Earnings Big Tech Q1 2026 Dorong Capex AI Tembus $700B

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Earnings Big Tech Q1 2026 Dorong Capex AI Tembus $700B

Share this article

Gotrade News, Microsoft, Alphabet, Meta, dan Amazon merilis laporan keuangan Q1 2026 pada Selasa (29/04) dan menggunakan momen itu untuk menaikkan anggaran infrastruktur AI tahun 2026. Total capex empat hyperscaler ini kini berada di kisaran $650 hingga $700 miliar, siklus belanja infrastruktur teknologi terbesar dalam sejarah.

Reaksi investor terbelah di satu garis utama, apakah pendapatan AI tumbuh cukup cepat untuk membenarkan belanja sebesar itu. Saham Meta Platforms (META) turun sekitar 6% setelah perusahaan menaikkan kisaran capex 2026, sedangkan Alphabet (GOOGL) justru menguat berkat kekuatan Google Cloud.


Key Takeaways

  • Total capex AI 2026 dari MSFT, GOOGL, META, dan AMZN berada di kisaran $650 hingga $700 miliar.
  • Run rate cloud dan AI di Alphabet dan Microsoft membuktikan belanja sudah berkonversi jadi pendapatan.
  • Meta turun 6% setelah menaikkan panduan capex, sinyal bahwa kesabaran investor ada batasnya.

Angka Belanja di Balik Kuartal Ini

Menurut laporan dari Fortune, Microsoft (MSFT) membelanjakan lebih dari $40 miliar untuk capex di kuartal fiskal Q4. Total belanja setahun penuh kini menekan angka $190 miliar, dengan bisnis AI Microsoft berjalan pada laju tahunan $37 miliar atau naik 123% secara year over year.

Alphabet menaikkan panduan capex 2026 ke kisaran $180 hingga $190 miliar, naik dari rentang sebelumnya $175 hingga $185 miliar. Dilansir CNBC, CFO Anat Ashkenazi juga menyebut akan ada kenaikan signifikan tambahan pada 2027.

Meta menaikkan rentang capex 2026 ke $125 hingga $145 miliar. Kenaikan ini menjadi pemicu langsung aksi jual pasca laporan, yang menghapus sekitar 6% kapitalisasi pasar dalam perdagangan after-hours.

Menurut CNBC, Amazon (AMZN) memproyeksikan capex 2026 sekitar $200 miliar, lompatan tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pendapatan AWS tercatat $37,59 miliar di kuartal ini dan tumbuh 28% year over year, laju tercepat dalam 15 kuartal terakhir.

Kenapa Reaksi Investor Berbeda

Saham Alphabet menguat pasca laporan karena pendapatan Google Cloud tumbuh 63% year over year ke sekitar $20 miliar. Laju pertumbuhan itu adalah bukti paling bersih di antara empat perusahaan bahwa capex sudah berkonversi jadi permintaan pelanggan.

Microsoft mengikuti pola serupa, dengan run rate AI menembus $37 miliar dan bisnis cloud Azure tetap kuat. Pasar membaca keduanya sebagai bukti bahwa sisi belanja dan sisi pendapatan tumbuh bersamaan, bukan saling menjauh.

Meta berada di posisi berbeda karena capex-nya menopang platform iklan konsumen, bukan cloud pihak ketiga. Investor mendiskon kenaikan belanja ini karena jalur payback bersifat internal dan lebih sulit diverifikasi setiap kuartal.

Amazon berada di tengah, dengan AWS yang berakselerasi tetapi proyeksi capex naik tajam. Pasar kini memantau apakah laju pertumbuhan AWS 28% bisa bertahan saat infrastruktur senilai $200 miliar berikutnya beroperasi.

Arti untuk Siklus AI

Empat hyperscaler ini kini menguasai mayoritas belanja infrastruktur AI global. Anggaran gabungan mereka pada 2026 setara dengan program belanja modal negara berukuran menengah, dengan sebagian besar dana mengalir ke chip, data center, dan listrik.

Sinyal dari Selasa malam adalah bahwa tagihan ini masih akan naik hingga 2027, meskipun beberapa pos sudah menunjukkan payback. Komentar 2027 dari Alphabet dan ramp 2026 Amazon sama-sama menunjukkan siklus belum mencapai puncaknya.

Bagi investor, dispersi reaksi pasar lebih penting dari angka total. Pasar kini menilai setiap hyperscaler berdasarkan kekuatan bukti pendapatan AI mereka, bukan sekadar besarnya komitmen capex.

Kesimpulan

Earnings Big Tech Q1 2026 mengonfirmasi siklus infrastruktur AI sedang berakselerasi, dengan total capex 2026 empat hyperscaler berada di kisaran $650 hingga $700 miliar. Alphabet dan Microsoft memberikan bukti pendapatan cloud dan AI tumbuh seiring belanja, sementara penurunan 6% Meta menunjukkan kesabaran investor bergantung pada payback yang terlihat.

Kalau kamu mau memantau bagaimana siklus capex ini bermain di nama-nama yang menggerakkannya, kamu bisa mengikuti MSFT, GOOGL, META, dan AMZN langsung di Gotrade, tempat kamu bisa membeli saham AS secara fraksional mulai dari US$1 dengan komisi nol.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade