Harga minyak mulai stabil seiring evaluasi arah berikutnya.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Kamis seiring investor terus memantau perkembangan gencatan senjata antara AS dan Iran, yang membantu memperpanjang reli pasar dalam beberapa hari terakhir. S&P 500 naik 0,6%, Nasdaq Composite menguat 0,8%, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,6%, dengan Dow kembali mencatat kinerja positif sepanjang tahun ini dan S&P 500 serta Nasdaq mencatat kenaikan selama tujuh hari berturut-turut.
Pergerakan pasar sempat melemah di awal sesi, namun berbalik menguat setelah muncul sinyal potensi de-eskalasi lanjutan, termasuk kemungkinan negosiasi langsung yang melibatkan Israel dan Lebanon. Meski sentimen membaik, investor tetap berhati-hati terhadap ketahanan gencatan senjata ke depan.
Harga minyak sempat rebound setelah penurunan tajam sebelumnya, namun kembali memangkas kenaikan. WTI crude sempat menembus $102 sebelum turun kembali ke bawah $100, sementara Brent crude juga naik terbatas. Pergerakan ini mencerminkan stabilisasi sementara di pasar energi setelah kekhawatiran pasokan mulai mereda.
Di pasar saham, kenaikan terjadi secara luas, dipimpin oleh saham teknologi berkapitalisasi besar. Amazon (AMZN) naik lebih dari 5% memimpin Magnificent Seven, sementara Intel (INTC) menguat setelah mengumumkan kerja sama chip dengan Google (GOOG, GOOGL). Sebagian besar saham teknologi ditutup menguat, memperkuat momentum reli.
Di sisi lain, investor juga mencermati data inflasi terbaru, dengan indeks PCE yang sesuai ekspektasi pasar. Data ini memperkuat pandangan bahwa kebijakan moneter cenderung stabil dalam waktu dekat, dengan fokus berikutnya pada rilis CPI.
📊 Market Wrap

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights
Cathie Wood Tambah Posisi di Tesla
Tesla (TSLA) kembali dibeli oleh ARK Invest senilai sekitar $28 juta meski saham masih tertekan. Langkah ini menegaskan keyakinan terhadap potensi jangka panjang autonomous driving, di tengah sentimen jangka pendek yang masih berhati-hati menjelang earnings.
Pimco Lepas Sebagian Pembiayaan Data Center Oracle
Oracle (ORCL) menjadi sorotan setelah Pimco berupaya menjual sebagian dari pembiayaan utang proyek data center senilai $14 miliar. Langkah ini mencerminkan penyesuaian strategi investor dalam eksposur terhadap proyek infrastruktur AI berskala besar.
Ledakan Kilang Ganggu Operasional Valero
Valero Energy (VLO) menghadapi gangguan signifikan setelah ledakan di kilang Port Arthur merusak unit penting produksi diesel. Gangguan ini berpotensi memengaruhi pasokan bahan bakar regional dalam jangka pendek.
📅 Jadwal Laporan Keuangan

Perkembangan gencatan senjata dan rilis data inflasi berikutnya kemungkinan akan menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar dalam beberapa sesi ke depan.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?












