Sentimen pasar terangkat oleh pengumuman AI di CES 2026
Pasar saham AS ditutup menguat pada Selasa, dengan indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average sama-sama mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong oleh kembalinya minat investor ke saham teknologi, menyusul serangkaian pengumuman terkait kecerdasan buatan dan semikonduktor di ajang CES 2026 di Las Vegas.
Dow Jones Industrial Average naik sekitar 1% dan untuk pertama kalinya ditutup di atas level 49.000. Sementara itu, S&P 500 menguat sekitar 0,6%, dan Nasdaq Composite naik sekitar 0,7%, mengakhiri tren pelemahan dalam beberapa sesi sebelumnya seiring saham growth kembali memimpin.
Dorongan utama datang dari Nvidia (NVDA), yang memperkenalkan Alpamayo, keluarga model terbuka untuk pengembangan kendaraan otonom, serta mengonfirmasi bahwa platform komputasi generasi terbaru mereka, Vera Rubin, telah memasuki fase produksi penuh. Pengumuman ini memperkuat pandangan bahwa belanja infrastruktur AI masih akan menjadi motor utama pertumbuhan laba perusahaan teknologi di 2026.
Penguatan sektor teknologi juga meluas. CoreWeave mengumumkan akan mengadopsi teknologi Rubin dari Nvidia untuk platform AI cloud mereka. Advanced Micro Devices (AMD) meluncurkan chip baru yang menyasar data center korporasi skala menengah serta prosesor AI embedded. Saham-saham storage dan memori mencatat lonjakan signifikan, dengan Sandisk, Western Digital (WDC), dan Seagate Technology (STX) menjadi top gainers hari itu.
Di luar teknologi, pasar juga mencermati perkembangan geopolitik di Venezuela setelah aksi militer Amerika Serikat pada akhir pekan. Meski harga minyak mentah justru melemah pada hari tersebut, analis menilai ketidakpastian terkait pasokan energi berpotensi memicu volatilitas dalam beberapa pekan ke depan, khususnya pada saham kilang dan jasa migas AS. Namun untuk saat ini, fokus pasar masih didominasi oleh prospek pertumbuhan teknologi dibandingkan faktor komoditas.
📊 Market Wrap 7 Jan 2026

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights
Saham Memori Lanjutkan Reli Didorong Permintaan AI dan Ketatnya Pasokan
Saham perusahaan memori dan penyimpanan kembali menguat seiring derasnya arus investasi ke infrastruktur AI. Micron (MU), Western Digital (WDC), dan Seagate (STX) mencatat kenaikan signifikan, didukung indikasi terjadinya supercycle memori akibat kelangkaan high-bandwidth memory. Data industri menunjukkan harga DRAM dan NAND terus naik, dengan produsen utama mempertimbangkan kenaikan harga seiring percepatan belanja cloud hingga 2026.
Saham Chevron Terkoreksi Setelah Reli Venezuela, Analis Ingatkan Risiko Waktu
Saham Chevron (CVX) berbalik turun tajam setelah reli sebelumnya yang dipicu ekspektasi pemulihan industri minyak Venezuela. Meski Chevron masih menjadi satu-satunya perusahaan migas AS yang beroperasi di negara tersebut dan menyumbang sekitar 20% produksi minyaknya, analis menilai ketidakpastian politik dan kebutuhan belanja modal besar dapat menunda ekspansi berarti. Pemulihan sektor energi Venezuela diperkirakan berjalan bertahap meski aktivitas pengiriman minyak ke kilang AS meningkat.
Saham SoFi Tertekan Setelah Penambahan Saham dari Opsi Underwriter
Saham SoFi (SOFI) melemah setelah perusahaan mengumumkan pelaksanaan opsi underwriter untuk membeli saham tambahan dalam penawaran umum sebelumnya. Total saham yang dilepas meningkat menjadi 57,75 juta lembar, memicu kekhawatiran dilusi di kalangan investor. Meski memperkuat posisi permodalan, pasar merespons negatif dalam jangka pendek akibat bertambahnya jumlah saham beredar.
📅 Jadwal Laporan Keuangan

Pasar saham AS memulai 2026 dengan momentum yang masih solid, dipimpin oleh kembalinya optimisme terhadap sektor teknologi dan AI. Meski isu geopolitik seperti Venezuela tetap berada di radar, arah pasar saat ini lebih banyak ditentukan oleh ekspektasi earnings dan tren belanja teknologi dibandingkan pergerakan harga komoditas.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.











