Harga Plastik Melonjak 80%, Industri Masuk Fase Ganti Harga

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Harga Plastik Melonjak 80%, Industri Masuk Fase Ganti Harga

Share this article

Gotrade News - Harga bahan baku plastik melonjak hampir 80% dari USD1.000 ke USD1.800 per metrik ton dalam beberapa bulan terakhir. Industri plastik Indonesia kini memasuki fase ganti harga seiring tekanan biaya produksi yang tidak lagi bisa ditahan.


Key Takeaways:

  • Harga bahan baku plastik naik 80% dari USD1.000 ke USD1.800 per metrik ton
  • 70% bahan baku plastik Indonesia bergantung pada impor dari Timur Tengah yang terganggu konflik
  • Pengusaha tidak bisa menjamin kelangsungan produksi satu hingga dua bulan ke depan

Fajar Budiono, Sekretaris Jenderal Inaplas, mengonfirmasi lonjakan harga yang signifikan. Harga produk hilir plastik pun ikut naik 40% hingga 80%, dilansir Kompas.

Gangguan rantai pasok global menjadi pemicu utama kenaikan harga. Konflik di Timur Tengah mengganggu jalur pengiriman melalui Selat Hormuz yang menjadi rute impor bahan baku plastik Indonesia.

Indonesia mengimpor 70% kebutuhan bahan baku plastik dari kawasan Timur Tengah. Gangguan pasokan telah berlangsung selama sekitar satu bulan dan belum menunjukkan perbaikan.

Kenaikan harga sempat tertahan selama periode Ramadan dan Lebaran karena fokus distribusi. Namun pasca-libur, lonjakan harga terjadi secara tajam dan tidak terduga.

Apindo menyuarakan kekhawatiran serius terhadap kelangsungan produksi industri. Bob Azam, Kepala Bidang Hubungan Industrial Apindo, menyatakan pengusaha tidak bisa menjamin kemampuan produksi di bulan April dan Mei.

Industri mulai menerapkan strategi pengendalian biaya untuk bertahan. Langkah yang ditempuh meliputi pengurangan ketebalan produk, pencampuran bahan lebih murah, dan peningkatan penggunaan plastik daur ulang.

Inaplas mengusulkan penghapusan bea masuk LPG untuk menekan biaya produksi plastik. Alternatif sumber dari Amerika Serikat tersedia namun membutuhkan waktu pengiriman lebih lama dan biaya logistik lebih tinggi.

Fajar Budiono menilai situasi ini bukan sekadar kenaikan harga biasa. Pasar cepat atau lambat akan menyesuaikan di level harga baru yang lebih tinggi, menurut pernyataannya di Kompas.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade