Gotrade Daily: Apple Menguat saat Pasar Menanti Data Inflasi

Gotrade Daily: Apple Menguat saat Pasar Menanti Data Inflasi

Share this article

Pasar stabil saat investor mencermati inflasi, GDP, dan sinyal earnings


Saham AS bergerak tipis lebih tinggi dalam sesi volatil Selasa ketika investor mulai memosisikan portofolio menjelang rangkaian data makro padat akhir pekan ini. Nasdaq Composite naik 0,1% setelah sempat turun lebih dari 1%, sementara S&P 500 dan Dow Jones juga menguat sekitar 0,1%.

Pasar memasuki pekan ini setelah mencatat performa terburuk sepanjang 2026, ketika kekhawatiran baru tentang disrupsi berbasis AI menekan saham software dan IT services. Kekhawatiran tersebut muncul kembali meskipun inflasi lebih jinak dan laporan tenaga kerja Januari lebih kuat dari ekspektasi, menandakan sentimen masih rapuh di tengah sinyal makro yang relatif suportif.

Pergerakan saham teknologi besar bercampur. Apple (AAPL) naik 3,2% setelah laporan bahwa perusahaan mempercepat pengembangan wearable berbasis AI dan menjadi penggerak utama Magnificent Seven. Nvidia (NVDA) dan Amazon (AMZN) naik sekitar 1%, sementara Tesla (TSLA), Alphabet (GOOG), dan Microsoft (MSFT) turun lebih dari 1%, serta Meta (META) melemah tipis. Pola ini menunjukkan rotasi selektif dalam mega-cap tech, bukan risk-off luas.

Di luar sektor teknologi, Paramount Skydance melonjak 5% setelah Warner Bros. Discovery melanjutkan negosiasi akuisisi. WBD naik hampir 3% dan Netflix (NFLX) ikut menguat tipis, mencerminkan tema konsolidasi berkelanjutan di industri media dan streaming.

Yield Treasury 10-tahun naik ke 4,07%, menandakan ekspektasi suku bunga sedikit lebih tinggi menjelang data ekonomi penting. Komoditas melemah, dengan emas turun 3% dan perak hampir 6%, sementara bitcoin bergerak mendekati US$67.700.

Fokus kini beralih ke laporan inflasi PCE Jumat dan rilis GDP kuartal IV, yang berpotensi mengubah ekspektasi kebijakan The Fed dan arah pasar menuju Maret.


Market Wrap


Catatan Analis Hari Ini


Market Highlights

Palo Alto Networks Bangun Visibilitas Permintaan AI Security Enterprise

Palo Alto Networks (PANW) memproyeksikan pendapatan FY2026 sebesar US$11,28B–US$11,31B dan ARR keamanan generasi baru hingga US$8,62B. Proyeksi ini memperkuat keyakinan bahwa permintaan platform cybersecurity tetap kuat seiring percepatan adopsi AI di perusahaan global. Manajemen menyoroti kontrak besar bernilai US$40M–US$50M dari perusahaan besar yang beralih dari fase uji coba AI ke implementasi skala penuh.

Perusahaan menekankan adanya perubahan struktural prioritas korporasi, dari sekadar bereksperimen dengan AI menuju integrasi framework kontrol dan tata kelola. Pergeseran ini mendorong permintaan platform terpadu yang mengamankan jaringan, endpoint, cloud, browser, hingga agen AI sekaligus, sekaligus meningkatkan visibilitas pendapatan berulang.


Cadence Tangkap Momentum Siklus Desain Chip Berbasis AI

Cadence (CDNS) melaporkan backlog rekor US$7,8B dan memandu pendapatan 2026 sebesar US$5,9B–US$6B, didorong adopsi solusi desain semikonduktor berbasis AI. Produktivitas pelanggan meningkat hingga 7–10× menggunakan workflow desain AI, mempercepat time-to-market dan meningkatkan ketergantungan pada ekosistem software perusahaan.

Kemitraan strategis dengan pemain chip besar seperti Qualcomm, Samsung Foundry, Intel Foundry, dan hyperscaler memperkuat posisi Cadence sebagai infrastruktur inti dalam rantai nilai hardware AI. Pendapatan software berulang kembali tumbuh dua digit, menambah visibilitas laba ke depan.


Eli Lilly Perluas Pipeline lewat Lisensi Targeted

Eli Lilly (LLY) membayar US$100 juta kepada CSL untuk lisensi indikasi tambahan antibodi clazakizumab yang menarget jalur inflamasi terkait berbagai penyakit kronis. Obat tersebut sudah dalam tahap pengembangan akhir untuk pencegahan risiko kardiovaskular pada pasien penyakit ginjal, sementara CSL mempertahankan hak indikasi awal.

Struktur kesepakatan memungkinkan Lilly memperluas portofolio imunologi tanpa menanggung seluruh risiko pengembangan, karena pembayaran milestone dan royalti bergantung pada keberhasilan persetujuan. Strategi ini menegaskan fokus pada ekspansi pipeline terarah alih-alih akuisisi besar, menjaga fleksibilitas modal sambil mendukung pertumbuhan jangka panjang.


Jadwal Laporan Keuangan


Pasar terlihat stabil namun tetap taktis ketika investor menyeimbangkan rotasi sektor berbasis AI, sinyal earnings, dan data makro yang akan datang. Dengan laporan inflasi dan GDP semakin dekat, positioning menunjukkan trader lebih bersiap menghadapi volatilitas dibanding mengambil arah posisi tunggal.

Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade