FedEx Tunjuk Jamere Jackson dari AutoZone sebagai CFO Baru

Gotrade News - FedEx Corp. (FDX) menunjuk Jamere Jackson sebagai Executive Vice President dan Chief Financial Officer (CFO), efektif mulai Senin (30/11/2026), menurut rilis resmi FedEx pada Senin (26/10/2026). Jackson, yang menjabat CFO AutoZone sejak Januari 2021, akan menggantikan Claude Russ, CFO interim FedEx sejak 1 Juni.
Data Pasar FDX
| Kode | Harga penutupan | Perubahan harian | Kapitalisasi pasar |
|---|---|---|---|
| FDX | $298,72 | -1,71% | $70,7 miliar |
Data penutupan sesi reguler 23 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kapitalisasi pasar: harga penutupan tersebut dikali jumlah saham beredar di laporan 10-Q atau 10-K terbaru perusahaan (SEC EDGAR).
Siapa yang Ditunjuk FedEx?
Menurut FedEx, Jackson berpengalaman luas memimpin fungsi keuangan di sejumlah perusahaan publik. Terakhir, ia memimpin bidang Finance sekaligus Store Development di AutoZone. Sebelumnya, ia menjabat Executive Vice President dan CFO Hertz Global Holdings, serta CFO Nielsen Holdings. Di awal kariernya, Jackson memegang berbagai posisi pimpinan di General Electric, termasuk CFO salah satu divisi GE Oil and Gas. Saat ini ia juga duduk di dewan direksi Eli Lilly & Co sebagai ketua Komite Audit.
Presiden dan CEO FedEx Raj Subramaniam menyambut Jackson di jajaran pimpinan eksekutif perusahaan. Dalam rilis yang sama, Subramaniam berterima kasih kepada Russ atas kepemimpinannya sebagai CFO interim dan kontribusinya bagi FedEx selama masa transisi ini.
Kenapa Ini Penting bagi Saham FDX?
Menurut perusahaan, latar belakang Jackson menggabungkan manajemen keuangan yang disiplin, alokasi modal yang cermat dan pengalaman operasional untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Subramaniam mengatakan Jackson memahami bagaimana strategi keuangan yang disiplin diterjemahkan menjadi kinerja operasional yang kuat, dan sepanjang kariernya mampu menyeimbangkan investasi strategis untuk pertumbuhan dengan fokus pada profitabilitas, kemampuan menghasilkan kas dan alokasi modal. Ia menyatakan yakin kepemimpinan Jackson akan mendukung momentum FedEx dalam mendorong pertumbuhan yang menguntungkan dan membantu menghadirkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Jackson sendiri menyebut FedEx sebagai bisnis yang luar biasa dengan tim yang luar biasa dan peluang yang signifikan ke depan. Ia mengatakan ingin mengenal perusahaan, belajar dari tim keuangan FedEx dan membawa pengalamannya saat perusahaan menjalankan strategi pertumbuhan yang menguntungkan. Menurut rilis tersebut, FedEx mencatat pendapatan tahunan $86 miliar dan memiliki lebih dari 450.000 karyawan.
Selanjutnya dipantau: Jamere Jackson mulai menjabat sebagai CFO FedEx pada Senin (30/11/2026), menggantikan CFO interim Claude Russ.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.











