Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan kembali dibuka melemah pada perdagangan Jumat (06/03). Koreksi pasar ini mencerminkan respons negatif investor terhadap meluasnya konflik global.
Kejatuhan bursa domestik ini terjadi seiring dengan ambruknya indeks Wall Street. Penurunan tajam tersebut turut menekan pergerakan bursa saham di kawasan Asia.
Key Takeaways:
-
Lonjakan harga minyak mentah memicu kekhawatiran kenaikan inflasi global.
-
Bursa Asia dan IHSG kompak melemah mengikuti kejatuhan Wall Street.
-
Risiko aksi jual aset meningkat jika konflik terus meluas.
Menurut laporan Kompas, IHSG mencatat penurunan 0,41% ke level 7.678. Laporan tersebut menyoroti kuatnya tekanan jual pada awal sesi perdagangan ini.
Menurut data Bloomberg, indeks S&P 500 ditutup melemah sebesar 0,56%. Koreksi pasar ini berdampak langsung pada pelemahan berbagai aset berisiko.
Laporan yang sama menyebutkan harga minyak brent melonjak sebesar 4,93%. Lonjakan tajam ini membawa harga komoditas tersebut ke level 85,41 dolar AS.
Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran menjadi pemicu utamanya. Konflik bersenjata ini membuat para investor segera menghindari aset berisiko.
Menurut catatan Morgan Stanley, tekanan pasar minyak bisa menghambat pertumbuhan ekonomi. Analisis mereka mengingatkan potensi aksi jual massal pada saham dan obligasi.
Kondisi makroekonomi saat ini berpotensi mengulang skenario buruk masa lalu. Pelaku pasar kini terus memantau perkembangan konflik untuk menentukan arah investasi.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Kompas, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Turun 0,41 Persen ke 7.678. Diakses 6 Maret 2026
-
Bloomberg Technoz, Wall Street 'Batuk-batuk', IHSG dan Bursa Asia Ketularan. Diakses 6 Maret 2026
-
Featured Image: Shutterstock












