Kas Buffett $400 Miliar dan IPO SpaceX Jadi Katalis Big-Cap

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Kas Buffett $400 Miliar dan IPO SpaceX Jadi Katalis Big-Cap

Share this article

Gotrade News - Dua katalis besar saham big-cap menarik perhatian investor ke arah berlawanan pada Selasa. Berkshire Hathaway milik Warren Buffett menumpuk kas hingga sekitar $390,7 miliar, sinyal kehati-hatian terhadap valuasi pasar, sementara SpaceX dilaporkan tinggal dua minggu lagi menuju filing S-1 dengan target valuasi $1,75 triliun hingga $2 triliun. Kombinasi ini menggambarkan pasar di mana investor value paling disiplin justru memilih duduk di kas, tepat saat salah satu cerita pertumbuhan privat terbesar bersiap masuk bursa.

Poin Penting

  • Kas Berkshire Hathaway mencapai sekitar $390,7 miliar di Q1 2026, naik sekitar 14% dalam setahun, dengan posisi net seller saham selama lebih dari 12 kuartal berturut-turut.
  • SpaceX diperkirakan menyampaikan S-1 publik pada pekan 18-22 Mei 2026, dengan roadshow ditargetkan pada pekan 8 Juni dan target penggalangan sekitar $75 miliar.
  • Buffett Indicator kini berada di kisaran 225%, jauh di atas level 200% yang biasa Buffett tandai sebagai sinyal pasar overvalued.

Tumpukan Kas Berkshire Tembus Rekor

Menurut The Motley Fool, war chest Berkshire Hathaway naik ke sekitar $390,7 miliar pada Q1 2026, atau naik sekitar 14% dalam setahun terakhir. Kas terus menumpuk karena Berkshire Hathaway (BRK.B) menjadi net seller saham selama lebih dari 12 kuartal beruntun, dengan pengurangan posisi pada nama seperti Apple (AAPL) dan Bank of America (BAC) sebagai pendorong utama arus keluar.

Mengutip laporan yang sama, Buffett menegaskan posisinya dengan kalimat khasnya, bahwa dia lebih memilih memegang $100 miliar di bisnis yang sangat baik dengan harga wajar dibanding $100 miliar dalam bentuk kas. Dia juga dilaporkan menyatakan kesiapan membelanjakan $100 miliar dalam satu sore, tetapi belum menemukan peluang yang pas di harga saat ini, sehingga posisi lama seperti Coca-Cola (KO) dan American Express (AXP) tetap menjadi jangkar buku ekuitasnya. Pesan untuk investor adalah posisi kas ini bukan menganggur secara kebetulan, tetapi sinyal sengaja bahwa Berkshire melihat lebih banyak risiko penurunan dibanding peluang naik di harga saham saat ini.

Buffett Indicator Berkedip Hati-hati

Dilansir The Motley Fool, Buffett Indicator yang merupakan rasio total kapitalisasi pasar AS terhadap PDB kini berada di sekitar 225%. Angka ini cukup nyaman di atas level 200% yang sebelumnya disebut Buffett sebagai sinyal valuasi yang sudah ketat, dan membantu menjelaskan kenapa saldo kas terus tumbuh, bukan dibelanjakan ke posisi saham baru.

Periode 12 kuartal sebagai net seller adalah rentetan terpanjang dalam sejarah modern Berkshire, dan kini dipadukan dengan posisi agresif di Treasury bills yang memberi imbal hasil sambil menjaga fleksibilitas. Bagi investor bergaya value yang sering memakai posisi Berkshire sebagai jangkar, pesan utamanya adalah bahkan saham compounder berkualitas tinggi pun belum dianggap cukup murah untuk ditambah dalam skala besar saat ini.

Artikel tersebut juga menyoroti bahwa Berkshire tetap taktis di level kesepakatan, walau bersikap defensif terhadap saham yang sudah terdaftar. Perusahaan mengakuisisi unit kimia OxyChem dari Occidental Petroleum (OXY) senilai $9,7 miliar pada Oktober, sebagai pengingat bahwa Buffett tetap mau menulis cek besar saat aset ditawarkan di harga yang tepat. Kesepakatan privat dan carve-out tampaknya menjadi area di mana Berkshire saat ini bersedia mengerahkan modal, sementara buku saham publiknya tetap berada di mode pemeliharaan defensif.

