Meta dan Nvidia mengangkat pasar di tengah perkembangan konflik Iran.
Pasar saham AS menguat pada Senin ketika harga minyak sedikit mereda dan investor mencoba bangkit setelah beberapa pekan tekanan yang dipicu oleh konflik Iran. Dow Jones Industrial Average naik sekitar 387 poin sementara S&P 500 menguat 1,01% dan Nasdaq Composite naik 1,22%.
Kenaikan ini terjadi setelah tiga pekan berturut-turut penurunan yang membuat S&P 500 sempat menyentuh level terendah tahun ini pada Jumat lalu. Meski ketegangan geopolitik masih berlangsung, indeks acuan tersebut masih berada sekitar 4% di bawah rekor tertinggi yang dicapai awal tahun ini.
Pasar energi tetap menjadi pendorong utama sentimen investor. West Texas Intermediate (WTI) turun 5,28% ke $93,50 per barel setelah sempat diperdagangkan di atas $100 pada perdagangan overnight. Brent crude juga melemah meskipun masih bertahan di sekitar level $100.
Harga minyak turun setelah pejabat AS menyatakan bahwa kapal tanker minyak Iran kemungkinan diizinkan melintas melalui Selat Hormuz, sementara diskusi mengenai pembentukan koalisi internasional untuk mengawal kapal di jalur tersebut masih berlangsung.
Saham teknologi turut membantu mengangkat pasar. Meta Platforms (META) naik lebih dari 2% setelah muncul laporan bahwa perusahaan tersebut mempertimbangkan pemangkasan lebih dari 20% tenaga kerjanya sebagai bagian dari langkah efisiensi dan fokus pada investasi AI.
Sementara itu Nvidia (NVDA) naik lebih dari 1% seiring dimulainya konferensi tahunan GTC, dengan investor menantikan pembaruan mengenai roadmap AI perusahaan serta permintaan chip data center.
📊 Market Wrap

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights
Nebius Melonjak Setelah Kesepakatan Infrastruktur AI dengan Meta
Nebius melonjak sekitar 14% pada perdagangan premarket setelah Meta Platforms (META) menyepakati kontrak infrastruktur AI hingga $27 miliar dalam lima tahun ke depan. Dalam kesepakatan tersebut, Nebius akan menyediakan kapasitas komputasi khusus senilai $12 miliar di berbagai lokasi menggunakan platform Nvidia Vera Rubin, dengan pengiriman kapasitas dimulai pada awal 2027.
Selain itu, Meta juga berkomitmen membeli kapasitas komputasi tambahan dari cluster AI Nebius hingga $15 miliar selama periode lima tahun. Kemitraan ini memperluas hubungan kedua perusahaan setelah sebelumnya Nebius menandatangani kontrak AI senilai $3 miliar dengan Meta pada 2025, sementara Nvidia juga baru-baru ini mengumumkan investasi $2 miliar di Nebius untuk mempercepat pembangunan infrastruktur AI berskala besar.
Micron Dapat Prospek Bullish dari RBC Berkat “Memory Supercycle”
RBC Capital Markets menaikkan target harga Micron Technology (MU) menjadi $525 dari sebelumnya $425 dengan mempertahankan rating Outperform, didorong pandangan bahwa industri memori sedang memasuki “memory supercycle.” Analis menilai kenaikan harga memori akan berlanjut hingga 2026, didukung permintaan kuat dari data center dan kecerdasan buatan, terutama untuk high bandwidth memory (HBM) yang digunakan dalam GPU dan sistem AI.
Micron bahkan dilaporkan telah menjual seluruh kapasitas HBM untuk tahun 2026, sementara generasi berikutnya HBM4 diperkirakan akan mulai diproduksi massal pada awal tahun tersebut dengan harga 30% hingga 50% lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. RBC juga menilai permintaan memori dari AI dan data center dapat mengimbangi potensi pelemahan permintaan dari pasar PC dan smartphone.
Uni Eropa Didorong Segera Selesaikan Investigasi Google
Sejumlah kelompok penerbit media, perusahaan teknologi, dan startup di Eropa mendesak regulator Uni Eropa untuk mempercepat penyelesaian penyelidikan terhadap Google (GOOG) (GOOGL) terkait dugaan praktik memprioritaskan layanan miliknya dalam hasil pencarian online. Investigasi yang dimulai pada Maret 2024 di bawah aturan Digital Markets Act tersebut telah berlangsung hampir dua tahun, sementara kelompok industri meminta keputusan resmi dan kemungkinan denda dijatuhkan secepatnya.
Mereka menilai praktik Google telah merugikan perusahaan teknologi dan media di Eropa dengan mengurangi profitabilitas dan menghambat investasi serta pertumbuhan bisnis di kawasan tersebut.
📅 Jadwal Laporan Keuangan

Perkembangan konflik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak, serta pembaruan dari perusahaan teknologi besar kemungkinan masih akan menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?












