Gotrade Daily: Lonjakan Harga Minyak Ubah Arah Pasar

Muhammad Naufal Hammam
Muhammad Naufal Hammam
Analis Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Gotrade Daily: Lonjakan Harga Minyak Ubah Arah Pasar

Share this article

Minyak tembus US$80 saat konflik Iran memicu volatilitas pasar saham.

Harga minyak melonjak tajam minggu ini seiring meningkatnya konflik yang melibatkan Iran, mendorong West Texas Intermediate (WTI) menembus US$80 per barel, level tertinggi sejak pertengahan 2024. Pergerakan ini memicu volatilitas di pasar saham karena investor mulai memperhitungkan potensi gangguan pasokan energi global, terutama di kawasan Selat Hormuz.

Indeks saham utama bergerak melemah sepanjang sesi. Dow Jones Industrial Average turun hampir 800 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq juga berakhir lebih rendah. Saham yang sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi seperti Boeing (BA) dan Caterpillar (CAT) memimpin penurunan karena kekhawatiran bahwa kenaikan biaya energi dapat menekan aktivitas ekonomi global.

Meski pasar secara keseluruhan melemah, beberapa saham besar justru mencatat kenaikan. Broadcom (AVGO) melonjak hampir 5% setelah laporan keuangan, Salesforce (CRM) naik lebih dari 4%, sementara Berkshire Hathaway (BRK.B) menguat lebih dari 2% setelah perusahaan mengungkapkan kembali melakukan pembelian kembali sahamnya.

Saham teknologi juga menunjukkan ketahanan relatif. Microsoft (MSFT) naik lebih dari 1%, sedangkan Nvidia (NVDA) berhasil berbalik naik tipis setelah sebelumnya sempat tertekan oleh laporan terkait potensi pembatasan ekspor chip AI.

Lonjakan harga minyak terjadi setelah laporan bahwa Iran menyerang sebuah kapal tanker minyak, meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan di kawasan Teluk Persia. Selat Hormuz sendiri menangani sekitar seperlima pasokan minyak global, menjadikannya salah satu jalur energi paling penting di dunia.

Bagi trader, kenaikan harga minyak menjadi faktor penting karena dapat memengaruhi ekspektasi inflasi sekaligus meningkatkan biaya operasional perusahaan. Jika harga minyak terus naik, tekanan terhadap konsumsi dan potensi penundaan penurunan suku bunga oleh The Fed dapat kembali memengaruhi sentimen pasar.

📊 Market Wrap

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights

BlackRock Hapus Nilai Pinjaman Private Credit Kedua Menjadi Nol

BlackRock (BLK) mencatat penurunan nilai penuh terhadap pinjaman private credit sebesar US$25 juta yang diberikan oleh BlackRock TCP Capital (TCPC) kepada Infinite Commerce Holdings, hanya tiga bulan setelah sebelumnya dinilai setara dengan nilai nominal, menandai penurunan nilai kedua di divisi kredit privat perusahaan dan menyoroti kekhawatiran investor terhadap transparansi valuasi pinjaman tidak likuid dalam industri private credit, di tengah meningkatnya jumlah investasi yang masuk kategori non-accrual dalam portofolio TCPC, sementara beberapa pelaku pasar termasuk CEO JPMorgan Jamie Dimon memperingatkan potensi risiko tersembunyi di sektor tersebut meski sebagian analis menilai kasus gagal bayar masih bersifat terisolasi.

Marvell Perkirakan Pendapatan Mendekati US$11 Miliar di FY27 Didorong Pertumbuhan Data Center

Marvell Technology (MRVL) memperkirakan pendapatan fiskal 2027 akan mendekati US$11 miliar atau tumbuh lebih dari 30% yoy setelah mencatat pendapatan US$8,2 miliar pada fiskal 2026 yang naik 42% yoy, didorong oleh lonjakan permintaan chip untuk data center dan AI yang kini menyumbang sekitar 74% pendapatan perusahaan, dengan bisnis interconnect diproyeksikan tumbuh lebih dari 50% dan segmen data center sekitar 40% pada FY27, sementara akuisisi Celestial AI dan XConn diharapkan memperkuat posisi perusahaan dalam jaringan AI skala besar serta berkontribusi pendapatan sekitar US$250 juta pada FY28.

Berkshire Hathaway Tidak Berencana Ubah Kepemilikan di Kraft Heinz

Berkshire Hathaway (BRK.B) tidak memiliki rencana jangka pendek untuk mengubah kepemilikannya di Kraft Heinz setelah perusahaan makanan tersebut menunda rencana pemisahan bisnisnya, menurut CEO Greg Abel, meskipun Berkshire sebelumnya mengajukan dokumen registrasi yang memungkinkan penjualan saham jika diperlukan, dengan kepemilikan saat ini sekitar 325,4 juta saham atau 27,5% dari total saham beredar Kraft Heinz, sementara manajemen menegaskan bahwa langkah registrasi tersebut hanya untuk fleksibilitas di masa depan dan bukan sinyal aksi penjualan segera.

📅 Jadwal Laporan Keuangan

Pergerakan harga minyak kini menjadi salah satu faktor utama yang membentuk sentimen pasar. Trader kemungkinan akan terus memantau perkembangan geopolitik di Timur Tengah serta pergerakan energi global sebagai penentu volatilitas pasar dalam beberapa sesi ke depan.

Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade