Gotrade News - Harga emas Antam mencatat penurunan tajam pada Senin (20/04) dengan anjlok Rp44.000 per gram. Harga jual emas batangan Antam kini berada di level Rp2.840.000 per gram dari sebelumnya Rp2.884.000 per gram.
Penurunan harga emas domestik ini sejalan dengan pelemahan harga emas dunia yang turun 1,9% dalam sepekan terakhir. Harga emas spot dunia merosot ke kisaran US$4.740 per troy ounce akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Selat Hormuz.
Key Takeaways:
- Harga emas Antam anjlok Rp44.000 ke Rp2.840.000/gram pada Senin (20/04), sejalan dengan penurunan emas dunia 1,9% ke US$4.740/troy ounce
- Eskalasi konflik di Selat Hormuz memicu penjualan emas global karena investor mengalihkan likuiditas ke aset lain
- Harga Galeri24 justru naik ke Rp2.886.000/gram, menunjukkan dinamika penetapan harga berbeda antar produsen domestik
Ketegangan Selat Hormuz Guncang Pasar Emas Global
Eskalasi konflik di Selat Hormuz menjadi pemicu utama gejolak pasar komoditas global pekan ini. Angkatan laut Amerika Serikat menembaki dan menyita kapal kargo berbendera Iran di jalur pelayaran strategis tersebut.
Iran merespons dengan peringatan keras bahwa seluruh kapal yang mendekati selat akan dianggap melanggar gencatan senjata. Beberapa operasi pengiriman besar melalui Selat Hormuz dilaporkan telah dibatalkan menyusul ancaman tersebut.
Harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 6,8% ke kisaran US$96 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi. Lonjakan harga energi ini memperburuk kekhawatiran inflasi yang sudah membayangi pasar keuangan global.
Menurut Kompas, analis Kyle Rodda dari Capital.com menjelaskan fenomena penjualan emas ini. Rodda menyatakan bahwa pola perdagangan yang dipicu perang telah kembali sehingga emas justru dijual untuk menutupi kebutuhan likuiditas.
Kenaikan harga energi berpotensi memaksa bank sentral global mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi ini membuat emas kehilangan daya tariknya karena aset berbunga menjadi lebih kompetitif dibandingkan logam mulia.
Saham perusahaan tambang emas global seperti Newmont (NEM) turut merasakan tekanan akibat penurunan harga emas. Investor yang memantau sektor pertambangan emas juga dapat mengamati pergerakan VanEck Gold Miners ETF (GDX) sebagai indikator sentimen pasar.
Rincian Harga Emas Antam dan Galeri24
Daftar harga emas Antam pada Senin (20/04) menunjukkan penurunan di seluruh denominasi. Emas Antam 0,5 gram dibanderol Rp1.470.000 sementara denominasi 10 gram dijual seharga Rp27.895.000.
Untuk denominasi besar, emas Antam 100 gram dipatok pada harga Rp278.212.000. Harga buyback emas Antam berada di level Rp2.640.000 per gram pada hari yang sama.
Sementara itu, harga emas Galeri24 justru bergerak berlawanan arah dengan naik ke Rp2.886.000 per gram. Dilansir Kumparan, harga buyback Galeri24 tercatat di Rp2.707.000 per gram.
Dari sisi perpajakan, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Namun berdasarkan PMK 48/2023, konsumen individu dibebaskan dari pajak penghasilan atas pembelian emas batangan.
Penurunan harga emas Antam sebesar Rp44.000 per gram ini menjadi salah satu koreksi terbesar dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi geopolitik di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda mereda berpotensi terus memengaruhi volatilitas harga emas ke depan.
Sumber:
Kompas, Harga Emas Dunia Anjlok 1,9 Persen, Ketegangan Selat Hormuz Picu Gejolak Pasar, 2026.
Kompas, Harga Emas Antam Hari Ini 20 April Anjlok Rp 40.000 per Gram, 2026.
Kumparan, Harga Emas Antam Turun ke Rp 2.840.000/Gram, Galeri24 Naik ke Rp 2.886.000, 2026.












