Gotrade News - Harga emas hari ini mencatatkan penurunan tajam di pasar global yang langsung berdampak pada jatuhnya harga emas Antam di dalam negeri secara signifikan. Koreksi harga ini terjadi setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.
Penurunan ini menjadi perhatian penting bagi investor karena emas sempat menyentuh level psikologis baru sebelum akhirnya tertekan aksi jual. Pelaku pasar kini menanti konfirmasi data ekonomi lanjutan untuk menentukan apakah ini hanyalah koreksi sesaat atau awal tren penurunan.
Key Takeaways:
Harga emas Antam turun Rp43.000 per gram mengekor jatuhnya harga emas global ke bawah level US$5.000.
Data tenaga kerja AS yang kuat memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan menunda pemangkasan suku bunga.
Investor kini menunggu rilis data inflasi AS hari ini sebagai penentu arah pergerakan harga selanjutnya.
Harga emas Antam Logam Mulia merosot tajam sebesar Rp43.000 menjadi Rp2.904.000 per gram pada perdagangan Jumat (13/02). Penurunan drastis ini menyeret posisi harga emas fisik semakin mendekati batas bawah level psikologis Rp2,8 juta per gram.
Berikut adalah rincian harga emas Antam Logam Mulia pada perdagangan hari ini untuk berbagai ukuran berat.
| Berat | Harga Dasar | Harga (+Pajak PPh 0.25%) |
|---|---|---|
| 0.5 gr | Rp 1.502.000 | Rp 1.505.755 |
| 1 gr | Rp 2.904.000 | Rp 2.911.260 |
| 2 gr | Rp 5.748.000 | Rp 5.762.370 |
| 3 gr | Rp 8.597.000 | Rp 8.618.493 |
| 5 gr | Rp 14.295.000 | Rp 14.330.738 |
| 10 gr | Rp 28.535.000 | Rp 28.606.338 |
| 25 gr | Rp 71.212.000 | Rp 71.390.030 |
| 50 gr | Rp 142.345.000 | Rp 142.700.863 |
| 100 gr | Rp 284.612.000 | Rp 285.323.530 |
| 250 gr | Rp 711.265.000 | Rp 713.043.163 |
| 500 gr | Rp 1.422.320.000 | Rp 1.425.875.800 |
| 1000 gr | Rp 2.844.600.000 | Rp 2.851.711.500 |
Tekanan jual juga terlihat jelas pada harga buyback atau pembelian kembali yang anjlok lebih dalam sebesar Rp53.000 per gram. Mengutip data dari situs resmi Logam Mulia, harga buyback saat ini berada di level Rp2.688.000 per gram.
Pelemahan di pasar domestik ini merupakan respons langsung terhadap pergerakan harga emas global yang jatuh menembus ke bawah level US$5.000 per troy ons. The Economic Times melaporkan bahwa harga emas spot sempat turun hingga 4% ke level US$4.880 sebelum sedikit membaik.

Pemicu utama kejatuhan ini adalah laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan angka Nonfarm Payrolls naik sebesar 130.000 pekerjaan pada bulan Januari. Data tersebut juga mencatat penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,3%, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja masih sangat solid.
Kondisi ekonomi AS yang kuat ini mempertebal keyakinan pasar bahwa Federal Reserve tidak memiliki urgensi untuk segera memangkas suku bunga acuan. Suku bunga yang tinggi dalam jangka waktu lama biasanya menjadi sentimen negatif bagi aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Aksi ambil untung atau profit-taking turut memperparah penurunan harga karena investor berusaha menutupi kerugian di instrumen investasi lainnya. Gejolak pasar yang meluas ini mencerminkan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko, yang pergerakannya sering kali tercermin dalam indeks utama seperti SPY.
Selain emas, tekanan jual yang masif juga menghantam komoditas perak dengan persentase penurunan yang jauh lebih besar. Harga perak dilaporkan mengalami kejatuhan hingga hampir 10% di tengah volatilitas perdagangan harian yang tinggi.
Fokus utama investor global saat ini tertuju sepenuhnya pada rilis data inflasi AS yang dijadwalkan keluar pada hari ini untuk mencari petunjuk arah pasar. Peter Grant, analis senior dari Zaner Metals, menyebutkan bahwa jika inflasi melambat, harapan pemangkasan suku bunga mungkin akan kembali hidup.
Meskipun terjadi penurunan tajam, beberapa analis masih melihat potensi jangka panjang emas yang positif karena dukungan pembelian bank sentral. Namun, volatilitas jangka pendek diperkirakan masih akan tinggi selama ketidakpastian kebijakan The Fed belum mereda.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
CNBC, Obral Jumbo! Harga Emas Antam Logam Mulia Hari ini Ambruk Rp 43.000. Diakses pada 13 Februari 2026
The Economic Times, Why is gold price down by 3% and will it go below $4,900 or rise again? Spot gold drop, analysts insights and market outlook explained. Here's what should investors do now. Diakses pada 13 Februari 2026
Featured Image: Shutterstock











