Gotrade Daily: Laporan Tenaga Kerja Kuat, Apa Artinya bagi Pasar?

Gotrade Daily: Laporan Tenaga Kerja Kuat, Apa Artinya bagi Pasar?

Share this article

Ekspektasi penurunan suku bunga bergeser di tengah ketahanan pasar tenaga kerja.


Indeks utama AS ditutup sedikit lebih rendah pada Rabu setelah investor mencerna laporan ketenagakerjaan Januari yang lebih kuat dari ekspektasi, bersamaan dengan gelombang rilis laba emiten. Nasdaq dan Dow Jones Industrial Average masing-masing turun 0,2% dan 0,1%, sementara S&P 500 ditutup nyaris tidak berubah, setelah Dow mencetak rekor intraday dan penutupan dalam tiga sesi sebelumnya.

Data Bureau of Labor Statistics menunjukkan ekonomi AS menambah 130.000 pekerjaan pada Januari, jauh di atas ekspektasi 55.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,3% dari 4,4%, memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja tetap tangguh meski sebelumnya muncul tanda-tanda perlambatan.

Pasar obligasi merespons secara langsung. Imbal hasil Treasury 10 tahun naik ke 4,18%, sementara probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret melonjak menjadi 94% menurut CME FedWatch. Data tenaga kerja yang solid mengurangi urgensi pelonggaran kebijakan dalam waktu dekat dan mendorong penyesuaian ekspektasi timing rate cut.

Di level saham, kelompok Magnificent Seven bergerak campuran. Nvidia (NVDA) dan Tesla (TSLA) naik tipis, sementara Alphabet (GOOGL) terkoreksi 2,4%. Di luar mega-cap, volatilitas meningkat: Mattel (MAT) anjlok 25%, Lyft (LYFT) turun 17%, dan Robinhood (HOOD) melemah 9%. Sebaliknya, Cloudflare (NET) naik 5% dan T-Mobile (TMUS) menguat 5%, menunjukkan selektivitas pasar yang semakin tinggi.

Komoditas kembali bergerak aktif. Emas naik 1,6% ke US$5.110 per ounce dan perak melonjak 4,5% di atas US$84, sementara bitcoin diperdagangkan di sekitar US$67.600. Dinamika ini mencerminkan penyesuaian posisi lintas aset di tengah perubahan ekspektasi kebijakan moneter.


📊 Market Wrap 12 Feb 2026


🧠 Catatan Analis Hari Ini


💬 Market Highlights

Super Bowl LX Turun Tipis, Comcast Raup ~US$800 Juta dari Iklan

Jumlah penonton Super Bowl LX tercatat sekitar 125 juta, turun 2,2% dari tahun lalu yang mencapai 127,7 juta, namun tetap menjadi salah satu pertandingan paling banyak ditonton dalam sejarah. Puncak penonton menyentuh hampir 138 juta saat kuartal kedua, sementara halftime show yang disponsori Apple Music menarik rata-rata 128,2 juta penonton.

Dari sisi komersial, Comcast (CMCSA) melalui NBC dan Peacock berhasil menghasilkan sekitar US$800 juta pendapatan iklan, dengan harga rata-rata slot 30 detik mencapai US$8 juta dan beberapa slot terjual di atas US$10 juta. Meski terjadi penurunan tipis dalam jumlah penonton, daya tawar iklan tetap sangat kuat, menunjukkan bahwa Super Bowl masih menjadi aset premium dalam ekosistem media linear dan streaming.


Kraft Heinz Hadapi Tekanan Margin, Tunda Pemisahan Bisnis untuk Fokus Pertumbuhan

Kraft Heinz (KHC) membukukan hasil kuartal keempat yang beragam, dengan penurunan penjualan 3,5% akibat tekanan volume di Amerika Utara dan kenaikan harga yang memengaruhi permintaan di beberapa kategori utama seperti cold cuts, kopi, dan produk beku. Margin laba kotor terkompresi, sementara panduan 2026 berada di bawah ekspektasi pasar, dengan proyeksi penurunan penjualan organik hingga 3,5% dan laba per saham di bawah konsensus.

Di tengah tekanan tersebut, manajemen memutuskan untuk menunda rencana pemisahan bisnis dan mengalokasikan US$600 juta untuk mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Keputusan ini menandai perubahan strategi dari restrukturisasi struktural menuju perbaikan fundamental operasional, meski skeptisisme tetap ada, termasuk dari pemegang saham besar seperti Berkshire Hathaway.


Unity Anjlok Setelah Panduan Q1 Mengecewakan Meski Q4 Melampaui Ekspektasi

Unity (U) mencatat kinerja kuartal keempat yang melampaui estimasi, didorong oleh pertumbuhan kuat pada platform iklan berbasis AI Vector dan percepatan adopsi Unity 6. Namun, panduan pendapatan kuartal pertama 2026 berada di bawah konsensus pasar, memicu aksi jual tajam dan penurunan saham lebih dari 25% pada perdagangan pra-pasar.

Meski manajemen menekankan momentum pertumbuhan dan visi jangka panjang sebagai infrastruktur utama industri hiburan interaktif, pasar tampak lebih fokus pada perlambatan jangka pendek dan risiko volatilitas pendapatan. Reaksi ini menegaskan sensitivitas tinggi investor terhadap ekspektasi pertumbuhan di sektor teknologi dan gaming.


📅 Jadwal Laporan Keuangan


Dengan ketahanan pasar tenaga kerja dan volatilitas earnings yang berjalan bersamaan, pasar memasuki fase di mana ekspektasi kebijakan dan eksekusi spesifik emiten menjadi lebih penting dibanding pergerakan indeks headline. Selektivitas menjadi kunci saat investor menyeimbangkan resiliensi makro dengan sensitivitas valuasi.

Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade