Gotrade News - Gelombang laporan kuartalan emiten konsumen AS pada Kamis (07/05) menampilkan hasil yang beragam tapi mayoritas positif. McDonald's, DoorDash, Tapestry, dan Peloton sama-sama memberikan sinyal pemulihan permintaan konsumen di tengah tekanan biaya hidup.
Hasil ini relevan untuk pembaca yang memantau arah belanja ritel dan layanan AS. Empat sektor berbeda dari restoran cepat saji hingga kebugaran rumahan kompak menunjukkan momentum yang lebih kuat dari ekspektasi.
Key Takeaways
- DoorDash melonjak 11% di pra-bursa setelah panduan kuartal kedua mengalahkan ekspektasi analis
- Tapestry menaikkan target tahunan ke $7,95 miliar berkat permintaan kuat tas Tabby dari Gen Z
- Peloton meraih laba bersih pertama dengan EBITDA disesuaikan naik 41% dan kenaikan panduan tahunan
McDonald's mencatat penjualan kuartal pertama 2026 yang melebihi konsensus Wall Street meski tipis. Menurut laporan Stocktitan, EPS disesuaikan tercatat $2,83 dan pendapatan naik 9% ke $6,52 miliar.
Penjualan toko sebanding global tumbuh 3,8%, sejalan dengan estimasi konsensus analis sebesar 3,7%. Saham MCD menguat lebih dari 3% di perdagangan pra-bursa setelah rilis laporan tersebut.
DoorDash menjadi cerita paling menonjol dengan lonjakan 11% di pra-bursa setelah panduan kuartal kedua jauh melampaui ekspektasi. Menurut laporan Investing.com, akuisisi pelanggan baru di bisnis grosir AS mencetak rekor kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Margin kotor DoorDash menyempit tipis ke 48,2% dari 48,7% tahun sebelumnya. Ekspansi grosir ke Kanada bersama Sobeys dan Safeway memperkuat motor pertumbuhan luar negeri.
Tapestry merilis laporan kuartal ketiga fiskal 2026 yang juga melampaui ekspektasi dengan signifikan. Pendapatan tercatat $1,92 miliar mengalahkan estimasi analis sebesar $1,79 miliar.
EPS disesuaikan mencapai $1,66 dibandingkan estimasi konsensus $1,30 yang dipublikasikan sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan di Eropa mencapai 31% sementara Amerika Utara naik 20% secara tahunan.
Permintaan kuat untuk tas Tabby dari konsumen muda kelas atas menjadi pendorong utama kinerja induk Coach. Tapestry menaikkan panduan pendapatan tahunan menjadi $7,95 miliar dari sebelumnya minimal $7,75 miliar.
CFO Scott Roe menyatakan konsumen tetap tangguh dan merespons positif terhadap merek dan produk perusahaan. Inovasi seperti tas dan pesona buku kecil terus beresonansi kuat dengan pelanggan Gen Z.
Peloton menjadi kejutan dengan membukukan laba bersih $26,4 juta di kuartal ketiga fiskal 2026. Angka ini berbalik dari rugi bersih $47,7 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan Peloton naik tipis 1% secara tahunan ke $630,9 juta, melebihi konsensus $618,74 juta. EBITDA disesuaikan melonjak 41% ke $126,2 juta dan arus kas bebas naik 59% ke $150,5 juta.
Manajemen menaikkan panduan pendapatan fiskal 2026 ke kisaran $2,42 miliar hingga $2,44 miliar. Panduan EBITDA disesuaikan tahunan dipatok $470 juta sampai $480 juta, naik 18% di titik tengah.
Pelanggan kebugaran terkoneksi turun 7% secara tahunan ke 2,661 juta tapi masih di atas titik tengah panduan internal. Tingkat churn tercatat lebih baik dari kekhawatiran pasar setelah kenaikan harga pada Oktober.
Gelombang earnings ini memberikan sinyal awal bahwa konsumen AS masih bersedia membelanjakan dana di kategori non-esensial. Investor kini menanti rilis emiten ritel besar lainnya untuk konfirmasi tren pemulihan permintaan kuartal kedua.












