Gotrade News - Harga emas dunia memperpanjang penurunan ke level terendah satu bulan pada Rabu (29/04). Emas spot terpangkas 1,15% ke USD4.541 per ons di tengah keputusan The Fed.
Bank Sentral AS menahan suku bunga acuan di kisaran 3,5%-3,75% sesuai ekspektasi pasar. Keputusan ini menjadi yang paling terpecah sejak 1992 dengan voting 8-4 di FOMC.
Key Takeaways
- Harga emas spot turun 1,15% ke USD4.541 per ons pada Rabu (29/04), terendah sejak 30 Maret.
- The Fed menahan suku bunga 3,5%-3,75% dengan voting FOMC paling terpecah sejak 1992.
- Emas sudah turun tiga hari beruntun dengan total koreksi 3,38% di tengah ketegangan AS-Iran.
Tekanan The Fed Terhadap Logam Mulia
Menurut laporan Liputan6 mengutip CNBC, kontrak berjangka emas pengiriman Juni juga terpangkas 1,3% ke USD4.546 per ons. Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Analis MarketPulse OANDA Zain Vawda menyebut sentimen pasar bergeser ke arah skeptisisme. Narasi suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama kembali menguat di pasar global.
Pasar saham emiten tambang emas seperti Newmont (NEM) ikut tertekan oleh koreksi harga komoditas ini. ETF penambang emas VanEck Gold Miners (GDX) juga merespons sentimen suku bunga tinggi.
Konflik Timur Tengah Tambah Volatilitas
Dilansir dari Bloomberg Technoz, harga emas sudah turun tiga hari beruntun dengan koreksi total 3,38%. Penurunan ini menyentuh level terendah sejak 30 Maret 2026.
AS dikabarkan masih berkeras melakukan blokade di perairan Iran sementara Selat Hormuz tetap tertutup. Ketegangan geopolitik ini menambah ketidakpastian terhadap prospek inflasi global.
Ketua Powell memberi sinyal akan tetap di Dewan Gubernur hingga investigasi renovasi Federal Reserve selesai. Empat pejabat FOMC menentang pesan kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut.
Vawda menambahkan jika AS dan Iran mencapai kesepakatan cepat, tren kenaikan emas bisa kembali. Harga emas berpotensi mengakhiri tahun di kisaran USD5.300 hingga USD5.500 per ons.
Sources
IDX Channel, Harga Emas Dunia Turun Lagi usai The Fed Tahan Suku Bunga, 2026. Bloomberg Technoz, Harga Emas Anjlok 3 Hari Beruntun, Mending Jual atau Beli?, 2026. Liputan6, Harga Emas Dunia Anjlok Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, 2026.












