Gotrade News - FTSE Russell memutuskan untuk menunda peninjauan ulang indeks saham Indonesia yang seharusnya berlangsung Maret 2026. Keputusan ini memberikan jeda stabilitas bagi pasar domestik di tengah proses reformasi aturan perdagangan.
Key Takeaways:
-
Penundaan review memberikan stabilitas sementara bagi pasar saham di tengah proses reformasi.
-
Tidak ada perubahan komposisi saham dalam indeks FTSE hingga pengumuman selanjutnya.
-
Investor perlu memantau update berikutnya menjelang review kuartalan Juni 2026.
Penundaan ini didasari oleh ketidakpastian penghitungan porsi saham publik atau free float emiten domestik. Mengutip laporan Warta Ekonomi, FTSE Russell mengambil langkah ini demi menghindari potensi gangguan pasar yang berlebihan.
Bursa Efek Indonesia menilai langkah ini sebagai bentuk dukungan positif terhadap perbaikan infrastruktur pasar. Direktur BEI Jeffrey Hendrik, pada Selasa (10/2), menyebut FTSE mendukung penuh inisiatif reformasi yang sedang berjalan.
Dampak ke Pergerakan Saham
Konsekuensi utama dari keputusan ini adalah tidak adanya perombakan susunan saham dalam indeks global tersebut. Melansir Liputan6, FTSE memastikan tidak ada penambahan atau penghapusan saham akibat review rutin kali ini.
Namun investor harus mencatat bahwa aksi korporasi tertentu dari emiten tetap akan diproses seperti biasa. Laporan tersebut merinci bahwa pembagian dividen, merger, dan stock split tetap berjalan normal.
Fokus Pasar Berikutnya
Kabar baiknya adalah posisi Indonesia dalam klasifikasi negara tujuan investasi global masih tetap aman. Menurut data Bareksa, pengumuman klasifikasi negara tetap dijadwalkan sesuai agenda pada 7 April 2026.
Pelaku pasar kini perlu menunggu hasil pemantauan reformasi pasar sebelum review lanjutan pada Juni mendatang. Stabilitas jangka pendek ini menjadi momen tepat untuk mengevaluasi kembali strategi investasi kamu.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Warta Ekonomi, BEI Ungkap Hasil Pertemuan dengan FTSE Russell Soal Penundaan Rebalancing Saham RI. Diakses pada 10 Februari 2026
-
Liputan6, Seperti MSCI, FTSE Russell Tunda Review Indeks Saham Indonesia. Diakses pada 10 Februari 2026
-
Bareksa, BEI Buka Suara soal FTSE: Reformasi Didukung, Klasifikasi Negara Tetap Aman. Diakses pada 10 Februari 2026
-
Featured Image: Shutterstock











