4% lebih di pre-market.
CEO Brian Armstrong menyebut langkah ini sebagai persiapan menuju cara kerja baru berbasis AI. Armstrong menyatakan insinyur Coinbase kini mampu merilis dalam hitungan hari pekerjaan yang sebelumnya butuh berminggu-minggu, menurut Bitcoin Magazine.
Perusahaan menetapkan target 50% kode internal ditulis oleh AI dan mewajibkan adopsi GitHub Copilot serta Cursor. Coinbase juga akan memperata struktur menjadi maksimal lima lapis di bawah CEO/COO, mengikuti model kepemimpinan player-coach.
Total biaya restrukturisasi diperkirakan USD 50 juta sampai USD 60 juta, sebagian besar berupa pesangon dan tunjangan terminasi. Penyelesaian rencana pemangkasan ditargetkan rampung pada kuartal kedua 2026, menurut Investing.com.
Karyawan di Amerika Serikat menerima minimum 16 minggu gaji pokok ditambah dua minggu per tahun masa kerja. Paket pesangon juga mencakup vesting ekuitas berikutnya serta enam bulan asuransi kesehatan COBRA, menurut Bitcoin Magazine.
Karyawan dengan visa kerja mendapat dukungan transisi tambahan. Coinbase juga akan menguji konsep tim satu orang yang menggabungkan peran engineering, design, dan product secara bersamaan.
Pasar merespons positif pengumuman ini meski sifatnya pemangkasan tenaga kerja. Saham COIN naik lebih dari 4% di perdagangan pre-market dengan kenaikan tercatat 6,14% pada saat publikasi laporan.
Meski demikian, harga saham masih jauh di bawah puncak yang dicapai pada akhir 2024. Harga pre-market berada di sekitar USD 210, mencerminkan tekanan struktural yang belum sepenuhnya pulih sejak siklus kripto sebelumnya.
Armstrong memposisikan pemangkasan ini sebagai langkah struktural, bukan reaksi defensif terhadap kondisi pasar. Volatilitas pasar kripto yang persisten disebut sebagai pertimbangan operasional jangka panjang, menurut Bitcoin Magazine.
Coinbase mengikuti tren konsolidasi tenaga kerja yang juga terjadi di sektor teknologi global. Beberapa perusahaan teknologi besar mengaitkan pemangkasan dengan adopsi AI yang mempercepat produktivitas internal.
Perubahan struktur organisasi ini menyiratkan pergeseran model bisnis Coinbase ke arah operasi yang lebih ramping dan otomatis. Investor akan memantau dampak efisiensi terhadap margin operasi pada laporan keuangan kuartal kedua 2026.
Bagi investor saham AS, pengumuman ini menjadi indikator bahwa volatilitas pasar kripto masih membebani perusahaan exchange terbesar di Amerika. Keputusan ini juga menegaskan bahwa adopsi AI semakin menggeser kebutuhan tenaga kerja di sektor teknologi finansial.
Kesimpulan
Pemangkasan 14% tenaga kerja Coinbase mencerminkan dua tekanan sekaligus, volatilitas pasar kripto dan transformasi operasi berbasis AI. Reaksi pasar yang positif menunjukkan investor menyambut langkah efisiensi biaya meski jumlah karyawan yang terdampak signifikan.
Tertarik membeli saham COIN atau saham AS lainnya? Buka rekening di Gotrade dan mulai investasi saham Amerika dengan modal mulai dari Rp15 ribu, langsung dari aplikasi.