Filing IPO SpaceX Dua Minggu Lagi

Menurut The Motley Fool, SpaceX diperkirakan menyampaikan S-1 secara publik pada pekan 18-22 Mei 2026, setelah filing rahasia pada 1 April, dengan roadshow ditargetkan pada pekan 8 Juni. Penawaran ini disusun di kisaran valuasi $1,75 triliun hingga $2 triliun dengan target penggalangan sekitar $75 miliar, ukuran yang akan jauh melampaui rekor IPO sebelumnya milik Saudi Aramco di Desember 2019 senilai $29,4 miliar.

Laporan yang sama menyebut kinerja keuangan SpaceX 2025 berada di kisaran $15-16 miliar pendapatan dan sekitar $8 miliar laba EBITDA, dengan bisnis yang kini menggabungkan roket reusable, jaringan broadband Starlink, xAI, dan X. xAI diakuisisi melalui kesepakatan all-stock awal tahun ini, setelah sebelumnya membeli X dari Elon Musk seharga $33 miliar pada Maret 2025. Entitas gabungannya kini diposisikan oleh underwriter bukan sebagai perusahaan roket tunggal, tetapi sebagai platform infrastruktur antariksa, komunikasi, dan AI yang terintegrasi vertikal.

Pemosisian ini penting karena memungkinkan banker membandingkan kesepakatan ini dengan beberapa kelompok peer sekaligus, termasuk layanan peluncuran, broadband satelit, dan lab AI generasi baru. Setiap segmen tersebut dalam 18 bulan terakhir mendukung kelipatan pendapatan yang tinggi, dan itulah sebagian alasan bagaimana target $1,75-2 triliun bisa dijustifikasi meski akumulasi penjualannya masih jauh dari angka tersebut.

Mega Listing dalam Konteks

Mengutip The Motley Fool, OpenAI dan Anthropic juga dilaporkan mempertimbangkan IPO pada valuasi mendekati $1 triliun sebelum akhir tahun, sehingga filing SpaceX terlihat sebagai bagian dari gelombang mega listing, bukan peristiwa tunggal. Sebagai pembanding, Meta Platforms (META) saat ini diperdagangkan di sekitar $1,45 triliun dengan pendapatan $200 miliar, yang memberi gambaran seberapa agresif pasar bersedia memberi premi untuk valuasi SpaceX terhadap akumulasi penjualannya.

Seorang analis yang dikutip artikel menyebut akan menarik melihat seberapa agresif investor menilai SpaceX dibanding akumulasi penjualannya, menjadikan listing ini semacam stress test bagi premi yang bersedia dibayar pasar publik untuk cerita infrastruktur tinggi pertumbuhan dan padat modal. Latar belakang inilah yang secara implisit ditolak oleh tumpukan kas Buffett, dan ini menciptakan ketegangan yang halus antara dua ujung spektrum investasi.

Jika order book SpaceX terisi penuh di ujung atas kisaran, itu akan memvalidasi pandangan bahwa pasar publik masih bersedia membayar premi pertumbuhan di hampir semua harga. Jika permintaan melemah atau kisarannya dipotong, itu akan memberi dukungan tambahan untuk kehati-hatian Buffett dan kelompok value yang sejak lama menunggu di pinggir.

Yang Perlu Kamu Pantau

Kamu perlu mencermati jendela filing S-1 SpaceX pada 18-22 Mei untuk konfirmasi valuasi dan jumlah saham. Kamu juga perlu memantau Buffett Indicator dan laporan 13-F Berkshire berikutnya untuk melihat apakah tren kas akhirnya berbalik. Jika SpaceX dihargai mendekati $2 triliun, agenda IPO bisa cepat penuh dengan OpenAI dan Anthropic menyusul. Sebaliknya, jika Berkshire mengumumkan deployment besar, itu akan menjadi sinyal terkuat dalam beberapa tahun bahwa Buffett kembali melihat value di pasar saham yang terdaftar.

Sumber

The Motley Fool, Warren Buffett's Berkshire Hathaway War Chest Approaches a Record.

The Motley Fool, The Most Important SpaceX IPO Filing Is 2 Weeks Away.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade