Gotrade News - TikTok resmi mengamankan masa depannya di Amerika Serikat setelah menutup kesepakatan transfer operasional dengan investor lokal. Langkah strategis ini mengakhiri ketidakpastian regulasi yang sempat mengancam pemblokiran total aplikasi tersebut.
Resolusi ini memberikan napas lega bagi pasar teknologi dan kreator konten yang bergantung pada platform ini. Stabilitas baru ini dinilai akan mengubah peta persaingan media sosial global ke depannya.
Key Takeaways:
-
Konsorsium investor AS kini memegang 50 persen kepemilikan entitas baru TikTok.
-
Oracle bertindak sebagai mitra keamanan data utama sekaligus pemegang saham strategis.
-
Ancaman pemblokiran berakhir bagi 200 juta pengguna aktif bulanan di AS.
Perusahaan induk ByteDance Ltd. telah menyepakati pembentukan entitas baru yang melibatkan Oracle Corp. dan Silver Lake Management LLC. Kesepakatan ini mencakup pengalihan sebagian operasional AS ke tangan investor Amerika.
Menurut laporan Bloomberg, perusahaan investasi asal Abu Dhabi yakni MGX juga turut serta dalam putaran investasi strategis ini.
Struktur Baru Kepemilikan
Kesepakatan ini menetapkan pembagian kepemilikan yang dirancang untuk mematuhi undang-undang keamanan nasional Amerika Serikat. Investor baru akan menguasai 50 persen saham dari entitas TikTok AS yang baru dibentuk.
Berdasarkan data yang dirilis, investor lama ByteDance akan mengontrol 30,1 persen dan ByteDance memegang sisa 19,9 persen.
Perubahan struktur ini dinilai sebagai kemenangan bagi bisnis kecil dan merek besar yang beroperasi di platform tersebut. Pasar merespons positif karena risiko gangguan operasional kini telah hilang sepenuhnya.
Menurut data AP News, aplikasi ini tercatat memiliki basis pengguna rutin mencapai 200 juta orang setiap bulannya.
Pengawasan dan Keamanan Data
Fokus utama dari kesepakatan ini adalah perlindungan data pengguna AS di bawah pengawasan ketat dewan direksi baru. Adam Presser ditunjuk sebagai CEO untuk memimpin operasional entitas Amerika tersebut.
Dalam pernyataannya, TikTok menyebut entitas baru akan beroperasi dengan perlindungan data komprehensif dan moderasi konten yang ketat.
Oracle akan memegang peran krusial sebagai penjaga keamanan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum setempat. Perusahaan komputasi awan ini bertugas mengawasi integritas algoritma dan aliran data pengguna.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang
Referensi:
-
Bloomberg, TikTok Seals Deal to Operate in the US After Years of Drama. Diakses pada 22 Januari 2026
-
AP News, TikTok finalizes deal to form new American entity. Diakses pada 22 Januari 2026
-
Featured Image: Unsplash











